Senin, Juni 1MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

INDONESIA BERSATU BELA PALESTINA

INDONESIA BERSATU BELA PALESTINA

AKHBAR NEWS!
INDONESIA BERSATU BELA PALESTINA,  Itulah tema besar rencana "Aksi Bela Palestina" yang digelorakan berbagai komponen ummat Islam yang siap digelar di Monas Ibu Kota Jakarta tertanggal 17 Desember 2017. Aksi besar berskala Internasional ini tidak menutup kemungkinan diikuti berbagai kalangan lintas profesi (mulai dari aliansi jawara, aliansi hukum, aliansi dokter, aliansi pengusaha, aliansi kemanusiaan dan lain-lain) di samping ormas-ormas Islam sebagai peserta pokoknya. Munasharah yang dimotori GNPF-Ulama, digaungkan oleh para tokohnya (KH. Bachtiar Natsir, Lc, MM. dan kawan-kawan) akan menjadi aksi terbesar di dunia sebagai dukungan terhadap Palestina dan bentuk penentangan atas kepongahan Donald Trump (Presiden USA) yang memutuskan sepihak terhadap Jerussalem sebagai Ibu Kota Israel ......
RINDUKAN SUJUD DI SAJADAH AL-AQSHA

RINDUKAN SUJUD DI SAJADAH AL-AQSHA

Hikmah
RINDUKAN SUJUD DI SAJADAH AL-AQSHA Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA.   Dalam sebuah pertemuan ketika mabit di Mina [hari tarwiyah] tahun 2003, kafilah haji Dhuyuuf Khaadimul Haramain as-Syarifain mendapatkan pelayanan tambahan di mana setiap titik kumpul disiapkan guide [muthawwif] dari para ulama yang ditugaskan langsung oleh Kementrian Agama Kerajaan Saudi Arabia.   Di antara khidmatnya, adalah secara bergiliran ulama-ulama yang terdiri dari para dosen dan pengurus lembaga-lembaga ke-Islaman yang ada di dua tanah suci itu memberikan taujieh-taujiehnya; terutama menyangkut pelaksanaan ibadah haji, keutamaan-keutamaan amal dan pentingnya menjaga kemabruran haji.   Di sela-sela halaqah, sering kali sang muthawwif yang ulama itu memberikan kesempatan be...
BANI ISRAIL, AHLUL KITAB, IBRANI, YAHUDI DAN ZIONIST

BANI ISRAIL, AHLUL KITAB, IBRANI, YAHUDI DAN ZIONIST

Uncategorized
BANI ISRAIL, AHLUL KITAB, IBRANI, YAHUDI DAN ZIONIST Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA.   Sungguh fenomenal dan sangat menguras perhatian dunia, apabila mencermati sepak terjang bangsa yang satu ini dari zaman ke zaman. Banyak hal dari 'tingkah polahnya' yang menyebabkan bumi ini semakin panas, ideologi perang yang selalu dikobarkannya membuat bumi ini berdarah-darah, tak terkecuali tempat-tempat suci seperti Baitul Maqdis di Jerussalem Palestina yang tidak pernah sepi dari arogansi bangsa terkutuk ini. Noam Comsky [pengamat terorisme internasional], dengan jujur menyebut mereka sebagai "maling teriak maling". [Lihat: "Pirates and Emperors; International Terorism Real in the World", ed. terj. 1991]   Al-Qur'an mengisyaratkan, sungguh bangsa yang pernah dihinakan ...
KEBERKAHAN NEGERI SYAM DAN “BUMI PERJANJIAN TUHAN”

KEBERKAHAN NEGERI SYAM DAN “BUMI PERJANJIAN TUHAN”

Uncategorized
KEBERKAHAN NEGERI SYAM DAN "BUMI PERJANJIAN TUHAN" Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA.   Tidak ada yang menyangsikan, negeri Syam adalah negeri keberkahan yang ada di muka bumi. Kebaikan negeri ini menjadi symbol kebaikan penduduk bumi, keburukan negeri ini menjadi symbol keburukan penduduk bumi pula.   Negeri yang meliputi Palestina, Syria, Libanon dan Yordania dikenal sebagai bumi para nabi [diyaarun nabiyyien], tempat berkumpulnya orang-orang mulia dan ahli ilmu [markazul fudhalaa was shaalihien], tempat berkumpulnya manusia [maudhi'ul khasyr], negeri pertahanan [bilaadur ribaath] dan kiblat pertama kaum Muslimin [maudhi'ul qiblat]. Demikian Syaikh Shalih al-Munajjid memaparkan dalam kutaibatnya Thuubaa Lis Syaam.   Menurut para ahli Tafsir, inilah m...
AGAR CINTA TIDAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)

