Senin, September 7MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

MARHABAN YAA AHLAL UKHUWWAH WAL HARAKAH

Da'wah, Hikmah, Uncategorized
MARHABAN YAA AHLAL UKHUWWAH WAL HARAKAH Dalam usianya yang hampir genap satu abad, kini Persatuan Islam [PERSIS] tengah berbenah menyongsong masa depan. Muktamar XVI yang diselenggarakan mulai tanggal 23-26 September 2022 di Soreang Kabupaten Bandung ini, benar-benar akan menjadi saksi berpadunya ghiirah dan 'izzah juang para pengemban washiyat Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam dari berbagai daerah di pelosok tanah air sebagai duta-duta dakwah pengemban ar-rujuu' ilal Qur'aan was Sunnah. Sebagaimana sunnatullaah dalam perjuangan dakwah, fase membangun masyarakat bertauhid [marhalatut tauhiid] dan mewujudkan situasi-kondisi yang penuh ikatan persaudaraan [marhalatul ukhuwwah] merupakan dua perkara yang niscaya wajib dilakukan. Dengan semangat keduanya itulah, baht...
PIKIRAN PROF. DR. AZYUMARDI AZRA YANG MASIH TERUS KEPIKIRAN

PIKIRAN PROF. DR. AZYUMARDI AZRA YANG MASIH TERUS KEPIKIRAN

Aqidah, Tokoh, Uncategorized
PIKIRAN PROF. DR. AZYUMARDI AZRA YANG MASIH TERUS KEPIKIRANOleh:Teten Romly Qomaruddien Setelah mempertimbangkan layak dan tidaknya untuk ditulis, sepertinya tetap harus ditulis sekalipun terlambat. Tentu ditulis masih lebih baik, dibanding tidak sama sekali. Adapun pertimbangan terlambat menulis; Selain bukan maqam-nya untuk menggoreskan kata-kata tentang sang begawan sejarah ini, juga menghindari kekhawatiran penilaian "kurang piknik" dari sebagian besar pengagum pemikirannya, termasuk kerabat dari rekan-rekan diskusi [baik sesama alumni pesantren, insan kampus, juga komunitas digital]. Sebenarnya, al-faqir sendiri mengagumi dan banyak tercerahkan oleh paparan historiografi-nya yang sangat mumpuni dan memukau. Namun demikian, sebagai pemikir sejarah yang par excellence, tidak b...
MENJADI ORANG ASING ATAU MUSAFIR

MENJADI ORANG ASING ATAU MUSAFIR

Hikmah, Uncategorized
MENJADI ORANG ASING ATAU MUSAFIR // Kehidupan laksana kurikulum. Demikian, Guru Besar Pendidikan asal Kota Kembang menegaskan. Memang benar, dalam hidup ini ada ragam sifat manusia yang bisa dipotret. Di antara yang disebut Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam; seolah-olah orang asing [ghariibun] atau musafir ['aabiru sabiilin] sebagaimana HR. Al-Bukhari dari shahabat Ibnu 'Umar radhiyallaahu 'anh. Biasanya, yang namanya orang asing atau musafir akan lebih hati-hati dan bisa membawa diri. Selain itu, mereka hanya menjadikan dunia sebagai "tempat singgah sejenak" atau "tempat berteduh sementara", di mana sewaktu-waktu akan ditinggalkan. Jadi jalma mah kudu bisa nitipkeun diri nyangsangkeun awak; "Jadi orang itu harus mampu menitipkan diri dan badan", itulah pepatah para karuhun. Kata ...
‘AQIDAH YO TAUHID, OJO DIBANDING-BANDINGKE

‘AQIDAH YO TAUHID, OJO DIBANDING-BANDINGKE

Aqidah, Uncategorized
'AQIDAH YO TAUHID, OJO DIBANDING-BANDINGKEOleh:Teten Romly Qomaruddien Mengapa manusia begitu mudah berpaling ke lain hati dalam meyakini ajaran Tauhidnya? Atau senang memelihara kecintaan ganda dari Rabb-nya. Tentu di antara jawaban umum yang sering mengemuka, adalah karena keimanan seseorang itu bersifat fluktuatif, yakni tidak kokoh alias labil [ghair mustahkim]. Kondisi semacam ini, tidak dapat dilepaskan dari liarnya akal pikiran seseorang dalam menetapkan sesuatu tanpa batas. Bermula dari sekadar membandingkan [muqaaranah], berkembang menjadi kecondongan dan kecenderungan [az-zaigh], hingga berujung dengan keberpihakan. Mengikuti kehendak akal pikiran semata, tanpa pengawalan wahyu, maka itulah cikal bakal lahirnya keraguan akut [syubuhaat] yang dapat melahirkan kesesatan ...
GORESANMU ADALAH CERMINAN JIWAMU

