Rabu, September 9MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

PRODUKTIVITAS DIRI UNTUK HIDUP YANG BERKUALITAS

PRODUKTIVITAS DIRI UNTUK HIDUP YANG BERKUALITAS

Da'wah, Hikmah, Uncategorized
PRODUKTIVITAS DIRI UNTUK HIDUP YANG BERKUALITASOleh:Teten Romly Qomaruddien Jauh sebelum Elizabeth B. Hurlock [1891-1972], seorang tokoh psikologi Columbia Indiana menyusun Developmental Psychology tentang perkembangan usia manusia [termasuk tingkat kematangan dan kedewasaan], Islam telah menunjukkan kemukjizatannya melalui al-Qur'an dan as-Sunnah. Al-Qur'an Surat Al-Ahqaaf/ 46 ayat 15, yang di dalamnya menyebutkan hattaa idzaa balagha asyuddahu wa balagha arba'iina sanatan; "… Sehingga apabila mencapai usia dewasa dan mencapai 40 tahun" mengisyaratkan makna "kedewasaan". Hal ini dikuatkan para ahli Tafsir semisal Al-Qurthubi, Ibnu Katsir, As-Syaukani, dan mufassir lainnya. Kini, sebagian para peneliti memetakan efektivitas perkembangan usia manusia; Mulai usia di bawah 30 tah...
HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH

HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH // Sungguh nyata kebesaran ciptaan Rabbul 'Aalamiin, yakni Dzat yang Maha karya. Sungguh benar kalaam yang difirmankanNya … Sungguh terang bayaan sang Rasul panutan yang dituturkannya. Betapa meneguhkan burhaan para cerdik pandai, di mana hujjah dan 'illat menjadi alasan kepastian. Karenanya, beragumenlah selama yaqien benar, bertukar pikiranlah selama mampu melakukan. Wahai ahli ilmu dan penuntut ilmu! Teladanmu sangat ditiru, putusanmu sangat ditunggu … Kebenaran merupakan substansi, kelapangan merupakan hiasan keniscayaan. Bulan berkah yang dilengkapi rasa aman, gairah iman, penuh kedamaian, dan semangat Islam. Itulah cita-cita besar para pemburu petunjuk dan kebaikan sebagaimana teralunkan dalam do'a setiap kali menatap rembulan. Menyadari akan kelemahan ...
YANG TERSEMBUNYI DI BALIK MODERASI BERAGAMA

YANG TERSEMBUNYI DI BALIK MODERASI BERAGAMA

Breaking News, Uncategorized
YANG TERSEMBUNYI DI BALIK MODERASI BERAGAMA // Gelombang moderasi beragama semakin menunjukkan eksistensinya, ibarat kata pepatah: "Kalau ingin memadamkan kobaran api, maka harus dicari dan dimatikan sumber baranya". Demikian pula dahsyatnya gelombang yang semakin liar dan bisa memporak porandakan segala tatanan hukum, moral, dan etika, juga dapat membenamkan agama. Hal ini tak dapat dilepaskan dari akar yang menjadi sumbernya. Untuk membuka tirai itu, minimalnya ada tujuh point penting yang perlu kita soroti dalam diskusi "Menyoal Perkawinan Beda Agama" ini. Beberapa point yang dimaksud, adalah sebagai berikut: 1) Adanya kerancuan teologis dalam beristidlal, 2) Adanya bias tafsir, 3) Berkecamuknya perang terminologi, 4) Menetasnya embriologi liberalisasi beragama, 5) Terjadinya sensasi da...
UNIKNYA SAFAR

UNIKNYA SAFAR

Hikmah, Uncategorized
UNIKNYA SAFAR // Sekalipun tak membersamai, namun masih sempat melepas para santri mensyukuri masa akhir tahunnya berupa rihlah. Selain melepas lelah setelah Ujian Akhir Madrasah dan Pesantren, juga bisa belajar adab bepergian yang baik. Para ahli pendidikan bertutur, "kehidupan ini merupakan kurikulum nyata", termasuk di dalamnya kehidupan di rumah, luar rumah, sekolah, dan luar sekolah. "Bertebaranlah kalian di muka bumi, lalu perhatikan bagaimana akibat yang diterima orang-orang yang mendustakan." [QS. Alu 'Imraan/3:137]. Asal ayat ini berhubungan dengan peperangan, termasuk "bepergian" yang mengisyaratkan pentingnya memperhatikan kehidupan nyata dengan nalar jernih tentang baik dan buruknya sebuah akibat mendustakan Allah 'azza wa jalla. Dalam safar, di dalamnya ada banyak keunikan dan...
TIGA KODE ETIK MUSLIM YANG WAJIB DIJAGA DI TENGAH PRAHARA