AGAR CINTA TIDAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)

Tarbiyah
AGAR CINTA TIDAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA.   Setiap tiba bulan Rabi'ul Awwal, di sebahagian negeri berpenduduk Muslim (terutama di Asia Tenggara) penyambutan akan hari kelahiran Nabi akhir zaman sangat meriah. Apabila ditanya mengapa hal itu dilakukan? Maka jawabannya adalah: "karena kami mencintai Rasulullaah shalallaahu 'alahi wasallam".   Sungguh jawaban yang luar biasa, di mana kecintaan terhadap seseorang yang dicintai melahirkan sikap yang sangat penuh perhatian. Terlebih-lebih Rasulullaah shalallaahu 'alaihi wasallam mengisyaratkan: "Al-mar'u ma'a man ahabba; seseorang itu akan berkumpul (di hari kiamat) bersama yang dicintainya" (HR. Bukhari 6169 dan Muslim 2640 dari Ibnu Mas'ud ...
KHAATAMUN NABIYYIIN; KEIMANAN YANG DIGUGAT (Jawaban Bagi yang Meyakini Adanya Nabi Bayangan)

KHAATAMUN NABIYYIIN; KEIMANAN YANG DIGUGAT (Jawaban Bagi yang Meyakini Adanya Nabi Bayangan)

Aqidah
KHAATAMUN NABIYYIIN; KEIMANAN YANG DIGUGAT (Jawaban Bagi yang Meyakini Adanya Nabi Bayangan) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA.   Pro dan Kontra masalah Ahmadiyah, kini mencuat kembali. Sekte keagamaan yang telah dihukum murtad dan keluar dari Islam oleh Organisasi Konfrensi Islam (OKI) tahun 1985, juga sebelumnya Fatwa Internasional Liga Muslim Dunia tahun 1974 dan dikembangkan oleh Majma’ Fiqih al-Islami tahun 1975 yang menyebutkan Ahmadiyah adalah agama di luar Islam. Bahkan di negara asalnya (India dan Pakistan), Ahmadiyah ditempatkan dalam kelompok minoritas non muslim, lalu fatwa tersebut diikuti negara-negara muslim lainnya, tak terkecuali di Indonesia yang diikuti ormas-ormas Islam dan lembaga-lembaga lainnya, terutama Majlis Ulama Indonesia yang telah menegaskan ke...
AJARAN AGAMA; ANTARA YANG MENGOKOHKAN DAN YANG MEROBOHKAN

AJARAN AGAMA; ANTARA YANG MENGOKOHKAN DAN YANG MEROBOHKAN

Aqidah
AJARAN AGAMA; ANTARA YANG MENGOKOHKAN DAN YANG MEROBOHKAN Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA.   Bumi ini tak akan pernah sepi dari dua kondisi yang selalu berhadapan dan saling tarik menarik; antara yang mengibarkan bendera al-haq dengan bendera al-baathil, antara yang mengajak pada terang [an-nuur] dengan yang mengajak pada gelap [az-zhulumaat], antara yang menggiring pada petunjuk [ar-rusyd] dengan yang mengajak pada kesesatan [al-ghayy], antara yang memenangkan barisan Alloh [hizbullaah] dengan yang memenangkan komplotan syaitan [hizbus syaithaan] atau antara yang mendukung kelompok kanan [ashhaabul yamiin] dengan yang mendukung kelompok kiri [ashhaabus syimaal]. Demikian Alloh Jalla Jalaaluh menuturkan bentangan ayat-ayatNya.   Sunnatullah ini diisyaratkan Ras...
MUI DAN TANGGUNG JAWAB KEBANGSAAN

MUI DAN TANGGUNG JAWAB KEBANGSAAN

Kebangsaan
MUI DAN TANGGUNG JAWAB KEBANGSAAN Notulen: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Senang rasanya dapat menyaksikan kekompakkan semua elemen ummat Islam dari berbagai ormas dan gerakan dakwah dapat hadir dalam menyokong komitmen kebangsaan MUI dan responsif atas keprihatinan terhadap berbagai masalah keummatan dan kebangsaan. Dalam bingkai dasar negara Pancasila dan NKRI, tanggung jawab terhadap agama (mas'uuliyah dieniyyah) dan tanggung jawab kebangsaan (mas'uuliyah wathaniyyah) sudah terpenuhi di dalamnya sebagai pengejawantahan hiraasatud dien wa siyaasatud dunyaa, artinya bagaimana nilai-nilai agama dapat dipelihara dan urusan-urusan dunia dapat diatur dengan baik. Demikian pula dengan bingkai Bhineka Tunggal Ika, bahwa kemajemukan yang baik adalah kemajemukan yang berjalan di atas kese...
DARI BEDAH BUKU “SETENGAH ABAD DEWAN DA’WAH” UNTUK UMMAT DAN BANGSA

