Minggu, Mei 24MAU INSTITUTE
Shadow

Uncategorized

PEWARISAN NILAI SANG MENTOR

PEWARISAN NILAI SANG MENTOR

Hikmah, Uncategorized
PEWARISAN NILAI SANG MENTOR// Sosoknya tak banyak mengobral kata, kalau pun bicara datar. Al-Faqir mengenalnya, sejak di LPDI Jakarta [1992-1994]. Dialah H. Amin Djamaluddin (Direktur LPPI). Kisah paling menarik, ketika beliau dipanggil Allaahu yarhamh Pak M. Natsir sehubungan tulisannya di Harian Pelita. "Saudara yang bernama Amin?", tanya Bapak. Iya pak, jawab Amin. "Apakah benar ini tulisan saudara?", tanya bapak lagi. Benar pak, jawabnya. "Saudara tahu orang yang saudara kritik?", tanyanya mengejar. Saya tidak tahu pak, jawabnya tenang. Baru Pak Natsir menjelaskan: "Tulisan yang saudara kritik, adalah tulisan seorang tokoh pengagum orientalis, dan saudara mampu mengkritisinya. Apa yang bisa saya bantu?". Itulah sosok mentor yang hebat, bapak sangat apresiatif ketika melihat anak muda b...
KEKACAUAN DI BALIK KICAUAN

KEKACAUAN DI BALIK KICAUAN

Jadwal Kajian, Kebangsaan, Uncategorized
KEKACAUAN DI BALIK KICAUAN// Di antara petaka agama, adalah kekacauan berfikir. Al-Qur'an mengingatkan, hadits Nabi pun mewanti-wantikan. Munculnya kicauan-kicauan pemuja akal dan hawa nafsu [Perh. QS.25:43], juga kerusakan agama dikarenakan pemikiran ekstrim, skenario batil, atau pun interpretasi tanpa piranti ilmu [HR. Al-Baihaqi dari shahabat Ibrahim bin 'Abdurrahman al-'Udzri]. Kini menjelma menjadi euforia yang mengkhawatirkan. Kemunculan berbagai varian Islam telah mengubah paksa pengkotak-kotakkan muslim itu sendiri; fundamentalis, tradisionalis, modernis, dan sekularis minimalnya. Selain itu, liarnya beragam penafsiran terhadap terminologi qur'ani semisal rahmatan lil 'aalamiin dan wasathiyah yang dimaknai secara kebablasan. Dengan mengembalikan kepada wahyu, akal yang selamat, dan...
AGAMA DAN IDEOLOGI

AGAMA DAN IDEOLOGI

Hikmah, Uncategorized
AGAMA DAN IDEOLOGI// Seorang guru besar pernah memaparkan uraian singkatnya. Menurutnya, ada dua perkara yang sangat mempengaruhi manusia; yaitu agama dan ideologi. Keduanya memberikan janji dan tujuan, serta gambaran yang utuh dan ideal. Kesamaan dalam mencapai idealisme inilah, yang mendorong adanya kepuasan batin dan keyakinan tinggi bagi penganut atau pemeluknya. Terkadang orang memperlakukan ideologi sebagai agama, dikarenakan ideogi yang dianutnya diyakini mampu memberikan "jalan ideal" bagi hidupnya. Demikian sebaliknya, agama tak semata-mata diyakini sebagai proses spiritual, melainkan dapat mengantarkan kepada gambaran utuh yang ideal itu. Sebagai seorang Muslim layak bertanya, "Adakah yang lebih paripurna selain Islam dalam mengatur hidup dan kehidupan?". Jawabannya sangat jelas,...
KERJA KERAS SAJA TAK CUKUP

KERJA KERAS SAJA TAK CUKUP

Hikmah, Uncategorized
KERJA KERAS SAJA TAK CUKUP// Anak-anak ideologis Allaahuyarhamh Dr. Mohammad Natsir bercerita; "Bapak itu, kalau bertanya pekerjaan kepada para stafnya, selalu ada kalimat susulan. Bagaimana pekerjaanmu sudah selesai? Kalau jawabnya, belum pak! Bapak pun mengejar dengan kalimat lain. Kalau begitu, sampai di mana belum selesainya?". Itulah gambaran, betapa beliau sosok yang sangat menghargai nilai kerja keras seseorang. Tak ada yang beliau anggap kecil dari upaya seseorang, semua pekerjaan, terutama da'wah ilallaah, mengandung aneka kebaikan. Namun, "kerja keras" saja tak cukup apabila tak ditopang dengan penyangga-penyangganya. Agar pekerjaan lebih efektif, efisien, juga tak sekedar peras tenaga, maka "kerja cerdas" wajib dilakukan. Agar pekerjaan yang sudah optimal dengan mengerahkan tena...
MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG

MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG// Bukan karena berderetnya gelar, atau menggunungnya kedudukan dan jabatan. Sekalipun semua itu penting, namun bukanlah tujuan utama. Karena terkadang, hiasan-hiasan tersebut kerapkali menyandera diri, bahkan sering menutupi kebenaran yang sesungguhnya. Untuk itulah para ulama sering mengingatkan, agar kita tidak terpelanting dan terpeleset karenanya. Al-Hafizh Ibnu Qayyim rahimahullaah menuturkan: "Setiap kali ilmu seorang hamba itu melimpah ruah, maka semakin lapang dan luas pula dadanya. Dan ini tidak berlaku bagi semua ilmu, melainkan ilmu yang diwariskan Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam, yakni ilmu yang bermanfaat. Pemiliknya adalah manusia yang paling lapang dadanya, paling tidak sempit hatinya, paling baik budi pekertinya, dan paling bersih h...
HAM UNIVERSAL VS HAM PARTIKULAR

HAM UNIVERSAL VS HAM PARTIKULAR

Kebangsaan, Uncategorized
HAM UNIVERSAL VS HAM PARTIKULAR// Ada setumpuk problem hukum yang menunggu respon ummat, di antaranya RUU Tindak Kekerasan Sexual. Bersama FPKS MPR-RI, AILA, SPB, dan Ormas Islam, jihad konstitusional ini harus terus dikobarkan. Bukanlah rahasia, ketika membicarakan Hak Asasi Manusia, maka yang dimaksud HAM Universal [1948], di mana Agama belum mendapat tempat yang sepadan. Sebagai warga negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan Ketuhanan Yang Maha Esa [tertuang dalam UUD 45 dan falsafah negara], seyogyanya berjuang untuk mencermati, mengamati, dan menyikapi setiap langkah perundang-undangan sudah menjadi fardhu kifaayah. Munculnya Universal Islamic Declaration of Right [London, 1981] yang diikrarkan UNESCO di Paris, dan dideklarasikan OKI melalui Deklarasi Cairo [1991], m...
KATA KUNCINYA “BERKHIDMAT” UNTUK UMMAT

KATA KUNCINYA “BERKHIDMAT” UNTUK UMMAT

Hikmah, Uncategorized
KATA KUNCINYA "BERKHIDMAT" UNTUK UMMAT// Memori santri IKA PPI 76 babak pertama, bertemakan "Pendidikan, Dakwah, dan Pengabdian". Tak banyak yang bisa diungkap, selain memantik ingatan bentangan kenangan keteladanan yang teramat mendalam. Sebagai kawah candera dimuka, para ahli mengakui, bahwa pesantren merupakan lembaga ideal dalam melahirkan insan adabi yang dibangun di atas kemandirian. Relasi guru-murid yang menjunjung tinggi hikmah, diharapkan melahirkan para alumni yang berjiwa 'allimnii (selalu haus akan bimbingan ilmu) sebagaimana diasaskan para pendahulu. Responsif dalam membaca setiap perubahan, menjadi ciri utama generasi penakluk peradaban. Selalu mengambil faidah ilmu di setiap keadaan, menjadi dorongan kuat untuk senantiasa siap berenang di samudera kemanfaatan. Benar kata Us...
HIKMAH DI BALIK KISAH

