Selasa, Juli 7MAU INSTITUTE
Shadow

Aqidah

KETIKA CINTA BERLABUH DI TEPIAN LAUTAN IMAN

KETIKA CINTA BERLABUH DI TEPIAN LAUTAN IMAN

Aqidah, Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Dari sekian banyak anugerah Allah 'azza wa jalla yang diberikan kepada manusia, di antaranya adalah dikaruniakannya rasa cinta [mahabbah]. Selain rasa cinta itu kuasa Dzat yang Maha menggenggam cinta, juga "nikmat rasa yang paling rahasia" dan tidak kentara [baathiniy, sirriy]. Betapa dalamnya makna cinta, banyak para ulama yang menarasikannya dengan beragam pendekatan; Mulai dari yang meletakannya dengan sebuah kejujuran, kepuasan, hingga perjumpaan. Di antaranya kalimat-kalimat emas seperti ini: Imam Abu Hamid al-Ghazali menuturkan: الحُبُّ عِبارَةٌ عَنْ مَيْلِ الطَّبْعِ إِلىَ الشَّيْءِ المُلَذِّ “Cinta adalah ungkapan dari ketertarikan watak terhadap sesuatu yang dianggap lezat.” (Lihat: Ihyaa Uluumiddiin/5, hlm. 183). إن حب القَلْبِ ل...
MA’RIFATUL ‘AALAM; KIAT SELAMAT DARI JEBAKAN NATIVISME

MA’RIFATUL ‘AALAM; KIAT SELAMAT DARI JEBAKAN NATIVISME

Aqidah, Diraasatul Adyaan wal Firaq, Manhaj, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Tidak ada yang mampu menyangkal, betapa Allah 'azza wa jalla itu Maha mengatur segalanya; Bumi yang kita pijak dan langit yang kita junjung dengan segala asesoris galaksi dan taburan andromeda yang menghiasi angkasanya, itu merupakan tanda-tanda kebesaran-Nya. Demikian pula daratan dengan semua hutan dan gunung-gunung yang berdiri dengan kokohnya, serta hamparan lautan lepas sejauh mata memandang. Beragam makhluk daratan, seluruh biota laut, juga tumbuh-tumbuhan yang tidak terhitung jumlahnya. Semua itu merupakan gugusan ayat-ayat yang menunjukkan kuasa-Nya. Bagaimana Allah 'azza wa jalla menciptakan langit dan bumi, menggulirkan siang dan malam, menurunkan hujan dan menghidup suburkan bumi yang tadinya mati, mewujudkan segala bentuk kemanfaatan bagi...
ANCAMAN NIHILISME DAN BAHAYANYA TERHADAP ‘AQIDAH ISLAM

ANCAMAN NIHILISME DAN BAHAYANYA TERHADAP ‘AQIDAH ISLAM

Aqidah, Diraasatul Adyaan wal Firaq, Manhaj, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Belakangan ini viral di media sosial berbagai letupan berpikir yang sangat mengkhawatirkan; Mulai dari munculnya kelompok yang menamakan diri "gerakan menolak masuk sorga", gagasan membuat "komunitas Islam KTP", tuntutan hak konstitusi bagi warga negara agar mendapatkan perlindungan hukum "untuk tidak beragama", hingga seloroh berlebihan "reuni di neraka". Narasi-narasi liar seperti ini bukan tanpa argumen; Kelompok pertama beralasan bahwa amalan seseorang dengan mengharapkan masuk sorganya Allah 'azza wa jalla, berarti perbuatan tersebut tidak ikhlas. Kelompok kedua menganggap bahwa agama tidak lebih dari sekadar identitas belaka [simbol atau merk], artinya tidak ada kaitan dengan keyakinan dan kepercayaan. Kelompok ketiga berpandangan bahwa beragam...
ISLAM DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF

ISLAM DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF

Aqidah, Da'wah, Manhaj, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sebagai agama petunjuk [diinul hidaayah] yang memiliki fungsi universal, maka dalam pengkajiannya membutuhkan banyak ragam pendekatan. Hal ini dilakukan, tidak lain agar pemahaman ke-Islaman [mafaahimul Islaamiyyah] yang dimaksud dapat diambil intisarinya secara komprehensif. Misi ini sejalan dengan alasan mengapa Ayah Adam dan Bunda Hawa' [sebagai cikal bakal manusia] yang diturunkan ke muka bumi dengan dilengkapi bekal petunjuk [hudan] berupa "jalan kehidupan" dan "jalan kematian" sekaligus sebagaimana diisyaratkan QS. Al-Baqarah/ 2: 38. Untuk sampai pada tingkat pengetahuan, maka dibutuhkan "pemahaman" [al-fahm] yang mampu mengantarkan kepada sesuatu yang ditemukannya itu. Di antara pendekatan yang seharusnya ditempuh, minimalnya adalah sebagai be...
BERATNYA MENJADI KHALAF DI TENGAH GELOMBANG ZAMAN PENUH KHILAF DAN INHIRAAFAAT

