Kamis, Agustus 27MAU INSTITUTE
Shadow

Uncategorized

CARA SANTRI NUU WAAR MENJEMPUT BERKAH

CARA SANTRI NUU WAAR MENJEMPUT BERKAH

Da'wah, Uncategorized
CARA SANTRI NUU WAAR MENJEMPUT BERKAH// Ada yang menarik setiap jelang shalat berjama'ah, para santri Papua bergiliran maju ke depan dan mengalunkan beberapa ayat Al-Qur'an, do'a-do'a, dan alunan lainnya. Yang menjadi fokus perhatian, berulan-ulang santri-santri tersebut mengajak hadhirin agar pesantrennya dapat merampungkan masjid kebanggaan Al-Faatih Kaaffah Nusantara di sela-sela do'a mereka. Masjid yang berdiri kokoh dan megah di lahan 32 hektare ini, menjadi saksi bahwa peradaban itu ada. "Saudara-saudara para jama'ah, mari do'akan Pesantren Nuu Waar agar bisa menyelesaikan pembangunan masjid setinggi 7 lantai", tuturnya lembut. Tampak di layar, latar depan untuk imam, dengan hiasan bunga sintetik yang menghijau disertai klap klip lampu hias. Alhamdulillaah, sebelum mendapatkan sirama...
LDK MUI Pusat Award

LDK MUI Pusat Award

Da'wah, Uncategorized
Dihadiri KH. DR [HC] Muhyiddin Junaidi MA. (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat), Dr. H. Anwar 'Abbas, MM. (Waketum MUI Pusat), Dr. H. Amirsyah Tambunan (Sekjend MUI Pusat), dan KH. Cholil Nafis, Ph.D. (Ketua MUI), Bidang Kajian & Ghazwul Fikri Dewan Da'wah mempresentasikan seputar "Strategi Menghadang Pemurtadan dan Aliran Menyimpang" dalam acara Penganugerahan LDK MUI Pusat Award kepada keluarga Mu'allaf dan Lembaga Mu'allaf yang telah mendedikasikan diri dalam amal dakwahnya di lingkungan dan lapangan dakwah masing-masing wilayahnya. Acara yang digelar, merupakan tanggung jawab LDK sebagai kelanjutan program sebelumnya Komite Dakwah Khusus (KDK), ujar Drs. H. Abu Deedat Syihab, MH. (Ketua LDK MUI Pusat). Sebanyak 200 kader perwakilan Ormas Islam, Lembaga Dakwah, dan Lembaga Pem...
“MULUNGAN ELMU” TI KANG DEDDY

“MULUNGAN ELMU” TI KANG DEDDY

Hikmah, Uncategorized
"MULUNGAN ELMU" TI KANG DEDDY// Saat Haflah Imtihan 2010, PPI 81 mengundang seseorang yang tak asing bagi kaum Muslimin Jawa Barat, khususnya Kota Kembang tahun 1980an. Sejak SD, ayahku telah bercerita: "Kalau jadi jagoan kayak Deddy Rahman, bapaknya ulama besar. Singa itu, sekarang akan ceramah". Pria tegap, gagah, dan berwibawa. Itulah Ustadz Deddy Rahman (putra KH. E. Abdurrahman). Waktu itu ditaqdirkan dapat ber-muwajahah dengannya, ustadz pun memulai cerita: "Dulu saya sering dicari pihak berwajib, gara-gara suka bikin gaduh. Setelah sadar masih dicari juga. Bedanya, dulu diburu karena badung, sekarang karena dakwah saya katanya keras". Berikutnya, ustadz pun bertutur: "Rumasa baheula bedegong ka kolot, maraneh mah bersyukur jadi santri". Maksudnya: "Saya mengaku, dulu ngak patuh sama...
STAI PERSIS Jakarta Mengucapkan Rasa Syukur

STAI PERSIS Jakarta Mengucapkan Rasa Syukur

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
STAI PERSIS Jakarta Mengucapkan Rasa Syukur Kepada Allah 'Azza wa Jalla dan menyampaikan ucapan selamat Atas Dianugerahkannya LDK MUI Pusat Award Kepada: PW. Persis Jawa Tengah (Penanggulangan Pemurtadan Lereng Merbabu)PP Pemuda Persis Diwakili oleh PW Pemuda Persis Jawa Barat (Penanggulangan Pemurtadan Nusakambangan Cilacap)Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Jawa Barat (Penanggulangan Pemurtadan Wilayah Selatan Jawa Barat) Dengan Kategori Pembinaan dan Penyelamatan Aqidah Ummat di Kawasan Rawan Pemurtadan Semoga Senantiasa Berlabuh di Hati Ummat dan Istiqamah di Jalan Dakwah
PEMETAAN ‘AQIDAH ISLAMIYAH DI TENGAH ARUS PERUBAHAN GLOBAL

