Kamis, Juli 23MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

BELAJAR HIDUP DARI ES BATU DAN GUNUNG ES

BELAJAR HIDUP DARI ES BATU DAN GUNUNG ES

Hikmah, Uncategorized
BELAJAR HIDUP DARI ES BATU DAN GUNUNG ES // Setiap sore kita menyaksikan, banyak orang berseliweran membawa es batu. Benda cair yang dipadatkan itu sering menjadi primadona, terlebih di bulan mulia Ramadhan ini. Sekalipun mengkonsumsi secara berlebihan bisa menimbulkan radang tenggorokan, atau penyakit lainnya. Namun, "rasanya kurang afdhal apabila berbuka shaum tanpa dibersamai minuman dingin", ujar milenial. Ketika belum membeku, dia memang benda cair. Sesudah menjadi es, berubah menjadi padat dan keras, jadilah batu es, bahkan gunung es dalam skala cuaca berat. Masih ingatkah peristiwa tragis yang melegenda? Tenggelamnya kapal super mewah Titanic [15 April 1912] di Utara Samudra Atlantic yang menabrak gunung es. Selain karakternya yang bisa mencair dan bisa keras itu, pelajaran penting ...
MENDULANG MUTIARA KETAATAN DARI PARA PELITA ZAMAN

MENDULANG MUTIARA KETAATAN DARI PARA PELITA ZAMAN

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
MENDULANG MUTIARA KETAATAN DARI PARA PELITA ZAMANOleh:Teten Romly Qomaruddien Ada banyak ungkapan kata di jagat raya ini, namun tak akan mampu mengalahkan kalam mulia dalam Kitaabullaah dan Sunnah nabi-Nya. Kalau pun ada bentangan kalimat terurai dari cerdik pandai yang diberi hikmah, itulah mereka para pelita zaman yang terus menebar narasi iman, menyalakan obor kemuliaan. Untaian kalimatnya laksana mutiara ratna mutu manikam, menyeruak ke seluruh relung batin yang teramat dalam. Terlebih ketika mereka bertutur akan makna sebuah ketaatan; yakni ketaatan hakiki tanpa kepalsuan dan pencitraan, ketaatan yang terdorong dari panggilan jiwa akan pentingnya ketundukkan makhluuq yang lemah di hadapan Rabbul khalqi yang Maha gagah. Misalnya Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahulla...
PERNAK-PERNIK AKSI 114 DAN TUGAS JELANG IFTHAR SHAUM

PERNAK-PERNIK AKSI 114 DAN TUGAS JELANG IFTHAR SHAUM

Hikmah, Uncategorized
PERNAK-PERNIK AKSI 114 DAN TUGAS JELANG IFTHAR SHAUM // Sejak ramai diberitakan media, bahwa akan ada aksi BEM SI seputaran Istana Negara dan DPR-MPR RI, diri ini langsung teringat pada tugas yang diamanahkan untuk mengisi acara "Syi'ar Ramadhan" di Pro1 91.2 FM RRI Jakarta. Sesuai dengan tema yang diminta, "Ketika Taat Terasa Berat" [Lihat: artikel kolom Dakwah atau Hikmah], mulailah al-faqir membuat goresan pena [tepatnya jentik jemari] di atas bis 9A sambil "menikmati" cuaca panas tapi mendung sepanjang jalan Tol Bekasi-Prumpung Jatinegara. Sambil menunggu jam 16.30 WIB tiba, bakda zhuhur sempat merapihkan tulisan di Lantai 6 Gedung Menara Da'wah Kramat Raya 45 [sekarang kami menyebutnya Lantam, merujuk pada aktivitas Madrasah Ilmiyah bidang-bidang yang kami garap di "lantai enam" Gedun...
KETIKA TAAT TERASA BERAT

KETIKA TAAT TERASA BERAT

Da'wah, Tsaqofah, Uncategorized
KETIKA TAAT TERASA BERATOleh:Teten Romly Qomaruddien Di antara sekian perkara yang sering tak terasa dan tak terlihat, adalah ketaatan. Apa pun bentuk pelanggaran manusia, pada akhirnya tertuju pada satu titik fokus, yakni tidak lagi mau taat pada Dzat yang wajib ditaatinya Allah 'azza wa jalla. Ketaatan berhubungan erat dengan keimanan dan ketakwaan, di mana keduanya merupakan unsur terpenting dalam kepasrahan seorang hamba di hadapan Rabb-nya. Itulah yang disebut dengan taqwallaah, di mana para cerdik pandai mendefinisikan nya dengan imtitsaalul awaamiri wa ijtinaabun nawaahi; menjalankan apa yang telah menjadi perintah Allah dan menghindari larangannya. Selain itu, bertambah dan berkurangnya iman atau menyala dan redupnya iman itu sangat ditentukan oleh perbuatan ketaatanny...
WABUP GARUT: PESANTREN ITU LUMBUNG SDM

