Sebutir Pasir untuk Penulis Buku “Menafsir Natsir”
Sebutir Pasir untuk Penulis Buku "Menafsir Natsir"Oleh:Teten Romly Qomaruddien
Bukan perkara mudah bagi seorang penulis, atau yang sedang belajar menulis, ketika ia memiliki keinginan kuat untuk membedah seorang tokoh. Terlebih tokoh tersebut, bukan teman sejawat, atau pun kaitan guru-murid yang turut serta senyawa dalam kehidupannya.
Meminjam bahasa para ulama, yang namanya mengenal itu, terbagi dua macam; mengenal sekilas tanpa kedalaman pengetahuan yang sebenarnya (ma'rifatul 'ain wal jins), ada juga mengenal keadaan yang sebenarnya secara mendalam (ma'rifatul haal wal ahwaal). Tak terkecuali, ketika seorang penulis ingin membedah tokoh sekaliber Allaahu yarhamh Mohammad Natsir. Kalaulah bukan karena ikut membersamainya, atau memiliki kekuatan minat baca yang tinggi akan karya...













