Minggu, Juli 19MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

BERDAMAI DENGAN QADHA QADAR; TERAPI IDEAL MEMBANGUN NARASI OPTIMIS

BERDAMAI DENGAN QADHA QADAR; TERAPI IDEAL MEMBANGUN NARASI OPTIMIS

Aqidah, Uncategorized
BERDAMAI DENGAN QADHA QADAR; TERAPI IDEAL MEMBANGUN NARASI OPTIMIS Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sungguh mengharukan, sebuah goresan kata tak bertuan ini. Terlepas siapa yang menulisnya, namun substansinya adalah sebuah kebenaran yang dapat dirasakan. Yakni ungkapan bahasa penuh makna yang mengajak siapa pun yang membacanya lebih merasa berharga dan mulia di hadapan yang Maha kuasa. Sebuah narasi apik, jauh dari ketakabburan diri. Di dalamnya ada kepasrahan, di dalamnya pula ada ketundukkan. Bukan sekedar memotivasi diri, namun lebih jauh dari sekedar itu semua; harapan membentang dan tak mudah berputus asa, itulah pesan yang disampaikannya. Di antara goresan kata dimaksud adalah: "Kadang kita terlalu memaksakan kehendak; Menurut kita, kita ini lebih pantas bekerja ini, lebih pa...
MENYELAMI “FALSAFAH ATIKAN” PRAKTIS KI SUNDA

MENYELAMI “FALSAFAH ATIKAN” PRAKTIS KI SUNDA

Tarbiyah, Uncategorized
MENYELAMI "FALSAFAH ATIKAN" PRAKTIS KI SUNDA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Suatu hari seperti biasanya, Guru kami Ustadzuna KH. Mohammad Iqbal Santoso Syihab mengirimkan pesan-pesan singkatnya; terkadang dengan kata-kata singkat, dialog guyonan, bahkan meme yang lucu dan mendidik. Sentilan sentilunnya yang kadang membuat diri ini tersenyum, tertawa lebar, bahkan yang memotivasi diri agar introspeksi pun ada, tanpa harus merasa digurui. Di antara kiriman yang pernah diterima murid adalah pepatah terkait pendidikan Ki Sunda berikut ini: "Budak teh modalna ti bapak, modelna ti indung. Hayang budak soleh moal bisa dadakan, tapi kudu didikan. Ngadidikna kudu dilakonan jeung dileukeunan. Nu paling penting, didik ku cinta jeung conto. Omat kudu sabar ulah kasar, make elmu lain make...
KULIAH FALSAFAH ILMU BERSAMA GURU KAMI KH. ABDUL WAHID ALWI, MA. RAHIMAHULLÂH (Sebuah Pengantar Buku)

KULIAH FALSAFAH ILMU BERSAMA GURU KAMI KH. ABDUL WAHID ALWI, MA. RAHIMAHULLÂH (Sebuah Pengantar Buku)

Buku, Da'wah
KULIAH FALSAFAH ILMU BERSAMA GURU KAMI KH. ABDUL WAHID ALWI, MA. RAHIMAHULLÂH (Sebuah Pengantar Buku) Disarikan oleh: Teten Romly Qomaruddien Alhamdu lillâhi Rabbil 'âlamîn ... Hamdan katsîran thayyiban mubârakan fîhi ... Hamdan yalîqu bijalâlihi wa 'azhîmi sulthânih nahmaduhu wa nasta'înuhu wa nastaghfiruhu wa na'ûdzu billâhi min syurûri anfusina wa min sayyi'âti a'mâlinaâ ... Man yahdihillâhu falâ mudhilla lahu wa man yudhlilhu falâ hâdiya lahu .. Wa ba'du: Di antara kenikmatan dan kemuliaan yang Allah 'azza wa jalla curahkan untuk hamba-hambaNya adalah berupa kenikmatan diberikannya petunjuk akan kebenaran di sisiNya. Siapa yang mendapatkan hidayahNya, maka tidak ada seorang pun yang mampu menyesatkannya. Siapa pun yang memilih jalan kesesatan (hingga ia tersesat), maka tida...
TIGA PILAR DA’WAH; KONSEPSI, SINERGI DAN AKSI

