Minggu, September 6MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

MENGHIMPUN YANG TERSERAK MENGOKOHKAN PEMAHAMAN ‘AQIDAH (Istifâdah dari Bedah Buku “Risalah ‘Aqidah”)

MENGHIMPUN YANG TERSERAK MENGOKOHKAN PEMAHAMAN ‘AQIDAH (Istifâdah dari Bedah Buku “Risalah ‘Aqidah”)

AKHBAR NEWS!, Aqidah, Buku, Uncategorized
MENGHIMPUN YANG TERSERAK MENGOKOHKAN PEMAHAMAN 'AQIDAH (Istifâdah dari Bedah Buku "Risalah 'Aqidah") Oleh: Teten Romly Qomaruddien Berpijak pada ungkapan seorang filosof berkebangsaan Prancis Henry Louis Bergson (1859-1941) yang menuturkan: "Seni dan budaya akan sirna dari jiwa seseorang, seiring perjalanan waktu. Yang tidak akan lenyap dari jiwa seseorang itu, adalah keyakinan terhadap agama". Sedemikian pentingnya menghadirkan "Tuhan" dalam kehidupan manusia siapa pun ia, sampai-sampai seorang tokoh Atheis basteran Inggris-Polandia itu pun, pada akhirnya tidak dapat menyembunyikan pandangan terpendamnya. Bagi kita yang meyakini bahwa Iman, Islam dan Ihsan sebagai rukun agama ini, merupakan anugerah yang paling berharga dalam mengawal manusia untuk menjadi insan bertauhid. D...
BAHAYANYA CORONA DAHSYATNYA DO’A

BAHAYANYA CORONA DAHSYATNYA DO’A

Uncategorized
BAHAYANYA CORONA DAHSYATNYA DO'A Ketika masih remaja kecil, sehabis ngaji bakda shubuh di Masjid Pesantren; teman-temanpun berhamburan berkejaran menuju kebun, tak terkecuali diriku. Buah mangga yang setiap pagi berjatuhan sudah menunggu untuk diburu dan dipungut, biasanya sudah "dihalalkan" sama yang empunya, terlebih sisa kelelawar atau "codot". Biasanya tak pikir panjang, jangankan ingat virus seksi bernama "corona" atau covid-19 (yang disebutkan oleh sebagian para ahli bahwa penyebarannya bisa melalui kelelawar), mencuci terlebih dahulu pun tak sempat melakukannya. Biasanya, langsung "dipotek" dan dibuang sisa gigitan codotnya, lalu dikupas mangganya ... "Wadduuhhh uenak dan manis banget rasanya". Apakah jatuh sakit siangnya atau sorenya?? Tidak sama sekali. Itu tempo doeloe, nta...
KHALAFUN YES! KHALFUN NO! … MEMBERSAMAI MAHASISWA ITU PENTING

KHALAFUN YES! KHALFUN NO! … MEMBERSAMAI MAHASISWA ITU PENTING

AKHBAR NEWS!, Tsaqofah, Video Kajian
KHALAFUN YES! KHALFUN NO! ... MEMBERSAMAI MAHASISWA ITU PENTING Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara peran pokok mahasiswa Muslim itu, tidak lepas dari peran pemuda Muslim. Yang membedakan keduanya adalah fokus binaannya saja. Pemuda lebih mencerminkan komunitas umum, sedangkan mahasiswa objek binaannya lebih pada komunitas khusus dengan kampus sebagai basisnya. Adapun peran pokok yang dimaksud, tidak keluar dari empat perkara berikut: 1. Tajdîdu ma'nawiyyatil ummat; lahirnya sosok yang mampu melakukan pembaharuan mentalitas ummat. 2. Ba'tsul himmat fit tasâulât; lahirnya generasi yang mampu membangun jiwa kritis. 3. 'Anâshirul ishlâh; lahirnya komunitas yang mampu menjadi agen atau unsur-unsur perubahan. 4. Naqlul ajyâl; terjadinya gayung bersambut yang mampu melahirkan ...
WAKTU-WAKTU ISTIMEWA BERHARAP MUSTAJABNYA DO’A

WAKTU-WAKTU ISTIMEWA BERHARAP MUSTAJABNYA DO’A

Hikmah, Uncategorized
WAKTU-WAKTU ISTIMEWA BERHARAP MUSTAJABNYA DO'A 1. Menjawab saat berkumandang adzan dan berdo'a setelahnya Dari Umar bin Khatab radhiyallâhu ‘anhu, Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِذَا قَالَ الْمُؤَذِّنُ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، فَقَالَ أَحَدُكُمْ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، ثُمَّ قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، ثُمَّ قَالَ: أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ قَالَ: أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، ثُمَّ قَالَ: حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ، قَالَ: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ، ثُمَّ قَالَ: حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ، قَالَ: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ، ثُمَّ قَالَ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، قَالَ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، ثُمَّ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، قَ...
MENEBAR “MAFÂTIHUL KHAIR” DI WAKTU ‘ASHAR BERSAMA USTÂDZUNÂL FÂDHIL KH. ABDUL WAHID ALWI, MA.