BERATNYA MENJADI KHALAF DI TENGAH GELOMBANG ZAMAN PENUH KHILAF DAN INHIRAAFAAT

Aqidah, Da'wah, Diraasatul Adyaan wal Firaq, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Untuk menyebut generasi terbaik masa lampau yang disandarkan pada tiga zaman kemuliaan [masa shahabat, taabi'in, dan taabi'ut taabi'in], para ulama menyebutnya dengan istilah as-salafus shaalih atau panggilan ringkasnya salaf. Sedangkan generasi belakangan yang mewarisi kebaikan masa lalu, mereka disebut khalaf. Landasan teologis yang menunjukkan adanya istilah salaf ini adalah peryataan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam sendiri yang menyebutkan bahwa mereka merupakan "sebaik-baiknya manusia" [khairun naas], "sebaik-baiknya zaman" atau "sebaik-baiknya abad" [khairul quruun]. Sedangkan landasan teologis adanya sebutan generasi khalaf, adalah pernyataan Rasulullaah terkait akan datangnya "generasi belakangan yang adil" [khalafun 'uduulun] yan...
REKAM JEJAK KERUSAKAN BERAGAMA DAN KEJAHATAN KEMANUSIAAN

REKAM JEJAK KERUSAKAN BERAGAMA DAN KEJAHATAN KEMANUSIAAN

Aqidah, Tsaqofah, Uncategorized
REKAM JEJAK KERUSAKAN BERAGAMA DAN KEJAHATAN KEMANUSIAAN// 1) Penyandang gelar al-maghdhuub [manusia yang dimurkai], 2) Penyandang gelar mu'ridhuun [karakter penolak, culas dan pembelot], 3) Pelaku yuharrifuunal kalima min ba'di mawaadhi'ihi [karakter pengubah Kalam suci], 4) Pelaku yakfuruuna bi aayaatillaahi [karakter pengingkar wahyu], 5) Pelaku yaqtuluunal anbiyaa bi ghairi haqqin [karakter jagal pembunuh para Nabi, sekalipun pemimpinnya], 6) Penobatan dzaalika bimaa 'ashauw wa kaanuu ya'taduuna [pengumbar dan pengobar kedurhakaan yang melampaui batas], 7) Pemilik sifat latufsidunna fiil ardhi [kejahatan kemanusiaan yang paling diwaspadakan]. Apabila Al-Qur'an telah mengingatkan seperti itu, masih percayakah kita kepada sosok David Ben Gurion, Golda Meir, Yitzak Rabin, Menachem Begin, ...
HIJRAH DARI PENYIMPANGAN DAN KESESATAN

HIJRAH DARI PENYIMPANGAN DAN KESESATAN

Aqidah, Da'wah, Uncategorized
HIJRAH DARI PENYIMPANGAN DAN KESESATAN// Untuk menyebut kata "sesat", terkadang Al-Qur'an menggunakan kalimat zayghun [condong pada kesesatan], ghayyun [jalan menuju kesesatan], dan dhalaalun [terperosok dalam kesesatan]. Memang benar, penyimpangan dan kesesatan itu terjadi, biasanya berawal dari rasa simpatik dan kecenderungan hati, diiringi dengan "mencoba-coba" untuk masuk, dan berakhir dengan ketergelinciran yang mapan. Selagi kita berada di bulan yang sarat inspirasi sejarah penuh semangat, yakni bulan mulia Muharram; Nampaknya "berhijrah" dari berbagai ragam keburukan, adalah suatu yang niscaya dilakukan. Tidak terkecuali berpindah posisi [intiqaal], meninggalkan suasana [tark], bergerak tempat [harakat], ataupun perubahan sikap [taghyiir] dari mencekam menjadi aman sentosa, dari keg...
MENAKAR NALAR PENGUMBAR NARASI LIAR