TIGA KODE ETIK MUSLIM YANG WAJIB DIJAGA DI TENGAH PRAHARA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
TIGA KODE ETIK MUSLIM YANG WAJIB DIJAGA DI TENGAH PRAHARA Di sela-sela waktu dhuha dalam penantian keberkahan, Guru kami Al-Faadhil KH. 'Abdul Wahid 'Alwy, MA. hafizhahullaah melayangkan nashihatnya, agar kita yang tengah dihadapkan berbagai musykilah keummatan dapat menghadapinya dengan penuh hiasan kemuliaan. Khawatir boleh, bahkan harus. Namun, panik jangan!!! ujarnya. Siapa pun kita, dalam masa-masa ketidak wajaran suasana, ketidak menentuan sikap, maka bukan hal yang mustahil bara fitnah sesama ummat bisa berubah menjadi kobaran yang mengoyak ukhuwwah. Di era keterbukaan, di zaman perubahan dan percepatan ini, memperhatikan kode etik universal bagi seorang Muslim adalah keniscayaan yang wajib 'ain adanya. Semua kita, wajib memelihara dan menjaganya. Minimalnya, menurut santr...
GORESAN PENA DARI ARENA “SEMINAR METODE ISTINBATH HUKUM ORMAS ISLAM” SE-DKI JAKARTA

GORESAN PENA DARI ARENA “SEMINAR METODE ISTINBATH HUKUM ORMAS ISLAM” SE-DKI JAKARTA

Fiqh Ikhtilaf, Video Kajian
GORESAN PENA DARI ARENA "SEMINAR METODE ISTINBATH HUKUM ORMAS ISLAM" SE-DKI JAKARTAOleh:Teten Romly Qomaruddien "Berlaga bukan karena jumawa, bertandang bukan karena menantang. Hamba datang di hadapan Tuan dan Puan, tak lebih dan tak kurang ingin memenuhi undangan mengeratkan persaudaraan di bawah payung ilmu dan iman". Itulah bisikan hati yang bergemuruh di dada, di samping mengokohkan nawaitu untuk belajar lebih mendalam dari pandangan pihak lain terkait bagaimana sebuah metode pengambilan hukum Islam diputuskan. Sekalipun ruang lingkupnya wilayah ibu kota Jakarta, namun tentu saja hal ini tak dapat dilepaskan dari misi keseluruhan yang dianut masing-masing ormas yang ada. Min ithlaaqil juz'i wa iraadatil kulli; "Yang disampaikan hanya sebahagian saja, namun diharapkan [dapat m...
TA’LIEFUL QULUUB DI BALIK FIQHUL IKHTILAAF

TA’LIEFUL QULUUB DI BALIK FIQHUL IKHTILAAF

Fiqh Ikhtilaf, Uncategorized
Jnji TA'LIEFUL QULUUB DI BALIK FIQHUL IKHTILAAF // Merupakan kali kedua, al-faqir mendapatkan amanah ilmiah dari para masyaikh di Jabodetabek [dalam hal ini PW. Persatuan Islam DKI Jakarta] untuk turut mempresentasikan "Bagaimana Para Ulama Mengambil Sebuah Kesimpulan Hukum?". Niatan baik penyelenggara "Seminar Istinbath Hukum Ormas Islam" ini, tentu perlu mendapatkan apresiasi. Artinya, di saat ketegangan ummat dalam menghadapi banyak musykilah, ternyata kelembutan jiwa masih terjaga. Terlebih dalam hal furu'iyyah yang kerapkali menjadi obyek tudingan pemecah belah. Selama ada kelembutan hati [ta'lieful quluub] di balik ragam masalah perbedaan [khilafiyah], maka fiqhul ikhtilaaf dan adaabul ikhtilaaf masih jadi hiasan. Selagi pagi, "Jangan biarkan air kopi itu menjadi dingin, mainkan s...
MENGHITUNG HARI TIBANYA SANG TAMU ISTIMEWA

MENGHITUNG HARI TIBANYA SANG TAMU ISTIMEWA

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
MENGHITUNG HARI TIBANYA SANG TAMU ISTIMEWAOleh:Teten Romly Qomaruddien Hanya tinggal hitungan hari, menjelang tibanya tamu istimewa kita; tamu agung, tamu yang penuh keberkahan, yakni bulan suci ramadhan yang diidam-idamkan insan taqwa dan beriman. Rasanya, dalam jeda waktu yang tersisa ini patut kiranya lebih bersiap diri untuk melakukan penyambutan yang pantas dan layak. Dalam memantik diri untuk lebih ready menghadapinya, tentu motivasi yang bersifat targhiib dan tarhiib penting untuk dilakukan. Dalam paparan para ulama, pada dasarnya makna keduanya merupakan ma'nan waahidan, yakni memiliki satu makna. Ada motivasi yang pendekatannya kabar gembira, itulah yang dinamakan targhiib. Ada motivasi yang pendekatannya ancaman, itulah tarhiib. Seperti dalam hadits Rasulullaah shall...
AHLUS SUNNAH WAL JAMAA’AH; NAQLI ATAU INTERPRETASI?