PEMETAAN ‘AQIDAH ISLAMIYAH DI TENGAH ARUS PERUBAHAN GLOBAL

Aqidah, Da'wah, Uncategorized
PEMETAAN 'AQIDAH ISLAMIYAH DI TENGAH ARUS PERUBAHAN GLOBAL// Sebagai "semulia-mulianya ilmu" (asyraful 'uluum), Ilmu Tauhid atau ilmu 'Aqidah memiliki fungsi sangat penting, terlebih percaturan global saat ini. Kekokohannya benar-benar dipertaruhkan di tengah ujian dahsyat lajunya peradaban. Laksana pusaran air, yang mempertemukan aliran-aliran yang teramat kuat menerjang dalam satu kubangan. Dalam dimensi mental-spiritual, sosok-sosok muwahhid sangat dinantikan hadirnya. Mengedepankan perkara Tauhid di atas kepentingan lain, merupakan landasan pokok dalam bermanhaj dan menentukan khitthah juang. Memetakan Tauhidullaah sebagai pemersatu ummat, adalah hal yang niscaya. Pendidikan anak bangsa yang berteraskan Tauhid, merupakan kewajiban asasi dalam mengarahkan arus perubahan. Dan ekolisosbud...
MENGENAL “KEBENARAN”

MENGENAL “KEBENARAN”

Hikmah, Uncategorized
MENGENAL "KEBENARAN"// Kata "benar" dalam Al-Qur'an ditulis dengan "al-haqq", artinya ketetapan, kewajiban, bagian tertentu, atau kebalikan "al-baathil". Dikatakan "hakikatnya" (fil haqiiqah), maknanya "kebenaran sesungguhnya". Al-Jarjani menarasikannya dengan: Ats-tsaabitu al-ladzii laa yusawwighu inkaarahu, "ketetapan yang tidak membenarkan penolakan" (Lihat: At-Ta'riifaat, hlm. 89). Dalam pemetaannya, ada kebenaran atas dasar keyakinan, kepercayaan, atau credo. Itulah kebenaran religius. Yang bersandar pada rumusan-rumusan, metode, dan kesimpulan. Itulah kebenaran ilmiah. Dan yang bersandar pada pencarian apa, bagaimana, dan seperti apa hasilnya. Itulah kebenaran filosofis. Sebagaimana dijelaskan para ulama, semisal Al-Ghazaly, Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayyim, dan lainnya; Ketika mengurai ha...
ANAKING, JIMAT AWAKING!!!

ANAKING, JIMAT AWAKING!!!

Tarbiyah, Uncategorized
ANAKING, JIMAT AWAKING!!!// Betapa perhatiannya para ulama akan nasib para peserta didik; Al-Ghazaly menulis risalah Ayyuhal Walad, Ibnu Qayyim menulis Tuhfatul Waduud fii Ahkaamil Mauluud. Tuan Ahmad Hassan menulis Wahai Anakku, Wahai Cucuku, dan Wahai Puteriku. Demikian pula buku legend yang selalu dijadikan rujukan oleh Jurusan Pendidikan Islam, yaitu Tarbiyatul Aulaad fil Islaam karya Dr. Nashih 'Ulwan. Tentu, masih banyak judul buku lainnya. Sungguh, apabila mentadabburi kembali terminologi Al-Qur'an dan Hadits Nabi, maka akan ditemukan beragam akar pendidikan dalam Islam. Mulai dari ta'liim (penyampaian ilmu secara umum), tadriis (penyampaian ilmu secara terukur), tarbiyah (penyampaian ilmu secara momongan), ta'diib (penyampaian ilmu secara etika/ keteladanan), tahdziib (penyampaian ...
BANGUNAN INI TURUT MENJADI SAKSI