WABUP GARUT: PESANTREN ITU LUMBUNG SDM

Hikmah, Kebangsaan, Uncategorized
WABUP GARUT: PESANTREN ITU LUMBUNG SDM // "Anak-anak saya, dimasukkan ke PPI 76, karena saya percaya bahwa Sumber Daya Manusia [SDM] unggulan itu ada di Pesantren. Saya dan isteri merasakan, berkali-kali dikritik anak-anak sendiri hanya karena kami terlihat seperti ada yang ganjil", ujarnya santai penuh rasa bangga. Sebagai anak bangsa, santri harus terdepan dalam mengusung pembangunan, di mana negeri kaya raya dengan Sumber Daya Alam [SDA] yang melimpah, hanya bisa dikelola oleh penduduknya yang memiliki SDM yang memadai. Demikian pesan Wakil Bupati Garut ketika membuka "Expo Ramadhan 1443 H." di PPI 81 Cibatu. Dalam kesempatan ini, Pimpinan Pesantren memberikan paparan dan dorongannya, agar para santri tampil elegan dan berwawasan dalam menghadapi berbagai iklim perubahan dengan tetap me...
MENGHIDUPKAN PEWARISAN NILAI

MENGHIDUPKAN PEWARISAN NILAI

Tarbiyah, Uncategorized
MENGHIDUPKAN PEWARISAN NILAIOleh:Teten Romly Qomaruddien Di antara tradisi baik yang sering dilupakan, adalah menunaikan pewarisan nilai [baik yang bersifat keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, dan komunitas tertentu seperti halnya sosial-keagamaan]. Tradisi baik ini menjadi sesuatu yang berharga, ketika yang diwariskan adalah nilai-nilai kebaikan yang menjanjikan kebahagiaan dua negeri tempat kita hidup [sa'aadatud daarain; dunia dan akhirat]. Ungkapan hikmatul kibaar wa hamaasatus shighaar; "bijaknya senior dan ghairahnya yunior", atau hamaasatus syabaab wa hikmatus syuyuukh; "semangat anak muda dan bijaknya orang tua", belum begitu mengakar menjadi falsafah kehidupan dalam masalah "alih generasi" ini. Oleh karenanya, menghidupkannya kembali merupakan sesuatu yang niscaya....
ASTAGHFIRULLAAHAL ‘AZHIIM

ASTAGHFIRULLAAHAL ‘AZHIIM

Hikmah, Uncategorized
ASTAGHFIRULLAAHAL 'AZHIIM … // Itulah bentuk interospeksi sekaligus harapan. Berlomba menuju ampunan Dzat pemilik surga yang luasnya meliputi langit dan bumi, adalah keniscayaan. Bukan hanya diperuntukkan bagi mereka yang menginfaqkan hartanya di kala lapang dan sempit, yang menahan amarah, serta mereka yang pemaaf atas kesalahan sesamanya. Juga diberikan bagi mereka yang apabila berbuat buruk (fahsyaa'), atau berbuat aniaya (zhaalim), lalu bersegera mengingat Allah 'azza wa jalla dan memohon ampunanNya dengan serta merta tidak mengulangi perbuatan buruknya. Ketika menafsirkan QS. Aalu 'Imraan/3:135, para mufassir mutaqaddimuun, baik At-Thabari, Al-Qurthubi, Ibnu Katsir hingga Al-Baghawi, dan lain-lain senantiasa menghubungkannya dengan hadits Imam Ahmad, At-Tirmidzi, dan Abu Dawud tentang...
PLEASE … JANGAN PUTUSKAN JALAN REZEKI MEREKA!!!

PLEASE … JANGAN PUTUSKAN JALAN REZEKI MEREKA!!!