AHLUS SUNNAH WAL JAMAA’AH; NAQLI ATAU INTERPRETASI?

Aqidah, Uncategorized
AHLUS SUNNAH WAL JAMAA'AH; NAQLI ATAU INTERPRETASI?Oleh:Teten Romly Qomaruddien Bermula dari perhelatan yang digelar Yayasan Dakwah Islamiyah Malaysia [YADIM] pimpinan Dato’ Haji Moh. Nakhoi bin Haji Ahmad [Malaysia] dengan Yayasan Dakwah Malaysia Indonesia [YADMI] pimpinan Dr. dr. H. Tarmidzi Thaher [Indonesia] dalam “Seminar Tajdid Pemikiran Islam” yang mengangkat tema "Pengekalan Alam Melayu sebagai Rantau Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah" yang bertempat di hotel Savoy Homann Bidakara Bandung tanggal 17-19 Oktober 2008. Nampaknya, kedua belah pihak sepakat akan pentingnya memelihara keseragaman dalam kebenaran yang dibina secara harmonis dengan pegangan serta nilai-nilai ahlus sunnah wal jamaa’ah di alam Melayu. Hajatan ini menghadirkan para pemateri dari kedua belah pihak; Dari Mala...
KALAU BULAN BISA NGOMONG

KALAU BULAN BISA NGOMONG

Hikmah, Uncategorized
KALAU BULAN BISA NGOMONG // Rajab menanam, Sya'ban menyiram, dan Ramadhan memanen. Itulah tiga bulan berurutan di mana aroma keberkahan mulai tercium harum. "Aku datang bukan untuk mengubah keseharianmu semata, melainkan mengubah suasana batinmu pula". Demikian harapan itu terbersit, kalau sang rembulannya bisa bercerita. Karena rembulan hanya bisa menatap diam, kitalah yang harus lebih dahulu menyapa. Allaahumma ahillahu 'alainaa bil amni wal iimaani was salaamati wal Islaami … Rabbii wa Rabbukallaahu hilaalu rusydin wa khairin; "Yaa Tuhan kami, anugerahkan rembulan yang baru muncul ini untuk kami, rembulan yang membawa rasa aman dan semangat iman, rembulan yang mengajak keselamatan dan gairah Islam … Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah 'azza wa jalla." (HR. Tirmidzi dari Thalhah bin 'Ubaidi...
MANHAJ DAN PRINSIP DAKWAH AYAH AMIN DJAMALUDDIN (Catatan Seorang Anak)

MANHAJ DAN PRINSIP DAKWAH AYAH AMIN DJAMALUDDIN (Catatan Seorang Anak)

Aqidah, Tokoh, Uncategorized
MANHAJ DAN PRINSIP DAKWAH AYAH AMIN DJAMALUDDIN (Catatan Seorang Anak) A. Pendahuluan Ketika masih kuliah di Madinah, saya pernah diundang ke pernikahan puteranya Syaikh Ibrahim an-Nughaymsyi di daerah Qasim, Buraydah, Kerajaan Saudi Arabia. Qaddarallaah putera beliau ini adalah teman sekelas saya, sejak SD-SMA di Sekolah Al-Haramain Saudi Academi. Setelah selesai dari acara pernikahan tersebut, malam harinya saya mengikuti acara ramah tamah di sebuah Villa milik keluarga Syaikh Ibrahim. Ternyata acara ramah tamah ini dihadiri oleh para pejabat yang dahulu pernah menduduki jabatan di Kedutaan Saudi Arabia, seperti mantan Dubes Saudi Arabia untuk Indonesia, Dr. Abdurrahman Al-Khayyat dan tokoh-tokoh lainnya.Ketika mereka mengetahui saya merupakan putera dari seorang M. Amin Djamal...
LEMBAH PARA PENGHAFAL AL-QUR’AN