MENAKAR NALAR PENGUMBAR NARASI LIAR

Aqidah, Da'wah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara sifat yang bisa merusak ajaran agama adalah mengikuti kehendak nafsu [ittibaa'ul hawaa], berburuk sangka kepada Allah 'azza wa jalla [suu'uz zhan billaah], dan berlebihan dalam memahami agama tanpa piranti ilmu [al-ghuluw fid diin]. Selain itu, sikap menyombongkan diri [takabbur] yang menyebabkan seseorang terbiasa menolak kebenaran [batharul haq], dan senang merendahkan orang lain [ghamthun naas]. Menarik untuk direnungkan, timbulnya beragam kegaduhan dan penyimpangan dalam beragama tidak lepas dari sifat yang telah disebutkan. Ketika akal pikiran dipertuhankan, menyangka bahwa Allah 'azza wa jalla memiliki banyak kelemahan sehingga menempatkan diri berhak untuk menafsirkan, kemudian memaksakan kehendak diri dalam menyimpulkan pemahaman ag...
MENYOAL MIMPI MENGGUGAT LAMUNAN (Sebuah Pengantar Buku)

MENYOAL MIMPI MENGGUGAT LAMUNAN (Sebuah Pengantar Buku)

Aqidah, Da'wah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Dengan mengucapkan al-hamdu lillaahi Rabbil 'aalamiin, akhirnya Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) Jakarta kembali menyuguhkan hasil telaahnya. Adapun yang menjadi obyek kajian, adalah terkait fenomena baru yang akhir-akhir ini cukup viral di media sosial, yakni "Mimpi Muhammad Qasim" dari Pakistan. Melalui beragam sumber berupa artikel-artikel, tayangan youtube, bahkan tulisan PDF berbahasa Melayu, pengkajian ini pun dapat diselesaikan. Sebagai pengurus dan penulis sekaligus, adinda Ustadz H. Rahmat Ramadhan, Lc., M.H. bersama Tim biidznillaah telah berhasil mengkritisinya dalam sebuah buku yang diberi judul: "Penyimpangan Mimpi-mimpi Muhammad Qasim" . Tujuannya tidak lain, selain menjadi penyeimbang pandangan dalam mengedukasi ummat I...
TIDAK MUDAHNYA IKHTIAR MENJADI GOLONGAN YANG SELAMAT

TIDAK MUDAHNYA IKHTIAR MENJADI GOLONGAN YANG SELAMAT

Aqidah, Diraasatul Adyaan wal Firaq, Manhaj, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Kata "golongan" dalam al-Qur'an dan as-Sunnah, terkadang menggunakan kata jamaa'ah untuk menyebut kumpulan orang-orang yang bersesuaian dengan kebenaran [al-haq], dan kata firqah untuk menyebut kumpulan orang-orang yang menyelisihi kebenaran [mukhaaliful haq]. Demikian shahabat 'Abdullah bin Mas'ud dan 'Ali bin Abi Thalib radhiyallaahu 'anhumaa menuturkan. Selain itu terkadang menggunakan kata thaaifah, untuk menyebut kumpulan dengan sifat atau karakteristik tertentu. Di antara kalimat populer yang bisa ditemukan adalah: kumpulan orang-orang yang mendalami pemahaman agama [thaaifah mutafaqqihiina fid diin] dan orang-orang yang mendapatkan pertolongan Allah 'azza wa jalla karena pembelaan terhadap agama dan ketaatan pelakunya [thaaifah manshuurah]. ...
TAFSIR AGAMA DI PERSIMPANGAN JALAN

TAFSIR AGAMA DI PERSIMPANGAN JALAN

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Sudah hampir satu bulan tidak menulis; Selain medianya mulai macet karena kepenuhan data, juga banyak objek telaah yang memerlukan perhatian untuk didahulukan. Namun demikian, ada banyak hikmah yang bisa diambil faidah. Minimalnya dapat menyimak banyak ulasan dari berbagai berita media sosial terkait semakin liarnya narasi tafsir agama yang kian mengkhawatirkan. Maraknya pandangan keagamaan yang kurang populis dan tidak familiar dalam ajaran Islam yang muktabar di kalangan ahli ilmu; Seperti halnya shalat berjarak tanpa alasan ['ilat] syari'at, adanya perempuan di tengah barisan shalat laki-laki, rencana khatib Jum'at oleh kaum Hawa, senandung salam agama tertentu yang bukan Islam, hingga dagelan atau seloroh "madzhab Bung Karno" yang menghebohkan ...
MEREKA MENABUH GENDERANG PERANG DAN MERUSAK SUMBER KESEJUKAN HATI KITA