Hikmah, Uncategorized
PLEASE … JANGAN PUTUSKAN JALAN REZEKI MEREKA!!!// Qaddarallaah, tugas shalat tarawih malam ini tanpa membawa motor sendiri, atau diantar sama si bungsu. Alternatifnya mencari ojek online, supaya tidak susah mencari-cari alamat. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya datang pula sembari sang driver minta maaf. Dengan tersipu malu dan berharap "pengertian" diri ini sebagai konsumen, sang driver mengulang-ulang permohonan maafnya. Singkat cerita, kami pun berjalan menuju tempat tujuan dengan keadaan kurang nyaman; Secara fisik orang yang membawanya tampak wajah yang tengah dirundung masalah, secara fisik kendaraan apa adanya banyak ikatannya, belum lagi rantai roda yang mengkhawatirkan keselamatan dengan bunyi yang tidak wajar. Diri ini pun hanya bisa terdiam, dan hati mulai bergemuruh: "Apa ...
“MENSHALEHKAN” HARTA DUNIA

“MENSHALEHKAN” HARTA DUNIA

Tarbiyah, Uncategorized
"MENSHALEHKAN" HARTA DUNIA // Penisbatan kata shaleh, biasanya ditujukan kepada suatu sikap laku. Namun, dalam dialog "Syi'ar Ramadhan" kali ini, lebih tertuju pada kekayaan yang wajib dibersihkan dari aneka kotoran yang menelikungnya. Betapa generasi emas sepanjang zaman, telah memperlihatkan antusiasme yang begitu semangat dalam menunaikan bangunan Islam ketiga ini. "Aku akan keluarkan separuh hartaku", ujar Umar bin Khaththab. Disusul yang lain, "Aku keluarkan seluruh hartaku", sahut Abu Bakar as-Shiddiq. Bagai tak mau ketinggalan, sejoli kakek dan nenek yang telah merasa hartanya berlebih, keduanya sepakat bahwa seluruh harta yang membuat hidup tak tenang itu diinfaqkan saja. Kata Thalhah bin Yahya, bahwa kakeknya yakni Thalhah bin 'Ubaidillah memiliki harta sebesar 400.000 dirham. Bai...
TUAN AHMAD HASSAN, MOHAMMAD NATSIR, DAN MOSI INTEGRAL

TUAN AHMAD HASSAN, MOHAMMAD NATSIR, DAN MOSI INTEGRAL

sajak islam, Tokoh, Uncategorized
TUAN AHMAD HASSAN, MOHAMMAD NATSIR, DAN MOSI INTEGRAL // Presiden Soekarno bertutur kepada M. Natsir: "Saudara Natsir, sekarang negara ini saya serahkan padamu!". Dalam kondisi negara yang terpecah 16 negara bagian ini, Natsir bergegas menemui Gurunya Tuan A. Hassan, lalu menceritakan perjumpaannya dengan Soekarno. Sang Guru pun menanggapinya: "Ketika ka'bah roboh, hajar aswad terlepas terbawa banjir, suku-suku 'Arab hampir pecah berebut siapa yang lebih berhak memindahkan batu hitam itu. Tampillah pemuda Muhammad bin 'Abdillah (25 tahun) menjadi hakim perseteruan itu; "Siapa saja di antara suku 'Arab yang besok shubuh lebih dahulu datang ke area ka'bah, dialah yang lebih berhak memindahkan", ujarnya. Ternyata, tak ada yang lebih dahulu tiba, melainkan sang calon Rasul. Sekalipun beliaulah...
PRODUKTIVITAS DIRI UNTUK HIDUP YANG BERKUALITAS

PRODUKTIVITAS DIRI UNTUK HIDUP YANG BERKUALITAS

Da'wah, Hikmah, Uncategorized
PRODUKTIVITAS DIRI UNTUK HIDUP YANG BERKUALITASOleh:Teten Romly Qomaruddien Jauh sebelum Elizabeth B. Hurlock [1891-1972], seorang tokoh psikologi Columbia Indiana menyusun Developmental Psychology tentang perkembangan usia manusia [termasuk tingkat kematangan dan kedewasaan], Islam telah menunjukkan kemukjizatannya melalui al-Qur'an dan as-Sunnah. Al-Qur'an Surat Al-Ahqaaf/ 46 ayat 15, yang di dalamnya menyebutkan hattaa idzaa balagha asyuddahu wa balagha arba'iina sanatan; "… Sehingga apabila mencapai usia dewasa dan mencapai 40 tahun" mengisyaratkan makna "kedewasaan". Hal ini dikuatkan para ahli Tafsir semisal Al-Qurthubi, Ibnu Katsir, As-Syaukani, dan mufassir lainnya. Kini, sebagian para peneliti memetakan efektivitas perkembangan usia manusia; Mulai usia di bawah 30 tah...
HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH

HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH // Sungguh nyata kebesaran ciptaan Rabbul 'Aalamiin, yakni Dzat yang Maha karya. Sungguh benar kalaam yang difirmankanNya … Sungguh terang bayaan sang Rasul panutan yang dituturkannya. Betapa meneguhkan burhaan para cerdik pandai, di mana hujjah dan 'illat menjadi alasan kepastian. Karenanya, beragumenlah selama yaqien benar, bertukar pikiranlah selama mampu melakukan. Wahai ahli ilmu dan penuntut ilmu! Teladanmu sangat ditiru, putusanmu sangat ditunggu … Kebenaran merupakan substansi, kelapangan merupakan hiasan keniscayaan. Bulan berkah yang dilengkapi rasa aman, gairah iman, penuh kedamaian, dan semangat Islam. Itulah cita-cita besar para pemburu petunjuk dan kebaikan sebagaimana teralunkan dalam do'a setiap kali menatap rembulan. Menyadari akan kelemahan ...
YANG TERSEMBUNYI DI BALIK MODERASI BERAGAMA

YANG TERSEMBUNYI DI BALIK MODERASI BERAGAMA

Breaking News, Uncategorized
YANG TERSEMBUNYI DI BALIK MODERASI BERAGAMA // Gelombang moderasi beragama semakin menunjukkan eksistensinya, ibarat kata pepatah: "Kalau ingin memadamkan kobaran api, maka harus dicari dan dimatikan sumber baranya". Demikian pula dahsyatnya gelombang yang semakin liar dan bisa memporak porandakan segala tatanan hukum, moral, dan etika, juga dapat membenamkan agama. Hal ini tak dapat dilepaskan dari akar yang menjadi sumbernya. Untuk membuka tirai itu, minimalnya ada tujuh point penting yang perlu kita soroti dalam diskusi "Menyoal Perkawinan Beda Agama" ini. Beberapa point yang dimaksud, adalah sebagai berikut: 1) Adanya kerancuan teologis dalam beristidlal, 2) Adanya bias tafsir, 3) Berkecamuknya perang terminologi, 4) Menetasnya embriologi liberalisasi beragama, 5) Terjadinya sensasi da...
UNIKNYA SAFAR

UNIKNYA SAFAR

Hikmah, Uncategorized
UNIKNYA SAFAR // Sekalipun tak membersamai, namun masih sempat melepas para santri mensyukuri masa akhir tahunnya berupa rihlah. Selain melepas lelah setelah Ujian Akhir Madrasah dan Pesantren, juga bisa belajar adab bepergian yang baik. Para ahli pendidikan bertutur, "kehidupan ini merupakan kurikulum nyata", termasuk di dalamnya kehidupan di rumah, luar rumah, sekolah, dan luar sekolah. "Bertebaranlah kalian di muka bumi, lalu perhatikan bagaimana akibat yang diterima orang-orang yang mendustakan." [QS. Alu 'Imraan/3:137]. Asal ayat ini berhubungan dengan peperangan, termasuk "bepergian" yang mengisyaratkan pentingnya memperhatikan kehidupan nyata dengan nalar jernih tentang baik dan buruknya sebuah akibat mendustakan Allah 'azza wa jalla. Dalam safar, di dalamnya ada banyak keunikan dan...
TIGA KODE ETIK MUSLIM YANG WAJIB DIJAGA DI TENGAH PRAHARA

TIGA KODE ETIK MUSLIM YANG WAJIB DIJAGA DI TENGAH PRAHARA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
TIGA KODE ETIK MUSLIM YANG WAJIB DIJAGA DI TENGAH PRAHARA Di sela-sela waktu dhuha dalam penantian keberkahan, Guru kami Al-Faadhil KH. 'Abdul Wahid 'Alwy, MA. hafizhahullaah melayangkan nashihatnya, agar kita yang tengah dihadapkan berbagai musykilah keummatan dapat menghadapinya dengan penuh hiasan kemuliaan. Khawatir boleh, bahkan harus. Namun, panik jangan!!! ujarnya. Siapa pun kita, dalam masa-masa ketidak wajaran suasana, ketidak menentuan sikap, maka bukan hal yang mustahil bara fitnah sesama ummat bisa berubah menjadi kobaran yang mengoyak ukhuwwah. Di era keterbukaan, di zaman perubahan dan percepatan ini, memperhatikan kode etik universal bagi seorang Muslim adalah keniscayaan yang wajib 'ain adanya. Semua kita, wajib memelihara dan menjaganya. Minimalnya, menurut santr...
error: Content is protected !!