LEMBAH PARA PENGHAFAL AL-QUR’AN

Da'wah, Tarbiyah, Uncategorized
LEMBAH PARA PENGHAFAL AL-QUR'AN // Sekalipun tak bisa hadir, setidaknya pernah turut memberikan Kuliah Iftitah mengantarkan para kesuma penjaga Kalam Allah 'azza wa jalla di lembah ini. Kini Waadil Qur'aan, telah melahirkan para penghafal; angkatan ke-1 150 hafizh/ zhah, angkatan ke-2 70 hafizh/ zhah, dan angkatan ke-3 200 hafizh/ zhah. Ketika al-faqir bertanya kepada Ustadz Arif Husni Majid, M.Pd [al-hamdulillaah pernah mengajarnya dan berjuang dalam dakwah di kota Patriot] tentang apa yang menjadi motivasi beliau bersama para pejuang dan muhsinin lainnya membuat pondok secara gratis [majaanan] ini? Sebagai Mudierul Ma'had, da'i muda ini menjawab: Salian urang teh tos kaboler jeung teu apal-apal wae ngapalkeun Qur'an teh, atuh masihan-masihan jalan ka generasi kiwari keur ngaramekeun tumu...
AL-HUKMU ‘ALAL MUSAMMAA LAA ‘ALAL ISMI

AL-HUKMU ‘ALAL MUSAMMAA LAA ‘ALAL ISMI

AKHBAR NEWS!, Kebangsaan, Uncategorized
AL-HUKMU 'ALAL MUSAMMAA LAA 'ALAL ISMI // Sebagaimana viral di media, di mana "logo Halal" berubah bentuk dan modelnya. Tanggapan berbagai sudut pandang pun tak bisa terelakkan; Mulai dari model tulisan yang dinilai tak sesuai kaidah khat, hingga bentuk logo yang terlampau dominan ras tertentu. Bahkan, kata حلال yang seyogianya tertera jelas [bayyin] malahan bisa berubah menjadi kata lain. Memang benar, unsur bagus sebagai cerminan penilaian fisik, atau unsur indah sebagai cerminan penilaian estetika. Keduanya belumlah memuaskan dahaga jiwa, apabila tanpa memenuhi unsur benar dan etika. Terlepas dari pro kontra, bagi seorang yang memegang prinsip iman, "substansi wajib didahulukan ketimbang label" karena agama membutuhkan kejelasan. Menetapnya hukum pada substansi barangnya, bukan pada mer...
PERBEDAAN BUKANLAH PERPECAHAN

PERBEDAAN BUKANLAH PERPECAHAN

Hikmah, Uncategorized
PERBEDAAN BUKANLAH PERPECAHAN // Ada banyak agenda gerakan dakwah Islam, di antaranya mengurai tali simpul perpecahan ummat. Sebagian kalangan menuduh, bahwa biangnya adalah pemahaman fiqih. Inilah yang penting untuk diluruskan, bahwa centang perenangnya ummat justeru karena tak memahami fiqih. Allaahu yarham Mohammad Natsir sebagai pelaku yang pernah dinilai berhasil dalam ikhtiar persatuan ummat melalui kendaraan Majlis Syura Muslimin Indonesia [MASYUMI] pernah bertutur: "Silang pendapat merupakan mutu berfikir selama ada dalam kejujuran". Karenanya, dirinya sangat menitik beratkan yang namanya masalah persatuan adalah "urusan hati" di samping "kejujuran". Dengan keduanya inilah, dirinya yakin bahwa persatuan ummat Islam di tanah air sebuah keniscayaan. Optimislah wahai Tuan dan Puan, se...
MANTAP JIWA ITU HARUS SEMANGAT

MANTAP JIWA ITU HARUS SEMANGAT

Hikmah, Uncategorized
MANTAP JIWA ITU HARUS SEMANGAT // Jiwa [nafs] itu sesuatu yang unik dari yang kita miliki; Al-Qur'an menyebutnya 279 kali dengan beragam makna, juga menjadi bahasan intelektual dari zaman ke zaman yang tak membosankan. Mulai dari Hippocrates-Galinus hingga Carl Gustav, dari Al-Ghazali, Al-Kindi, Al-Farabi, Ibnu Thufail, hingga Ibnu Sina. Jiwa yang kering [koleris] dengan pribadi logis-emosional, jiwa yang basah [melankolis] dengan pribadi serius-sensitif, jiwa yang dingin [plegmatis] dengan pribadi santai-sosial, dan jiwa yang panas [sanguinis] dengan pribadi aktif-optimis. Demikian pula kepribadian tertutup [introvert], kepribadian terbuka [ekstrovert], pribadi ganda [ambivert]. Semua itu merupakan keajaiban jiwa. Termasuk manakah kita? Yang jelas, ketika menghadap Dzat Pencipta, kita ing...
error: Content is protected !!