MEREKA MENABUH GENDERANG PERANG DAN MERUSAK SUMBER KESEJUKAN HATI KITA

Aqidah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Merendahkan, melecehkan, dan menghinakan berbagai simbol agama [syi'aarud diin] merupakan bentuk penentangan yang nyata terhadap Dzat Yang Maha Pencipta. Terlebih syi'ar suci berupa kalamNya seperti halnya Mushhaful Qur'aan yang wajib dirawat dan dipelihara. Ada banyak bentuk penodaan yang dilakukan; mulai dari merusak fisik mushhaf, menyamakan ayatNya dengan qaul manusia, melantunkan ayatNya dengan alunan permainan hiburan, membaca ayatNya bukan pada tempatnya [termasuk di gereja, klenteng, atau tempat pemujaan lainnya], membacanya di tempat-tempat kotor dan terlarang, atau memposisikan tulisan ayatNya pada tempat yang tidak layak [di toilet, di bawah telapak sandal/sepatu, dan lain-lain], juga menafsirkan Al-Qur'an dengan sekehendak nafsu tanpa pi...
ZAMAN GORO-GORO

ZAMAN GORO-GORO

Aqidah, Uncategorized
ZAMAN GORO-GORO // Di kala jagat raya gonjang-ganjing penuh keburukan, itu pertanda Batara Kolo murka; Di tengah-tengah kesemrawutan tersebut [Kolo Bendhu], diharapkan segera hadirnya sosok juru selamat, itulah "Satrio Piningit" yang ditunggu-tunggu. Demikian, keyakinan ini dipercaya oleh mereka yang mendasarkan pandangannya pada kebatinan. Dalam menafsir zaman, sudah tentu bagi seorang Muslim memiliki bimbingan tersendiri, terutama 'aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaa'ah yang mengajarkan akan adanya sosok pemimpin adil, meluruskan ummat manusia dari penyimpangan. Dia adalah Al-Mahdi yang dijelaskan secara rinci dalam hadits-hadits shahih dan kitab-kitab mu'tabar para ulama. Karena sifatnya masih ghaib dan bagian dari tanda besar akhir zaman yang masih terhijab, maka tidak patut kita menerka dan...
MODERASI DAN PEMBAHARUAN BUKANLAH PERKARA YANG SALING TERPISAH

MODERASI DAN PEMBAHARUAN BUKANLAH PERKARA YANG SALING TERPISAH

Aqidah, Tsaqofah, Uncategorized
MODERASI DAN PEMBAHARUAN BUKANLAH PERKARA YANG SALING TERPISAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Dua bulan yang lalu, tepatnya Jum'at, 26 Agustus 2022. Lembaga Kaderisasi Ulama Istiqlal di bawah pembinaan Prof. Dr. Nazaruddin Umar, Prof. Dr. Quraisy Syihab, dan Prof. Dr. Ahmad Thib Raya menyelenggarakan perhelatan ilmiah berupa multaqaa dengan mengundang tokoh Ulama Mesir kelahiran Jeddah [turunan Yaman], yakni Syaikh Al-Habib 'Ali Zainal 'Abidin al-Jufri yang didampingi tokoh sepuh Syaikh Prof. Idris al-Jufri al-Maghribi dari Universitas Qarawiyin Maroko. Seminar Internasional dalam rangka Kaderisasi Ulama untuk mewujudkan "para mujahid moderat" [meminjam bahasa Prof. Nazaruddin] sebagaimana disampaikan pembinanya ini, mengambil tajuk: دور العلماء لترسيخ التوسط في التدين و إعادة إح...
MERAWAT IMAN TAUHID MENCEGAH PEMURTADAN

MERAWAT IMAN TAUHID MENCEGAH PEMURTADAN

Aqidah, Uncategorized
MERAWAT IMAN TAUHID MENCEGAH PEMURTADAN // Dengan menghadirkan KH. DR. Muhyiddin Junaidi, KH. Dr. Amirsyah Tambunan, KH. Abu Deedat Syihab, MH., KH. Teten Romly Qomaruddien, H. Fadhlan Garamatan, H. Dondy Tan, dan H. Sholahuddin Al-Ayubi, M.A. Maka FGD LDK MUI yang dihadiri berbagai utusan Ormas Islam dan Lembaga Muallaf Centre ini, diharapkan mampu mewujudkan agenda sinergis dalam menghadang laju pemurtadan dari berbagai lini. Selain menghadapi modus konvensional, di forum tersebut diserukan pula agar para cendikiawan dan pegiat dakwah berikhtiar keras untuk memperkaya literasi dalam meluruskan diksi dan narasi miring, di mana terminologi agama menjadi sasaran pengkaburan makna. Istilah-istilah semisal kalimatun sawaa, al-hanifiyyah as-samhah, ummatan wasathan, rahmatan lil 'aalamiin, dan...
error: Content is protected !!