TIGA PILAR DA’WAH; KONSEPSI, SINERGI DAN AKSI

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
TIGA PILAR DA'WAH; KONSEPSI, SINERGI DAN AKSI ... Itulah judul buku kecil besutan Majlis Fatwa dan Pusat Kajian Dewan Da'wah ini ditulis. Di dalamnya diurai terkait tiga hal penting: Mengenal Tripilar; Masjid, Pesantren & Kampus [MPK] oleh Syamsul Bahri Ismail, Silabus Terpadu Da'wah Kampus; Memelihara Semangat Binâan & Difâan oleh Teten Romly Qomaruddien, Natsir dan Gerakan Da'wah Kampus oleh Hadi Nur Ramadhan dan Peluang dan Tantangan Tiga Pilar Harakah Da'wah Islamiyah oleh Jeje Zainuddin. Penulisan risalah kutaibah ini merupakan ikhtiar Pusat Kajian dalam rangka turut ambil bagian untuk "menggairahkan" kembali semangat da'wah tiga pilar yang akan digelar pada Simposium Nasional dan Rakornas Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia di kampus UII Yogyakarta dan Asrama Haji Yogya tertangg...
CURAHAN AYAT-AYAT HIKMAH DI BALIK GUYURAN HUJAN

CURAHAN AYAT-AYAT HIKMAH DI BALIK GUYURAN HUJAN

Hikmah, Uncategorized
CURAHAN AYAT-AYAT HIKMAH DI BALIK GUYURAN HUJAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Hari ini cuaca cukup cerah, langit pun tampak terang. Di sela-sela "berbenah" pasca banjir hebat, ada hak akal untuk terus tanpa henti memikirkan kejadian dan peristiwa alam. Merenungkan ayat-ayat hikmah di balik turunnya anugerah berupa guyuran hujan, adalah salah satunya. Dengan tetap waspada akan bahaya yang sewaktu waktu bisa melanda, serta lebih meningkatkan jiwa empatik sesama saudara kita yang tertimpa bencana, semoga husnuz zhann billâh senantiasa terpelihara agar iman dan taqwa tidak sirna dari jiwa. Di antara tadabbur yang dapat kita lakukan, adalah merenungkan kembali ayat-ayat Allah 'azza wa jalla dan bimbingan sunnah nabiNya berikut ini: 1. Hujan adalah Rezeki dari Langit الَّذِي جَعَلَ ...
MENOLEH KENANGAN SANG ULAMA HARAPAN

MENOLEH KENANGAN SANG ULAMA HARAPAN

AKHBAR NEWS!
MENOLEH KENANGAN SANG ULAMA HARAPAN... Bagi kalangan akademisi santri, Prof. Dr. KH. Yunahar Ilyas bukanlah nama asing. Terlebih percaturan nasional dan internasional, kerapkali beliau mewakilinya sebagai pemateri. Perkenalan dengan beliau, selagi di bangku Kuliah D2 LPDI Jakarta, di mana Guru kami (teman sekelas Buya Yunahar) Ustadzuna H. Suwito Suprayogi, Lc. mengenalkan buku Sang Profesor (masih Drs, Lc., M.Ag.) dengan judul Kuliah Aqidah Islam (1992), lalu disusul buku-buku yang lain. Tak lama kemudian, pertemuan pun berulang; Daurah Mukatstsafah Mulhaq Dîni, Multaqa Internasional terkait Moderatisme bersama Prof. Dr. KH. Ali Musthafa Ya'qub (UIM KSA-UNM Indonesia) yang menghadirkan Ulama-ulama senior Madinah dengan moderator Syaikh Prof. Dr. Abdurrahman Sudais. Diri ini semakin yakin,...
SALING MENGHARGAI TIDAK BERARTI HARUS SALING MEMBENARKAN

SALING MENGHARGAI TIDAK BERARTI HARUS SALING MEMBENARKAN

Aqidah, Uncategorized
SALING MENGHARGAI TIDAK BERARTI HARUS SALING MEMBENARKAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sumringah, berbinar, berencana, bahagia dan optimis. Itulah salah satu nuansa batin yang muncul pada sebahagian kita, bahkan sebahagian saudara-saudara kita setiap datang bulan Desember dan pergantian tahun turut ambil bagian dalam pesta pora tahunan dengan segala tradisi yang sudah mulai mengakar; mulai dari begadang hingga larut malam, bermain mercon sampai puas dengan segala jenisnya hingga lengkingan bunyi tiupan terompet yang saling bersahutan di tengah malam. Dengan segala hiruk pikuk yang terjadi, didukung oleh pandangan akan keragaman tanpa batas sering kali melahirkan pandangan turunannya, yakni harus "saling menghargai" di mana sisi kemanusiaan (insâniyah) harus lebih didahulukan ketimb...
ZAMAN TERUS BERGULIR (Sebuah Renungan Akhir Tahun)

ZAMAN TERUS BERGULIR (Sebuah Renungan Akhir Tahun)