MENEBAR “MAFÂTIHUL KHAIR” DI WAKTU ‘ASHAR BERSAMA USTÂDZUNÂL FÂDHIL KH. ABDUL WAHID ALWI, MA.

Hikmah, Uncategorized
MENEBAR "MAFÂTIHUL KHAIR" DI WAKTU 'ASHAR BERSAMA USTÂDZUNÂL FÂDHIL KH. ABDUL WAHID ALWI, MA. Amsainâ wa amsal mulku lillâh wal 'izzatu wal qudratu lillâh ... Amsainâ 'alâ fithratil Islâm wa kalimatil ikhlâsh ... Wa 'alâ dîni Muhammadin shallallâhu 'alaihi wa sallam ... Allâhumma infa'nâ bimâ 'allamtanâ wa 'allimnâ mâ yanfa'unâ wa zidnâ 'ilman ... Berbahagia rasanya dapat turut serta bersama kawan-kawan yang lain; duduk bersama bakda 'ashar di Majelis Kamis sambil menunggu maghrib tiba. Sesuai dengan jadwalnya, taujih kali ini dihaturkan oleh Guru kami Ustâdz Wahid Alwi. Adapun tema pokok yang dapat kami goreskan, yakni "Membuka Pintu Sorga dan Menebar Mafâtihul Khair". Mengawali bahasannya, beliau terlebih dahulu mengingatkan bahwa kematian adalah sesuatu yang pasti. Semua manu...
SEMBILAN WASIAT SURAT AL-HUJURÂT TERKAIT ETIKA PERGAULAN SESAMA MANUSIA

SEMBILAN WASIAT SURAT AL-HUJURÂT TERKAIT ETIKA PERGAULAN SESAMA MANUSIA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
SEMBILAN WASIAT SURAT AL-HUJURÂT TERKAIT ETIKA PERGAULAN SESAMA MANUSIA Pertama; Senantiasa mengedepankan klarifikasi dan cermat dalam menerima berita (tabâyun), terlebih datangnya dari orang-orang fasiq. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasiq membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS. Al-Hujurât/ 49: 6) Kedua; Senantiasa mengedepankan rasa keadilan (al-qisth) dalam memutuskan segala perkara dan pertikaian. وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِ...
TUAN PROFESOR … PANCASILA YANG MANA YANG TUAN MAKSUD? (Pertanyaan Santri untuk Guru Besar)

TUAN PROFESOR … PANCASILA YANG MANA YANG TUAN MAKSUD? (Pertanyaan Santri untuk Guru Besar)

Kebangsaan, Uncategorized
TUAN PROFESOR ... PANCASILA YANG MANA YANG TUAN MAKSUD? (Pertanyaan Santri untuk Guru Besar) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Mungkin Tuan sudah menyaksikan sendiri, jagad bumi tercinta yang berketuhanan ini berguncang dahsyat ketika Tuan menyampaikan pernyataan bahwa "Musuh utama Pancasila adalah Agama" sebagaimana dipetik banyak media. Sebagai santri tentunya, pernyataan Tuan ini sangat membingungkan kami. Di samping sangat membahayakan keutuhan bangsa, juga sangat ahistoris dan sangat menodai agama. Di mana apa yang Tuan sampaikan sangat tidak sesuai dengan apa yang kami pelajari dan kami baca selama ini. Sekedar turut serta dalam menunjukkan rasa tanggung jawab sebagai anak bangsa yang beragama, maka kami ingin berbagi bacaan dengan Tuan dalam rangka tabâyun 'ilmiyyah dan taw...
AGAR RAMADHAN LEBIH MENGGERAKKAN DAN BERPERADABAN