GORESANMU ADALAH CERMINAN JIWAMU

Hikmah, Uncategorized
GORESANMU ADALAH CERMINAN JIWAMU // Tulisan apa pun; baik goresan tangan atau ketikan, maka dapat dikatakan manuskrip [makhthuuthah]. Adapun ilmu yang mengkaji terkait kehidupan, pranata dan sejarah yang terdapat dalam naskah [nuskhah], itulah yang disebut Filologi. "Maka benarlah, tulisan itu alat konfirmasi diri. Menulis artinya mengabadikan gagasan; sarana menitipkan kenangan, kadang juga mengingatkan kita pada sebuah perasaan. Dan nyatanya, entah berapa kali kita disemangati oleh kalimat-kalimat yang pernah kita tulis sendiri". Demikian, seorang pegiat sastra mengingatkan diri ini. Nashihat para Guru layak untuk kita renungkan: "Tuangkan dalam tulisan apa yang engkau lakukan dan lakukan apa yang pernah engkau tuliskan!". Bukankah sebaik-baiknya duduk bagi seorang penuntut ilmu, adalah ...
SEPTEMBER KELABU

SEPTEMBER KELABU

Hikmah, Kebangsaan, Uncategorized
SEPTEMBER KELABU // Sewaktu duduk di bangku SD kelas 6 [1984], ayahku senang berkisah masa lalu di tengah-tengah santai sore keluarga. Sambil "gogolehean" [tiduran] di pangkuan mamahku, diri ini menyimak satu persatu kisah yang disajikan dengan seksama. Mulai dari sejarah kejayaan Masyumi tahun 1950an dengan tokoh-tokohnya, hingga pengkhianatan Partai Komunis Indonesia [PKI] yang gagal melakukan pemberontakan dengan G 30 S/ PKI-nya tahun 1965. Ayah cerita tentang kakek dan para Kyai lain yang digelandang ke hutan ditutup mata, ayah pun cerita tentang Kyai ahli Tafsir Sunda yang hilang diculik para bedebah anti Tuhan itu, ayah pun cerita tentang simpang siur berita Darul Islam putih dan "Darul Islam" merah, ayah pun cerita bagaimana manunggalnya Angkatan Bersenjata Republik Indonesia [ABRI]...
BELAJAR MENGHADIRKAN MUTIARA SENDIRI, BUKAN MENEMUKAN MUTIARA ORANG LAIN

BELAJAR MENGHADIRKAN MUTIARA SENDIRI, BUKAN MENEMUKAN MUTIARA ORANG LAIN

Hikmah
BELAJAR MENGHADIRKAN MUTIARA SENDIRI, BUKAN MENEMUKAN MUTIARA ORANG LAINOleh:Teten Romly Qomaruddien Genap sudah 12 hari lamanya, diri ini tidak menjentikkan jemari. Selain ada perkara teknik yang kurang mendukung sarana, juga ada suasana batin yang sepertinya mengajak diri ini untuk lebih melakukan tafakkur dan tadabbur atas segala yang terjadi di hadapan; baik peristiwa pada diri sendiri, kerabat dekat, dan khalayak luar yang lebih luas. Sekalipun terkesan guyon dan candaan segar, seorang Guru tiba-tiba mengirimkan potongan video [berupa kendaraan yang kelebihan beban] yang mengesankan dan sekaligus menggelitik untuk ditafsirkan. Di samping itu, ada ilham lain yang sangat menginspirasi di mana seorang mitra diskusi memberikan dorongan-dorongan konstruktif yang bisa lebih meluas...
MERDEKA JIWA ITU MEMANG INDAH

MERDEKA JIWA ITU MEMANG INDAH

Uncategorized
MERDEKA JIWA ITU MEMANG INDAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Apabila kita benar-benar menjiwai kata "merdeka", maka kita akan mendapatkan bahwa merdeka itu merupakan sifat keadaan, yakni keadaan yang menunjukkan suasana yang lapang tanpa beban dan tekanan. Selama diri seseorang itu terjajah dengan keinginan yang berlebihan; selalu ingin terlihat lebih hebat, selalu ingin tampak lebih terhormat, selalu merasa dirinya menjadi emas, dan sifat-sifat ghuruur lainnya. Maka yang terjadi, adalah munculnya libido ingin selalu menguasai dan memonopoli orang lain. Dengan demikian, gurita kebodohan pun tidak akan bisa dihindari seiring matinya daya kritis seseorang. Lahirnya generasi "pembebek", matinya karakter dan hilangnya talenta, kurangnya mandiri, mudah takjub pada sesuatu yang tidak seme...
MERINDUKAN DZURRIYYAH THAYYIBAH BUKAN DZURRIYYAH DHI’AAFAN