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
ZAMAN TERUS BERGULIR (Sebuah Renungan Akhir Tahun) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Pergantian tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit dan detik merupakan anugerah Allah 'azza wa jalla. Perubahannya merupakan tanda di antara tanda-tanda kebesaranNya. Siapa yang mengambil kebaikan di setiap waktunya, maka ia berhak mendapatkan keberkahan. Siapa yang mengambil keburukan di dalamnya, maka kebinasaanlah yang ia dapatkan. Betapa Al-Qur'an sebagai panduan suci banyak berbicara akan hal ini; demi waktu (wal 'ashri), demi waktu fajar (wal fajri), demi waktu dhuha (wad dhuhâ), demi waktu malam (wal laili) dan demi waktu siang (wan nahâri). Demikian pula, Al-Qur'an pun berbicara tentang akhir kehidupan dunia yang disebut dengan as-sâ'ah dan al-qiyâmah. Seiring dengan perjalanan digulirkannya ...
GERHANA; ANTARA MITOS, MUKJIZAT ILMU DAN SYARI’AT

GERHANA; ANTARA MITOS, MUKJIZAT ILMU DAN SYARI’AT

Hikmah
GERHANA; ANTARA MITOS, MUKJIZAT ILMU DAN SYARI'AT Oleh: Teten Romly Qomaruddien Dialah Allah 'azza wa jalla, yang dengan kekuasaanNya diciptakan langit dan bumi dengan segala isinya. Tidak terkecuali penciptaan matahari (as-syams) dan bulan (al-qamar) dengan segala keistimewaan keduanya. Di antaranya terjadinya gerhana matahari (kusuf) dan gerhana bulan (khusuf) merupakan dua tanda di antara tanda-tanda kebesaran Dzat Maha pencipta. Demikian pula yang akan terjadi siang ini, bertepatan dengan hari Kamis, 29 Rabi'ul Akhir 1441 H./ 26 Desember 2019 M. yang secara astronomi kontak awal gerhana dimulai jam 10:03:6 - 12:34:22 WIB., pertengahan gerhana terjadi jam 11:49:39 - 13:51:22 WIB. dan kontak akhir gerhana terjadi pada jam 13:48:56 - 15:00:07 WIB. (Lihat: Surat Edaran Persatua...

SILABUS TERPADU DAKWAH KAMPUS; IKHTIAR MERAWAT SEMANGAT BINÂAN DAN DIFÂAN

Tarbiyah
SILABUS TERPADU DA'WAH KAMPUS; IKHTIAR MERAWAT SEMANGAT BINÂAN DAN DIFÂAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Definisi Universal Da'wah Sebagaimana tertuang dalam buku Fiqhud Da'wah, secara universal Allâhu yarham Mohammad Natsir mendefinisikan da'wah sebagai berikut: "Da'wah merupakan satu kewajiban yang harus dipikul oleh setiap Muslim dan Muslimah dalam arti al-amru bil ma'rûf wan nahyu 'anil munkar." (M. Natsir, Fiqhud Da'wah, Jakarta: Sinar Media Abadi, 2017, cet. XIV, hlm. 121) Dalam definisi yang lebih lengkap, "Da'wah pada hakikatnya adalah usaha sadar untuk mengubah seseorang, sekelompok atau suatu masyarakat menuju keadaan yang lebih baik, sesuai dengan perintah Allah SWT dan tuntunan RasulNya. Da'wah terhadap ummat Islam Indonesia, adalah segala upaya untuk mengubah pos...
KETIKA RASUL YANG MULIA DINISTA MANUSIA HINA

KETIKA RASUL YANG MULIA DINISTA MANUSIA HINA

Tarbiyah
KETIKA RASUL YANG MULIA DINISTA MANUSIA HINA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Tidak syak lagi, kemuliaan Nabi akhir zaman Muhammad shallallâhu 'alaihi wa sallam bukan sekedar memiliki dalil-dalil yang pasti (qath'iyud dalâlah), melainkan mengundang rasa ingin tahu yang mendalam para peneliti, pengkaji, bahkan para Islamolog yang terdiri dari para sejarawan Timur dan Barat. Sebagai Muslim, tidak ada alasan untuk tidak meyakini bahwa dalam dirinya memiliki sifat dan karakteristik prima. Sekalipun sama-sama manusia, tentu tidak dapat disamakan dengan manusia pada umumnya. Ada banyak ayat Allah 'azza wa jalla mengisyaratkan tentang keutamaan dan kemuliannya. Di antara ayat-ayat dimaksud adalah: 1. Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wa sallam disebut-sebut sebagai manusia yang paling...
PENDIDIKAN NILAI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