HIKMAH DI BALIK KISAH

Jadwal Kajian, Uncategorized
HIKMAH DI BALIK KISAH// Selain tertulis dalam Surat Al-Qashash, juga dikisahkan pada surat lainnya. Inti kisah adalah 'ibrah, yakni pelajaran yang bisa disebrangkan dari masa lalu ke hari ini bagi orang berakal [QS.12:111]. Dijelaskan pula, fungsinya untuk mendapatkan penjelasan (bayaan), petunjuk (hudan), dan nasihat (mauw'izhah) [QS.3:138]. Agar kisah sejarah tidak berubah menjadi dongeng tak berdasar dan liar, maka Allah 'azza wa jalla mengingatkan dengan menurunkan sebaik-baik kisah dalam kitabNya [QS.12:3]. Lebih tegas lagi, Allah isyaratkan agar orang yang takut akan ancamanNya diingatkan langsung oleh Al-Qur'an [QS.50:45]. Demikian pula para shahabat Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam sangat mewanti-wantikan, agar tak terjebak dengan dongeng yang dibuat-buat (hadiitsan yuftar...
MEMORI SANTRI

MEMORI SANTRI

Tarbiyah, Uncategorized
MEMORI SANTRI// Para psikolog percaya, reuni bisa mendatangkan kebaikan; mengembalikan jati diri, mengasah ingatan, mengubah pandangan, introspeksi diri, dan munculnya gagasan. Tak mustahil, ada ketidak baikan. Semua itu, sangat tergantung pada nawaitu-nya. Dengan semangat persaudaraan dan berbagi kebaikan, sudah tentu majelis tersebut menjadi ruang yang diberkahi. Al-ashlu fii ijtimaail khirriijien shilatur rahimi wa jalbul mashlahah illaa maa dallas syaiu 'alaa khilaafihi; "Asal dalam pertemuan alumni adalah shilaturrahim dan mendatangkan kemashlahatan kecuali ada sesuatu yang memalingkannya". Dengan berkumpul, diharapkan ada banyak solusi ditemukan. Minimalnya, selain mengulang memori baik dan memperbaiki nucleus accumbens, yaitu otak kesenangan. Juga, dapat memecahkan persoalan bersama...
SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA “PEMUDA”

SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA “PEMUDA”

Hikmah, Kebangsaan, Uncategorized
SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA "PEMUDA"// Terlepas perdebatan belakangan ini, yang jelas tanggal 28 Oktober sudah ditetapkan sebagai hari sumpah pemuda. Sebagai Muslim, tentu menyadari bahwa pemuda adalah sebuah fase harapan, sekaligus puncak ideal dalam menumbuhkan tanggung jawab beragama. Sebagai pituin orang Indonesia, sudah pasti rasa menjadi seorang pribumi sangat melekat dalam jiwa raga. Demikian pula sebagai Pemuda atau pernah muda, tak dapat dilepaskan dari semangat hidup merdeka dan tinggi cita-cita. Teringat selagi menjadi SC training kepemudaan, ada materi Dauwrus Syabaab Fii Hamli Risaalatid Da'wah; "Peran Pemuda dalam Mengemban Risalah Dakwah", Sang mentor menjelaskan, peran pemuda itu tidak lepas dari empat hal: memperbaharui mentalitas ummat (tajdiidu ma'nawiyyatil u...
DUNIA DALAM GENGGAMAN

DUNIA DALAM GENGGAMAN

Tarbiyah, Uncategorized
DUNIA DALAM GENGGAMAN // Di antara tanda globalisasi adalah: komunikasi semakin terbuka, tak ada batas teritorial, dan transparansi menjadi sesuatu yang niscaya. Di samping itu, kebutuhan terhadap alat menjadi hal yang tak bisa dihindari. Menghadapi perubahan dan era percepatan (disruption era) ini, sangat memungkinkan munculnya dua kelompok; Bagi para kreator, kondisi ini merupakan momentum tepat melejitkan diri. Sedangkan mereka yang kurang familiar, bisa menjadi beban yang menyebabkan dirinya ketinggalan atau ditinggalkan. Sebagaimana diisyaratkan QS.49:13, bahwa adanya "kampung global" ['aulamah] merupakan sunnatullaah, di mana Allah 'azza wa jalla telah menjadikan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Artinya, globalisasi itu sebuah kenyataan. Agar arus global tak membawa fitnah,...
Sepercik Testimoni untuk Junior