MERINDUKAN DZURRIYYAH THAYYIBAH BUKAN DZURRIYYAH DHI’AAFAN

Hikmah, Uncategorized
MERINDUKAN DZURRIYYAH THAYYIBAH BUKAN DZURRIYYAH DHI'AAFANOleh:Teten Romly Qomaruddien Sesuai algoritma digital yang begitu cepat berubah, maka fenomena "ajang kreasi" kaum muda teranyar yang dikenal dengan Citayam Fashion Week pun meredup. Bahkan, di beberapa titik kota bermunculan kreasi alternatif sebagai penggantinya, di mana aroma religius lebih kental dan lebih mendidik. Itulah hakikat pendidikan; di mana proses pembelajaran tidak harus dilaksanakan di ruang kelas semata, melainkan bisa menggunakan fasilitas publik. Dalam pendekatan sosiologis, bisa saja orang berdebat terkait pro kontra "ajang kreasi" itu, namun menjaga sesuatu yang tidak diinginkan terhadap generasi anak bangsa pun merupakan pertimbangan yang wajib diperhatikan. Adanya kekhawatiran terjerumus budaya bebas...
SIERAH BAATHINIYYAH; GORESAN PENGEMBARAAN ALAM RASA

SIERAH BAATHINIYYAH; GORESAN PENGEMBARAAN ALAM RASA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
SIERAH BAATHINIYYAH; GORESAN PENGEMBARAAN ALAM RASAOleh:Teten Romly Qomaruddien Sebagai makhluq yang diberikan perasaan oleh Dzat Maha Pencipta [homo somatica], setiap insan akan mengarungi kehidupannya dengan hiasan semilir batinnya itu [esoteris]. Menghidupkan perasaan itu bagian yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan insan, karena hal itu sudah menjadi anugerah Allah 'azza wa jalla. Ibarat titik-titik air embun yang senantiasa melapisi benda yang ditemuinya, terutama dedaunan pepohonan yang tumbuh di muka bumi ini. Karena itulah setiap tumbuhan menjadi tampak lebih hidup dibuatnya. Wajarlah apabila bisikan batin ini bergumam seperti ini: "Jadilah tetesan embun di dedaunan, agar ia tetap tumbuh segar menyongsong harapan …" Dahsyatnya perasaan melebihi dari segalanya, sek...
DUA MOMENTUM UNTUK PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT

DUA MOMENTUM UNTUK PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT

Breaking News, Uncategorized
DUA MOMENTUM UNTUK PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT // Bukan kebetulan, melainkan qudrah Allah 'azza wa jalla. Hari proklamasi kemerdekaan RI ke-77 dan Muharram 1444 H tahun ini berbarengan. Sebagai anak bangsa tentu sangat berharap, di usianya yang lebih dari setengah abad negeri ini dapat menunjukkan kedaulatannya sebagai bangsa merdeka. Sebagai Muslim yang sadar akan sejarah, tentu paham bahwa "setengah abad" itu merupakan simbol rerata usia kebangkitan sebagaimana ditunjukkan Dr. Majid 'Irsan Kilani. Ketika ikhtiar manusia telah dilakukan hingga meraih kemenangan [fathun], di saat itu pula manusia yang berjuang mendapatkan pertolonganNya [nashrun]. Dengan demikian, beragam upaya untuk terus berjuang tanpa lelah, merupakan kemenangan sementara [fathan qariiban]. Adapun meraih kemena...
HUSNUZ ZHAN BILLAAH; KIAT TEPAT MENJEMPUT TAQDIR-NYA