PENDIDIKAN NILAI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Tarbiyah
PENDIDIKAN NILAI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ketika membicarakan nilai dalam perspektif agama (dalam hal ini Islam), berarti kita sedang mendiskusikan sebuah keyakinan yang menjadi pilihan dalam melakukan tindakan dengan patokan normatif yang telah ditentukan oleh wahyu Allah ‘azza wa jalla dan sabda NabiNya. Tidak kurang dari 15 definisi terkait nilai, Rohmat Mulyana menariknya menjadi satu kesimpulan definisi yang mewakili, yaitu: "Rujukan dan keyakinan dalam menentukan pilihan." (Lihat: Mengartikulasikan Pendidikan Nilai, 2004: hlm. 8 - 11) Kaitannya dengan pendidikan nilai adalah bagaimana Islam memiliki aturan, norma, keyakinan, pegangan, moral, etika dan lain-lain yang harus diberikan dalam dunia pendidikan berdasarkan paradigma wahyu dan sabda...
HAYAT JUANG POLITIK SANTUN SANG KHÂDIMUL UMMAH (Dari Pojok Diskusi Buku Biografi Mohammad Natsir di STAI Persatuan Islam Jakarta)

HAYAT JUANG POLITIK SANTUN SANG KHÂDIMUL UMMAH (Dari Pojok Diskusi Buku Biografi Mohammad Natsir di STAI Persatuan Islam Jakarta)

Hikmah
HAYAT JUANG POLITIK SANTUN SANG KHÂDIMUL UMMAH (Dari Pojok Diskusi Buku Biografi Mohammad Natsir di STAI Persatuan Islam Jakarta) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sedikit pengetahuan penulis tentang sosok Allâhu yarham Mohammad Natsir; selain bukan maqam dan zaman-nya bagi diri ini untuk membincangnya, namun perjalanan hidup juangnya begitu sangat menarik untuk dikenang oleh generasi mana pun jua. Istilah Ayahanda Prof. Dr. Ir. AM. Saefuddin, "Pak Natsir itu tokoh multi talenta dan tidak pernah mati" (maksudnya: alam pikirannya terasa masih hidup, pen.). Termasuk diri ini, yang sekedar kenal dari karya-karyanya, namun sempat melihatnya pada masa-masa akhir tahun 1993an dalam usia beliau 84 tahun. Ketika wafatnya, diri ini masih sempat menyaksikan ribuan jamaah mengantarkan jenazahny...
MANUSIA DAN PENDIDIKAN (Menyoal Issue Meluruskan Fungsi)

MANUSIA DAN PENDIDIKAN (Menyoal Issue Meluruskan Fungsi)

Tarbiyah
MANUSIA DAN PENDIDIKAN (Menyoal Issue Meluruskan Fungsi) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Membicarakan manusia, berarti berbicara tentang unsur-unsur yang ada pada diri manusia. Mengetahui hal ini menjadi penting, terkait dengan hajat hidup manusia yang mendapatkan kepercayaan Tuhan sebagai makhluq yang harus mengarungi kehidupan di muka bumi. Keberadaannya tidaklah muncul secara tiba-tiba dengan sendirinya, melainkan ada yang mencipta. Karenanya, mengetahui asal kejadian manusia dan bagaimana penciptaannya serta untuk apa manusia dicipta, akan memberikan jawaban mengapa manusia harus ada dan apa hakikat manusia itu? Hubungannya dengan pendidikan, dikarenakan pendidikan itu hakikatnya kehidupan. Dan setiap kehidupan tidak dapat dilepaskan dari berbagai macam pengaruh yang dapat memp...
AGAR PENGALAMAN TIDAK SEKEDAR MENJADI PENGLAMAAN (Menerawang Generasi Pemimpin Zaman)

AGAR PENGALAMAN TIDAK SEKEDAR MENJADI PENGLAMAAN (Menerawang Generasi Pemimpin Zaman)

Uncategorized
AGAR PENGALAMAN TIDAK SEKEDAR MENJADI PENGLAMAAN (Menerawang Generasi Pemimpin Zaman) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Lahirnya generasi pemimpin, bukanlah sebuah kelahiran yang tiba-tiba. Kemunculannya merupakan rentetan sanad perjalanan dari zaman yang satu ke zaman lainnya. Dalam perjalanannya ada rûhul jihâd yang satu sama lain bertemu dan senyawa, mengkristal menjadi satu kekuatan yang saling berkesinambungan. Ada pengalaman sejarah yang mengajarkan, betapa "penglamaan" waktu tanpa terasa mengajak kita untuk berbuat sesuatu yang terukur dan benar-benar dipersiapkan, yaitu kaderisasi pemimpin masa depan yang tidak boleh terputus. Ada langkah yang mesti dikayuh, ada tujuan yang mesti ditempuh. Walau terhalang zaman terhijab saat, ruh baik bertemu kembali dengan ruh baik yang...
error: Content is protected !!