Sepercik Testimoni untuk Junior

Uncategorized
Sepercik Testimoni untuk Junior:"Lahirnya generasi peduli yang sadar akan tanggung jawab sosial, moral, dan spiritual, adalah keniscayaan. Bangkitnya kaum belia yang siap memperbaharui mentalitas ummat, berjiwa kritis, menjadi agen perubahan, dan sigap dalam menyukseskan pergantian kepemimpinan adalah sebuah keharusan. Namun apa jadinya, apabila proses yang dilakukan hanya sekedar bayangan pikiran, atau coretan teori di atas kertas semata? Tentu, sama sekali tidak demikian. Yang kita harapkan adalah, munculnya anak-anak zaman yang benar-benar memahami realitas, memiliki konsep pemetaan, dan tawaran-tawaran berupa letupan ide dan gagasan segar yang mampu menjawab problematika dan tantangan peradaban. Hadirnya bacaan berharga seperti buku "Refleksi Dakwah Atas Realitas", karya adinda Ihsan A...
MENAKAR KEIKHLASAN

MENAKAR KEIKHLASAN

Hikmah, Uncategorized
MENAKAR KEIKHLASAN// Di antara sekian maqam kehidupan yang paling berat, adalah keikhlasan. Apa pun aktivitasnya, kuncinya ada pada keikhlasan. Ikhlas sering dimaknai dengan analogi al-'asalul khaalish, yaitu madu murni. Keikhlasan itu memang sulit dipegang, diraba, apalagi diterawang. Ia hanya bisa dirasa oleh hati yang bersih, ditangkap oleh rasa yang dalam, dan ditunjukkan dengan sikap perbuatan. Ikhlas bukanlah ranah diskusi yang membutuhkan logika dan retorika. Melainkan hanya bisa dibaca dengan indera batin yang bernama luthfun, yaitu kedalaman hati paling lembut. Karenanya, jangan katakan pada saudaramu: "Kamu harus ikhlas yaah!", namun katakanlah: "Semoga Allah 'azza wa jalla mengikhlaskan hatimu!". Betapa misterinya sebuah keikhlasan, shahabat 'Abdullah bin Mas'ud radhiyallaahu 'a...
LILLAAH, FILLAAH, ‘ALALLAAH, lLALLAAH, DAN MINALLAAH

LILLAAH, FILLAAH, ‘ALALLAAH, lLALLAAH, DAN MINALLAAH

Hikmah, Uncategorized
LILLAAH, FILLAAH, 'ALALLAAH, lLALLAAH, DAN MINALLAAH // Bukan hal yang mudah, ketika kita harus menerima kenyataan. Termasuk dalam mengukir prestasi dedikasi, atau menerpa amal nyata. Kerapkali keikhlasan benar-benar diuji, dan harga diri dipertaruhkan. Berjuang dengan ketidak ikhlasan itu sia-sia, namun membuat orang yang tadinya ikhlas menjadi tidak ikhlas adalah perbuatan dosa. Ibarat kata pepatah: "Kepakkan sayap citamu setinggi yang engkau mampu, terbanglah dengan tenang tanpa merendahkan, dan majulah melaju jauh tanpa harus menyikut!!!". Sungguh, berjiwa lapang, dan peribadi ikhlas itu mahal nilainya. Berbaik-baik di hadapan (mujaamalah), atau senyuman lebar di muka saja tidaklah cukup, apabila bukan hati yang bersih yang berbicara. Benar kata sang Guru: "Wajib karena Allah, yakin di...
AGAR CINTA TAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)

AGAR CINTA TAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)

Tarbiyah, Tsaqofah, Uncategorized
AGAR CINTA TAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)Oleh:Teten Romly Qomaruddien Setiap tiba bulan Rabi'ul Awwal, hampir negeri-negeri Muslim (terutama Asia Tenggara), yang namanya penyambutan terhadap hari kelahiran Nabi akhir zaman sangat meriah. Apabila ditanya mengapa hal itu dilakukan? Maka jawabannya adalah, "karena kami mencintai Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam". Sungguh jawaban yang luar biasa, di mana kecintaan terhadap seseorang yang dicintai melahirkan sikap yang sangat penuh perhatian. Terlebih-lebih Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam mengisyaratkan "al-mar'u ma'a man ahabba; seseorang itu akan berkumpul (di hari kiamat) bersama orang yang dicintainya" (HR. Bukhari, no. 6169 dan Muslim, no. 2640 dari Ibnu Mas'ud radhiya...
error: Content is protected !!