AGAR RAMADHAN LEBIH MENGGERAKKAN DAN BERPERADABAN

Buku, Tarbiyah, Uncategorized
AGAR RAMADHAN LEBIH MENGGERAKKAN DAN BERPERADABAN "Kembang melati sungguhlah indah ... Di tengah taman jadi hiasan ... Harum Ramadhan tercium sudah ... Salah dan khilaf mohon dimaafkan ..." "Bunga terangkai terikat tali ... Lama dipandang indah sekali ... Biar pun Ramadhan sebentar lagi ... Mohon maaf setulus hati ..." Tiada ungkapan yang lebih mulia yang dapat kita lafalkan saat Ramadhan tiba, selain kata syukur ke hadhirat Allah 'azza wa jalla. Ramadhan hadir bagai hadiah dari Allah untuk orang-orang beriman, Hadiyyah Rabbâniyyah agar kita bisa membenahi diri menjadi peribadi yang lebih baik. Ia datang selalu tepat waktu ... Kehadirannya sangatlah ditunggu ... Bulan mulia Ramadhan, kini akan hadir kembali ... Menyapa siapa pun dari insan beriman yang berburu takwa dan meng...
DHA’ ‘AINAIYKA BIL HADAF; “HADAPKAN KEDUA MATAMU TERTUJU TAJAM MEMANDANG KE DEPAN …”

DHA’ ‘AINAIYKA BIL HADAF; “HADAPKAN KEDUA MATAMU TERTUJU TAJAM MEMANDANG KE DEPAN …”

Hikmah, Uncategorized
DHA' 'AINAIYKA BIL HADAF; "HADAPKAN KEDUA MATAMU TERTUJU TAJAM MEMANDANG KE DEPAN ..." Kata-kata itulah yang masih terngiang di telinga ini begitu sangat dekatnya. Dituturkan penuh semangat dan kedalaman jiwa ... Retorika yang lincah dengan aroma literasi yang kuat, begitu menghunjam membedah cakrawala ilmu yang begitu luas. Perawakannya yang tidak besar, namun tidak sekecil apa yang tersimpan dalam benak fikirannya. Pakaiannya yang khas; terkadang stelan safari, terkadang pula kemeja plus peci hitamnya (sesekali terkadang dengan kepala terbuka). Dengan memainkan jari dan jempol ke ujung daun telinga kanannya sambil berjalan di depan para mahasiswanya, keluarlah bahasan deras mengalir dari lisannya. Kami mengenalnya, kalau sudah demikian adanya, itu tandanya pembahasan diskusi kelas ...
MARHABAN BIL KITÂBIL JADÎD WAL ‘ILMIN NÂFI’ IN SYÂ ALLÂH

MARHABAN BIL KITÂBIL JADÎD WAL ‘ILMIN NÂFI’ IN SYÂ ALLÂH

AKHBAR NEWS!, Breaking News, Buku, Uncategorized
MARHABAN BIL KITÂBIL JADÎD WAL 'ILMIN NÂFI' IN SYÂ ALLÂH ... "Seni dan budaya, semuanya bisa sirna dengan sendirinya seiring perjalanan hidup manusia. Yang akan terpatri dalam jiwa seseorang itu, hanyalah keyakinan seseorang terhadap agama ..." Kurang lebih seperti itulah ungkapan seorang Henry Louis Bergson (1859-1941). Sebagai seorang filosof Prancis basteran Inggris dan Polandia ini, akhirnya mengakui, bahwa yang abadi itu adalah "keyakinan". Itulah yang menyebabkan dirinya disebut-sebut seorang filosof etika, walaupun sebenarnya sebahagian kalangan menyebutnya seorang berdarah Yahudi yang atheis. 'Ibrah yang bisa kita petik adalah: "Betapa beruntungnya kita, ketika iman, Islam dan ihsan masih tertanam kuat dalam jiwa. Fithrah Tauhîd yang Allah 'azza wa jalla anugerahkan untuk manusia, ...
WAHAI SAHABAT … KANDA, DINDA … KITA HARUS TETAP OPTIMIS

WAHAI SAHABAT … KANDA, DINDA … KITA HARUS TETAP OPTIMIS

Hikmah, Uncategorized
WAHAI SAHABAT ... KANDA, DINDA ... KITA HARUS TETAP OPTIMIS لاتيأس من حياة أبكت قلبك ... قل ياالله عوضني خيرا ... فالحزن يرحل بسجدة ... والفرح يأتي بدعوة ... "Janganlah engkau menjadi orang yang mudah berputus asa dari kehidupan yang membuat hatimu menangis ... Bertuturlah engkau: "Wahai Allah, gantikan untukku (dari sesuatu yang hilang) dengan yang lebih baik" ... Duka lara hanya akan sirna dengan bersujud ... Sebagaimana suka cita hanya bisa ada dengan untaian do'a ..." Shahabat mulia Abu Dzar al-Ghifari radhiyallâhu 'anh pernah berkisah: أوصاني خليلي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم بأربع كلمات هن إليّ أحب من الدنيا ومافيها ... قال لي: 《يا أباذر أحكم السفينة فإنّ البحر عميق ... واستكثر الزاد فإنّ السفر طويل ... وخفف ظهرك فإنّ العقبة كؤود ... وأخلص العمل فإنّ الناقد بصير ... 》 ...
ISLÂMIYYATUL MA’RIFAH; IKHTIAR MENUJU ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN

ISLÂMIYYATUL MA’RIFAH; IKHTIAR MENUJU ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN

Tarbiyah, Uncategorized
ISLÂMIYYATUL MA'RIFAH; IKHTIAR MENUJU ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sejak pertama kali wahyu diturunkan di gua Hira Makkah, Al-Qur'ânul Karîm mengawali ayatnya dengan perintah membaca dan membaca secara berulang. Ini menunjukkan betapa kitab suci sangat perhatian terhadap kunci ilmu pengetahuan tersebut. Allah 'azza wa jalla berfirman: اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (5)5 "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam, Dia mengajar kepada manusia apa ...
LIMA PERKARA YANG SELALU DIINGAT DAN SERING DILUPAKAN KAUM PRIA, BENARKAH ??? (Khushûshan Lir Rijâli Faqath)

LIMA PERKARA YANG SELALU DIINGAT DAN SERING DILUPAKAN KAUM PRIA, BENARKAH ??? (Khushûshan Lir Rijâli Faqath)

Hikmah, Parenting, Uncategorized
LIMA PERKARA YANG SELALU DIINGAT DAN SERING DILUPAKAN KAUM PRIA, BENARKAH ??? (Khushûshan Lir Rijâli Faqath) ●)) Lima Perkara yang Selalu Diingat Kaum Pria: 1. Inna kaiydahunna 'azhîmun ... "Sesungguhnya tipu daya mereka (kaum wanita) itu sangatlah kuat" 2. Fankihû mâ thâba lakum minan nisâi matsnâ wa tsulâtsa wa rubâ'a ... "Nikahilah mereka (para wanita); boleh dua, tiga dan empat" 3. An-Nisâu nâqishâtu 'aqlin wa dînin ... "Wanita itu memiliki akal yang pendek dan agama yang kurang" 4. Ar-rijâlu qawwâmûna 'alan nisâi ... "Kaum pria itu pemimpinnya (qawwâm) kaum wanita" 5. Lid dzakari mitslu hazhzhil untsayaîn ... "(Tentang warisan); untuk seorang pria bagiannya dapat dua bagian wanita" ●)) Lima Perkara yang Sering Dilupakan Kaum Pria: 1. Wa 'âsyirûhunna bil ma'...
“BERMIMPI” MEMBANGUN PERADABAN (Suara Milenial untuk Kaum Milenial)

“BERMIMPI” MEMBANGUN PERADABAN (Suara Milenial untuk Kaum Milenial)

Parenting
"BERMIMPI" MEMBANGUN PERADABAN (Suara Milenial untuk Kaum Milenial) Oleh: Yazied T. Ahmad RQ. Bukankah dalam sejarah dunia, negeri ini termasuk belum banyak ambil bagian bagi kemajuan yang besar? Ini artinya, sudah saatnya kita berpikir, mampukah kita (sebagai generasi milenial) berperan untuk turut serta membangun peradaban yang lebih baik dan jauh menatap ke depan. Membangun Istana Peradaban "Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia." Demikian Bung Karno bertutur ... Lalu, Apa itu Pemuda? Pernah kutelusuri, adakah kata "remaja" dalam istilah agama (Islam)? Ternyata, jawabannya tidak, yang ada adalah "dewasa". Bukankah 'aqil dan baligh menandai batas sempurna antara seorang anak yang belu...
AKANKAH MUTIARA KEKHILAFAHAN ITU MUNCUL KEMBALI? (Sebuah Renungan Historis dan Introspeksi Teologis)

AKANKAH MUTIARA KEKHILAFAHAN ITU MUNCUL KEMBALI? (Sebuah Renungan Historis dan Introspeksi Teologis)

Tsaqofah, Uncategorized
AKANKAH MUTIARA KEKHILAFAHAN ITU MUNCUL KEMBALI? (Sebuah Renungan Historis dan Introspeksi Teologis) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sejarah mencatat, tegaknya bangunan jamâ’ah dan imâmah di masa Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam merupakan sebuah bukti keberhasilan akan perjuangan dan pengorbanan manusia-manusia mulia yang mendapatkan bimbingan langsung dari seorang manusia teladan yang terpelihara (ma’shûm) dari berbagai kesalahan. Dia adalah Nabi akhir zaman yang seluruh kehidupannya patut dijadikan panutan. Banyak ayat menyebutkan, dalam kapasitasnya sebagai Rasûlullâh, beliau memiliki kewajiban-kewajiban pokok yang paling mendasar (sebagaimana pernah dibahas sebelumnya); di samping membangun peradaban manusia dengan akhlaq yang agung (shâlihul akhlâq, makârimul akhlâq), j...
error: Content is protected !!