DARI BEDAH BUKU “SETENGAH ABAD DEWAN DA’WAH” UNTUK UMMAT DAN BANGSA

Da'wah
DARI BEDAH BUKU "SETENGAH ABAD DEWAN DA'WAH" UNTUK UMMAT DAN BANGSA Moderator: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Bedah buku bertajukkan "Setengah Abad Dewan Da'wah Berkiprah Mengokohkan NKRI" digelar di aula Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur. Tiar Anwar Bachtiar, (Doktor sejarah UI, PP. Persatuan Islam) sebagai penulis buku tersebut menuturkan: "untuk meluruskan sejarah di tanah air, perlu adanya penulisan historiografi dakwah" agar ummat dan bangsa mengenal peran dan sepak terjang para pendahulu yang sesungguhnya agar tidak menciderai sejarah, di mana perjuangan mereka sangat nyata dalam "memperkasakan" NKRI. Menurut H. M. Fu'ad Nasar (pemerhati dakwah Baznas), "gerak dakwah Dewan Da'wah tidak bisa dilepaskan dari tokoh-tokoh pendirinya yang Masyumi", yang dengan gigih dan cerd...
MENCINTAI NABI SHALALLAAHU ‘ALAIHI WASALLAM DAN AHLUL BAITNYA TIDAK HARUS MENJADI SYI’AH

MENCINTAI NABI SHALALLAAHU ‘ALAIHI WASALLAM DAN AHLUL BAITNYA TIDAK HARUS MENJADI SYI’AH

Aqidah, Diraasatul Adyaan wal Firaq
MENCINTAI NABI SHALALLAAHU 'ALAIHI WASALLAM DAN AHLUL BAITNYA TIDAK HARUS MENJADI SYI'AH Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Belakangan ini, muncul anggapan kalau ingin sempurna mencintai Nabi dan keluarganya (ahlul bait) harus seperti cintanya orang syi'ah terhadap mereka. Buktinya, hanya kaum syi'ahlah yang benar-benar perhatian dan menunjukkan gelora rasa cinta dan rindunya. Berdirinya komunitas ahlul bait atau dalam bentuk ikatan jamaah ahlul bait, itulah wujud nyatanya. Tentu anggapan itu, tidak dapat dibenarkan dan mengandung kekeliruan. Mengapa demikian? Hal ini dapat diperhatikan dari beberapa persoalan berikut ini: 1. Kedustaan belaka, andaikan mereka dikatakan senagai kaum yang sangat mencintai Nabi dan keluarganya. Bagaimana mereka dikatakan cinta, apabila mereka send...
PURITANISME BERBEDA DENGAN EKSTRIMISME

PURITANISME BERBEDA DENGAN EKSTRIMISME

Uncategorized
PURITANISME BERBEDA DENGAN EKSTRIMISME Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Puritanisme, sering dimaknai dengan gerakan yang melakukan pemurnian ajaran [ashaalah, purifikasi]. Sebahagian lain menyebutnya dengan revivalisme, yaitu gerakan yang kembali kepada pemahaman generasi awal secara konprehensif dan total [muhyi atsaris salaf, revivalisasi]. Apabila ditambah dengan semangat pembaharuan [ishlaah, reformasi], maka itulah yang disebut dengan sejatinya tajdied. Walau berbeda sejarah, namun ada kesamaan secara esensinya, pemikiran Barat pun mengalami pergolakan, di mana kalangan Protestan yang mempertahankan injil secara literal menolak berbagai penakwilan. Menurut Dr. Muhammad 'Imarah dalam "Al-Ushuuliyyah Bainal Gharbi wal Islaam", mereka menyebut diri sebagai 'kaum fundamentalis'. ...
AL-WASATHIYYAH; SIKAP PERTENGAHAN DALAM ISLAM