BANGUNAN INI TURUT MENJADI SAKSI

AKHBAR NEWS!, Breaking News, Uncategorized
BANGUNAN INI TURUT MENJADI SAKSI// Ini bukan pemandangan di Palestina, atau pemugaran Masjid di India. Melainkan dimulainya pembangunan Islamic Center Persatuan Islam Jakarta yang berada di Bambu Apus Cipayung Jakarta Timur. Dari kampus inilah lahir ratusan Hafizh dan alumni Bahasa Arab Ma'had Utsman bin 'Affan, dari kampus ini pula para sarjana pemandu ummat siap dilahirkan. STAIPI Jakarta yang diidam-idamkan pun, kini menjadi kenyataan. Derap langkah juang sudah diayunkan, genderang seruan telah ditabuh. Jangan biarkan kita berpangku tangan sahabat … Jangan biarkan para sepuh berjuang sendirian … Ada tanggung jawab kita meringankan bebannya, ada hak mereka untuk mendapatkan sokongan anak-anak ideologisnya. Tanpa pengorbanan mereka, kita bukan siapa-siapa dan tidak ada apa-apanya. Bukanka...
BELAJAR LOYAL DAN CINTA TANAH AIR DARI SEORANG FADHLAN GHARAMATAN

BELAJAR LOYAL DAN CINTA TANAH AIR DARI SEORANG FADHLAN GHARAMATAN

Da'wah, Uncategorized
BELAJAR LOYAL DAN CINTA TANAH AIR DARI SEORANG FADHLAN GHARAMATAN// Lokasinya tak jauh dari kota. Tepatnya Kampung Bunut, Tamansari, Setu, Bekasi, Jawa Barat. Itulah Pondok Pesantren Nuu Waar (artinya: "cahaya dari Timur") yang digawangi seorang da'i Papua bersama isteri tercintanya. Sejak didirikan tahun 1994 di Pondok Hijau, mulai dari 5-10 santri, kini Yayasan Al-Faatih Kaffah Nusantara (AFKN), telah memiliki puluhan hektare tanah wakaf, dan mengasuh 750an santri asal Timur. Bangga menjadi Islam, bangga menjadi Indonesia, bangga menjadi orang Timur, dan bangga menjadi putera Papua Muslim sangat kental dalam jiwanya. Walaupun belum sempurna, sejak 2012 Markaz ini kerapkali dijadikan tempat perhelatan nasional. Tak terkecuali Lembaga Dakwah Khusus (LDK) MUI Pusat, sering memanfaatkannya s...
TIGA PENGALAMAN BELAJAR BERSAMA PROF. AHMAD TAFSIR

TIGA PENGALAMAN BELAJAR BERSAMA PROF. AHMAD TAFSIR

Hikmah, Uncategorized
TIGA PENGALAMAN BELAJAR BERSAMA PROF. AHMAD TAFSIR// Pertama; Dalam sebuah workshop, beliau menuturkan: "Maksimalkan membaca itu sampai S2, kalau S3 waktunya menuangkan apa yang dipikir. Karena setelah itu, tak ada lagi S4, S5, dan seterusnya." Kedua; Dalam seminar kelas, beliau cerita terkait cucunya: "Kakek, lihat dech kek nilaiku bagus, tapi ada merahnya" (sambil menunjuk buku nilai yang ada beberapa angka 5-nya). Sang kakek menjawab sambil memeluk sayang: "Iya yah, bagus ada nilai berwarnanya. Ngak apa-apa, dulu juga kakek pernah ponten 5, sekarang kakek jadi profesor." Ketiga; Masih dalam seminar kelas, beliau menasehati: "Guru itu murabbi (pembimbing), mursyid (pemandu). Ada juga yang berlebihan, harus mendekati "sifat ketuhanan" (saking harus sempurnanya). Makanya di Jepang, Guru it...
AGAR SANTRI PAHAM BAHAYA KOMUNISME

AGAR SANTRI PAHAM BAHAYA KOMUNISME

Aqidah, Da'wah, Uncategorized
AGAR SANTRI PAHAM BAHAYA KOMUNISME// Memonopoli kekayaan dari negeri tertindas, adalah prinsip kapitalisme. Melakukan penjajahan demi kekuasaan, adalah langkah imperialisme dan kolonialisme. Melakukan kontra terhadap kapitalisme, itulah akar sosialisme. Melawan imperialisme, itulah semangat nasionalisme. Namun, apa jadinya apabila perlawanan terhadap keduanya itu terpental dari asas agama? Maka sudah bisa dipastikan, yang akan muncul kemudian adalah: penuhanan kebendaan (materialisme, maaddiyyah), penuhanan akal pikiran (rasionalisme, 'aqlaaniyyah), pengagungan kebebasan (liberalisme), pembenaran segala keyakinan (pluralisme), pelestarian budaya lokal yang menyimpang (nativisme), dan pencampuran ajaran (sinkretisme). Semua itu, merupakan jalan pintas menuju paham terpisahnya agama dari uru...
ILMAANIYYAH BUKAN MADZHAB KEILMUAN