HUSNUZ ZHAN BILLAAH; KIAT TEPAT MENJEMPUT TAQDIR-NYA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
HUSNUZ ZHAN BILLAAH; KIAT TEPAT MENJEMPUT TAQDIR-NYAOleh:HUSNUZ ZHAN BILLAAH; KIAT TEPAT MENJEMPUT TAQDIR-NYA Berangkat dari sebuah pepatah Arab yang menasihatkan pada kita, di mana hidup ini diibaratkan dengan lembaran kisah drama yang berubah-ubah. Setiap episode memiliki alur cerita yang berbeda-beda, demikian pula dengan kehidupan kita masing-masing yang memiliki keragaman taqdir yang berbeda-beda pula. مثل الحياة مثل قصة قصيرة، فلا تقف عند الشطر الحزين منها "Kehidupan ini seperti cerita pendek, maka janganlah engkau berhenti pada episode yang menyedihkan." Agar hidup jauh dari bayangan gelap dan selalu melihat sisi yang terang, maka yang mesti dilakukan seseorang itu menjaga keseimbangan. Artinya adalah; senang atau pun susah, bahagia atau pun sengsara, dan sumringah a...
MENJADI PEMILIK MENTAL PENGGERAK DAN JIWA PEMENANG (Refleksi Awal Tahun 1444 H.)

MENJADI PEMILIK MENTAL PENGGERAK DAN JIWA PEMENANG (Refleksi Awal Tahun 1444 H.)

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
MENJADI PEMILIK MENTAL PENGGERAK DAN JIWA PEMENANG (Refleksi Awal Tahun 1444 H.)Oleh:Teten Romly Qomaruddien Biasanya, ketika seseorang merasa kalah dan lemah dalam hidupnya, maka lillaah dan 'izzah pun kian terasa tidak mendapat tempat dalam dirinya. Agar jiwa-jiwa itu merasakan marwah-nya sebagaimana orang-orang shalih yang layak jadi pemenang, maka permohonan kekuatan dan sapaan menjadi bagian yang tidak boleh terlewatkan dalam menjemput tahni'ah kemuliaan. Tertanamnya sikap ikhlas, kelapangan, tawakkal, ikhtiar serta iringan do'a yang tulus dan tidak terputus menjanjikan bentangan harapan dan penawar jiwa untuk hidup yang lebih berghairah menuju masa depan. Satu hal yang penting jadi catatan, "Menang saja tidaklah cukup, apabila tidak disertai dengan kelapangan". Untuk kem...
TERNYATA KUNCINYA BERSYUKUR

TERNYATA KUNCINYA BERSYUKUR

Hikmah, Uncategorized
TERNYATA KUNCINYA BERSYUKUR // Tidak mudah bagi seseorang untuk menerima keadaan yang tidak lazim, contohnya Nabiyullaah Zakariya 'alaihis salaam dan istrinya yang mengidam-idamkan hadirnya sang buah hati. Dengan setengah putus asa, mereka pun berusaha pasrah dan sadar diri bahwa usia sudah tidak muda lagi. Namun, satu hal yang tidak pernah hilang dari mereka, yaitu selalu bersyukur. Dengan syukur itulah, mereka bisa hidup semangat dan tetap bahagia. Sekalipun kenyataannya pahit, namun mereka tampak terlihat manis dan sumringah. Wa lam akun bidu'aaika Rabbii syaqiyyan; "… Aku belum pernah kecewa dalam berdo'a kepadaMu yaa Rabb." [QS. Maryam/19:4]. Demikian alunan mutiara yang selalu mereka curahkan kepada Dzat yang Maha pencipta alam ini. Semoga kemuliaan hidup dan kemudahan rezeki mampu m...
PERLAWANAN TERHADAP ISLAMOPHOBIA; AMANAH DUNIA YANG PATUT DISAMBUT

PERLAWANAN TERHADAP ISLAMOPHOBIA; AMANAH DUNIA YANG PATUT DISAMBUT

Breaking News, Uncategorized
PERLAWANAN TERHADAP ISLAMOPHOBIA; AMANAH DUNIA YANG PATUT DISAMBUT // Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa [PBB], mengeluarkan resolusinya bahwa tanggal 15 Maret 2022 dijadikan "Hari Internasional Perang Terhadap Islamophobia". Tidak ketinggalan Majelis Ulama Indonesia, tanggal 30 Maret 2022 meresponnya dengan menggelar Webinar mengundang segenap komponen ummat tingkat Nasional. Resolusi berharga ini tidak bisa dilepaskan dari peran Organisasi Konferensi Islam [OKI] sejak tahun 1981 di London, berlanjut di Paris, dan diproklamirkan di Cairo tahun 1990 terkait HAM Partikular yang diperjuangkannya. Selanjutnya, silahkan baca: Quo Vadis HAM? dan Madrasah Dakwah Binaa-an dan Difaa'an Cara Jitu Hadapi Islamophobia di www.madrasahabi-umi.com. Selamat!!! … 💫💟☪️🌸✒️ (@TenRomlyQ)...
error: Content is protected !!