“UMMU THULAAB” DALAM KENANGAN
"UMMU THULAAB" DALAM KENANGAN // Sebagai santri yang pernah nyorog kepada beliau, banyak menyimpan kenangan. Hal serupa, dialami pula santri lain tentunya. Selama menjadi murid, Ustadzah Hj. Aminah Dahlan jarang memberikan pelajaran banyak-banyak, lebih banyak menasihati dan mempraktekkan "ilmu terapan" yang diperagakannya langsung, baik di kelas, di asrama, dan tempat lainnya. Dari sekian nasihat paling terngiang adalah: "Mun hoyong pinter kedah daek ngajar nyaa!!!" [artinya: "Kalau ingin pintar harus mau mengajar yaahh!!!"]. Suatu sore, beliau memanggil ke rumah hanya sekadar menunjukkan foto yang tertera di kamus Al-Munjid [karya Louis Ma'luf & Bernard Tottel, 1908]. "Ten, perhatoskeun gambar ieu. Ieu teh karuhun Ibu" [Ten, perhatikan gambar ini, foto ini nenek moyang Ibu]. Ternyata...