ILMAANIYYAH BUKAN MADZHAB KEILMUAN

imamah, Uncategorized
'ILMAANIYYAH BUKAN MADZHAB KEILMUAN// Banyak orang menyangka, intelektual yang berani mengkritisi wahyu, tandanya ilmuwan hebat. Apalagi berani membulinya, bisa dipuji dan dipuja sebagai begawan rasional, pangeran kebebasan yang sakti mandraguna. Apa yang terbetik dalam fikirannya seolah cerdik, yang terbuncah dari lisannya seolah tak bisa dibantah, penentangannya terhadap bimbingan Allah 'azza wa jalla dan rasulNya seolah kebenaran. Lempar batu sembunyi tangan, tebar kegaduhan, tuduh orang baik-baik sebagai "mabuk beragama". Itulah 'ilmaaniyyah [sekularisme], faham yang selalu berusaha memisahkan agama dari kehidupan dunia atas nama ilmu. Mereka menghormati semua agama kecuali Islam, menjunjung tinggi semua bahasa kecuali bahasa Arab, menghargai semua pendapat kecuali fatwa, mewajarkan se...

BELAJAR FANATIK DARI DIALOG MEMAKNAI “TOLERANSI BERAGAMA”

Uncategorized
BELAJAR FANATIK DARI DIALOG MEMAKNAI "TOLERANSI BERAGAMA"// Dalam acara bedah buku Dr. Sudibyo Markus, "Dunia Barat dan Islam; Cahaya di Cakrawala". Prof. Romo Magnis Suseno, membedah dengan sangat baik bagaimana tolerannya Islam di masa-masa awal Eropa. Sebagai peserta, al-faqir memberanikan diri mengajukan pertanyaan sembari guyon. "Membaca banyak tulisan, dan mendengarkan paparan Romo, nampaknya Romo sangat simpatik terhadap Islam. Mungkinkah Romo pun siap memeluk Islam?". Sontak sang Profesor pun, mengubah tegak tempat duduknya, seiring suara riuh peserta (ada yang tepuk tangan, ada juga yang tertawa lebar). "Saudara Romly, pertanyaan ini kali kedua, setelah pertanyaan yang sama waktu seminar di UGM. Beginih!!! Seperti keimanan saudara terhadap Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sal...
HARAPAN ITU SEGERA TUMBUH DI BAMBU APUS

HARAPAN ITU SEGERA TUMBUH DI BAMBU APUS

Breaking News, Uncategorized
HARAPAN ITU SEGERA TUMBUH DI BAMBU APUS// Bertepatan Selasa, 21/09/2021 (bakda zhuhur) menjadi sejarah bagi warga Jakarta, khususnya warga Persatuan Islam wilayah ibukota. Dengan idzin Allah 'azza wa jalla, peletakan batu pertama Gedung Islamic Center Persatuan Islam DKI Jakarta dimulai. Kawasan yang selama ini telah menjadi "kawah candradimuka" (terdiri dari Masjid Al-Ittihad, Ma'had Utsman bin 'Affan, Kampus STAI PERSIS (STAIPI) Jakarta, dan Asrama Mahasiswa, ke depan akan lebih menampilkan wajah barunya. Terlebih PP Persatuan Islam, akan membuka kantor di komplek ini. Selain itu, pembentukan UMKM dan aktivitas dakwah-sosial PW. PERSIS Jakarta pun akan menyemarakkan Markaz dakwah idaman ini. Hadir dalam momentum emas tersebut, K.H. Aceng Zakaria (Ketua Umum PERSIS), Jenderal Polisi Listy...

MERENGEK” MINTA DIBELIKAN KITAB

Uncategorized
"MERENGEK" MINTA DIBELIKAN KITAB// Bisa dimaklumi, selain masih dirasa sulit mendapatkan akses digital, juga kurang afdhal rasanya ngaji rutin ngak pake kitab. Setelah bertanya: Syarah terbaik apa yah stadz untuk kajian Bulughul Maram dan Riyaadhus Shaalihiin?. Ustadz Muzayyin menjawab, "Cari dech sendiri di perpustakaan rumah". Ternyata, dua kitab yang dicari lumayan tebal, ngak mungkin dicopy (10 jilid, satu jilidnya tak kurang 650-700 halaman). "Gini ajah, temuin Ustadz Syuhada, gimana caranya mendapatkan dua syarah yang dicari itu", ujarnya. Setelah dibekali beberapa kitab kecil, pekan berikutnya kami bertandang ke rumah Ustadz Syuhada. Mulailah "merengek", diawali dengan menjelaskan keunggulan dua syarah tersebut. Di samping dua kitab ini terbilang baru, bahasa dan pembahasannya mudah...
error: Content is protected !!