AL-WASATHIYYAH; SIKAP PERTENGAHAN DALAM ISLAM

Manhaj
AL-WASATHIYYAH; SIKAP PERTENGAHAN DALAM ISLAM Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Wasath, artinya tengah-tengah, i'tidaal/ adil, atau tawaazun/ seimbang. Dari segi zaman, Rasulullaah shalallaahu 'alaihi wasallam berada pada posisi tengah antara Nabi-nabi terdahulu dan ummat setelahnya. Al-Qur'an dan As-Sunnah mengajarkan keseimbangan kebaikan dunia dan akhirat sebagai inti keselamatan dan kebahagiaan dalam Islam [sa'aadatud daarain]. Maka sudah seharusnya keteladanan hidup diambil secara seimbang; antara sikap bijak mengambil kebaikan masa lalu, namun tidak menghilangkan semangat masa depan. Artinya, bagaimana kita menimba keelokkan generasi masa lalu yang shalih [as-salaf as-shaalih] untuk dijalankan dalam kehidupan kekinian yang dihiasi dengan keshalihan, sehingga lahirnya manusi...
keringat, Air Mata dan Darah (‘ibroh Hamasyah Perjuangan)

keringat, Air Mata dan Darah (‘ibroh Hamasyah Perjuangan)

Hikmah, Uncategorized
KERINGAT, AIR MATA DAN DARAH ('Ibrah Hamasyah Perjuangan) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Sekedar melawan lupa, teringat Ustadzunal Fadhil Muzayyin Abdul Wahhab (Allaahu yarhamh) ketika beliau mengajarkan "Fiqih Tawaazun" dalam perjuangan. Menurutnya, perjuangan membutuhkan keseimbangan seperti halnya para ulama terdahulu pun demikian. Ibnul Mubarak rahimahullaah misalnya, beliau ini bukan sekedar seorang yang faaqih dalam agama, namun beliau pun tangkas mengayun pedang di medan laga. Ketika suatu saat berjumpa dengan saudaranya Fudhail bin 'Iyadh rahimahullaah yang tengah menangis tersedu sedan dengan linangan air mata, Ibnul Mubarak pun bertutur: "yaa 'aabidal haramain, wahai hamba yang senantiasa mengabdi di dua kota suci (beribadah dan menuntut ilmu di masjid haram dan masjid...
SIDANG AHMADIYAH/ MK KE-4

SIDANG AHMADIYAH/ MK KE-4

AKHBAR NEWS!
(Jakarta 29/11). SIDANG AHMADIYAH/ MK KE-4; Merupakan sidang ke-4 yang kami ikuti, di mana kali ini diawali dengan mendengarkan pihak terkait dari Komnas Perempuan yang merincikan pointer-pointer hak perempuan Ahmadiyah yang wajib dilindungi, di mana menurut pengakuannya mereka kini menjadi salah satu korbannya. Sedangkan untuk ahli pemohon, pihak Ahmadiyah menghadirkan Dr. Catur Wahyudi (Dosen Fisip Universitas Merdeka Malang). Tak jauh berbeda dengan para pembela sebelumnya, dirinya menyoal UU No.1/ PNPS/ 1965 dan SKB Tiga Mentri yang dinilainya sangat membatasi kehidupan beragama, terutama Ahmadiyah. Terlebih-lebih Fatwa MUI tahun 1980 yang menyebutkan bahwa Ahmadiyah "di luar Islam", lalu diikuti Fatwa MUI tahun 2005 yang menyebutkan Ahmadiyah "sesat dan menyesatkan". Hal ini menyeb...
SIDANG AHMADIYAH/ MK KE-3

SIDANG AHMADIYAH/ MK KE-3

AKHBAR NEWS!
Sebagai pihak terkait, sidang ke-3 kalinya ini (yang kami ikuti) masih mendengarkan ahli pemohon dan keterangan saksi fakta pemohon. Bertindak sebagai ahli pemohon, Ahmad Najieb Burhani, Ph.D. yang mengaku bahwa dirinya "sudah lelah" dengan perdebatan teologis, namun lebih tertarik untuk mengkritisi pasal demi pasal yang tertuang dalam UU PNPS No.1/ 1965. Burhani menuduh, bahwa ummat Islam di luar Ahmadiyah telah "salah paham" terhadap ajaran dan amalan-amalan mereka. Menurutnya, perbedaan tafsir tidak bisa dijadikan standar untuk menilai keyakinan pihak lain. Seperti halnya para ahli sebelumnya, dirinya mengaku kehadirannya bukan untuk membela Ahmadiyah. Kenyataannya, justeru apa yang dipaparkannya sangat ahmadi; Tadzkirah bukan kitab suci, Qadyan bukan tempat suci, tidak ada amalan aneh...
error: Content is protected !!