Senin, Juli 20MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

ILMU DAN MAHABBATULLAAH

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
Oleh : Mahasantri MAU Institute Narasi ini digoreskan untuk siapapun yang bergelar ahsanul khaaliqiin, untuk mereka yang pada pundaknya penuh dengan amanah dakwah, untuk mereka yang menggenggam tugas sebagai penyampai risalah, untuk mereka yang siklus detik demi detiknya bersahabat dengan ilmu sebagai "washilah khidmat", yang setia menjadi pemburu ilmu dalam setiap putaran waktu, bahkan kalimat ini juga ditujukan termasuk untuk siapapun yang belum terbangun dari tidur panjang bahwa ilmu adalah pijar yang sinar dan nyalanya tidak akan pernah pudar. Pada paragraf singkat yang tersaji ini, kita tidak akan berbicara tentang ilmu secara definitif, karena tentu jutaan pena sudah jauh lebih dahulu menuliskan perihal itu, begitu pun jutaan maktabah-maktabah ilmiah sudah sesak dengan kar...

BANGKITLAH OTTOMANKU ..!!!

Breaking News, Hikmah, Uncategorized
Ottoman Empire, itulah simbol kejayaan dan kegagahan yang pernah ada sepanjang sejarah. Sekalipun negeri ini pernah mengalami hantaman badai sekularisme pada zaman Kemal Pasha Ataturk, namun tak berarti penduduknya berdiam diri untuk tak bangkit dan keluar dari kubangan rusaknya ideologi tersebut. Sejak zaman para pendahulunya, negeri ini telah banyak menorehkan tinta emas sejarah yang tak mudah dihapus begitu saja. Dalam bilangan waktu yang terukur, hentakan zaman yang menggentarkan jagat, negeri ini pun tampil menjadi singa peradaban di benua Eropa Modern. Berbagai isu global nampak sepi apabila tak melibatkannya, beragam persoalan dunia menjadi tak sempurna apabila mereka bungkam tak berkata. Sebagai bangsa yang sedang memiliki 'izzah dan marwah daulah, kini mereka tengah diuj...

MU’JIZAT ABADI

Jadwal Kajian, Tsaqofah, Uncategorized
MU'JIZAT ABADI // Ketika Nabiyullaah Ibrahim 'alaihis salaam dibakar Raja bengis Namrudz, api tak mampu melumatkan dirinya. Ketika Nabiyullaah Yunus 'alaihis salaam dilemparkan ke lautan lepas, buasnya ikan paus tak menjadikan dirinya binasa. Dahsyatnya gelombang samudra, tak mampu menghempaskan Nabiyullaah Musa 'alaihis salaam dan pengikutnya dari kejaran raja bengal Fir'aun. Dan masih banyak qishah lainnya, yang semua itu menunjukkan betapa Allah 'azza wa jalla tak pernah tidur dan senantiasa terlibat dalam menolong para kekasihNya di jalan perjuangan Tauhid. Itulah kebesaran Dzat Maha Digdaya yang disebut Mu'jizat hissiyyah, yakni senjata pertolongan untuk "melumpuhkan" rekayasa musuh-musuhNya. Berbeda dengan Al-Qur'aanul 'Azhiim yang dianugerahkan kepada Nabi akhir zaman, mu'jizatnya b...

AL-QUR’AN AGUNG; MU’JIZAT ABADI SEPANJANG ZAMAN

Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Seputar Istilah Mu’jizat Dalam pengertian umum, mu’jizat merupakan isim faa’iI dari a’jaza yu’jizu i’jaazan artinya "sesuatu yang dapat membuktikan kelemahan." Menurut Mannaa' Al-Qaththaan dalam Mabaahits Fii ‘Uluumil Qur’aan disebutkan, yang disebut i’jaaz adalah tampaknya kebenaran Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam dalam pengakuannya sebagai seorang pengemban risalah dengan membuktikan kelemahan bangsa Arab untuk menghadapi mu’jizat yang abadi, yaitu Al-Qur’aan al-Kariim. Dengan makna itu, maka muncullah definisi istilah yang popular sebagai berikut: “Sesuatu hal yang luar biasa [amrun khaariqun] dengan disertai tantangan dan selamat dari perlawanan." (Al-Qaththaan, 1420, hlm. 258-259). Sisi perbedaan dengan mu’jizat yang diberikan kepada N...

MEMANDANG HUJAN DARI MENARA DA’WAH KRAMAT RAYA 45

Hikmah, Uncategorized
Terkadang harus ada hujan deras di tengah kehidupan kita ... Bukan untuk menghidupkan kenangan yang minim guna ... Pada setiap aroma tanah basah yang berhasil meredam segala gundah, barangkali rintiknya mampu menahan langka ketika lelah tapi dipaksa situasi untuk terus menjelajah perjuangan da'wah ... Ahh hujan, deras tulusnya telah membuat banyak kaki menepi ... Benar, sesekali kita butuh sepi, jelas bukan untuk membebaskan halusinasi ... Sunyi sering kali mempersilahkan diri untuk merenungi kembali, jauhnya langkah yang sudah dilalui. Untuk apa kita ada disini? Kemana pergi setelah ini? Masih kuatkah kita bergulat dengan kesulitan yang mungkin menanti? Jangan lupa, lalainya diri dari perenungan panjang mungkin jadi salah satu alasan banyak orang yang hilang arah, tak tahu tu...

KATA ORANG: “COLT SETAN” ITU MEMPERCEPAT SAFARKU

Da'wah, Tsaqofah, Uncategorized
Jangan underestimate dengan judulnya, agar tidak gagal paham dalam menyimpulkannya!!! ... Ini hanya tentang sebuah penggalan pengalaman perjalanan untuk didulang hikmahnya dan diambil pelajarannya sekaligus. Betapa sang Nabi panutan melarang keras memberikan nama atau menisbatkan sesuatu dengan panggilan maupun sebutan yang buruk; bahkan bukan sekadar nama orang dengan panggilan yang hina seperti halnya 'Aashiyah, yang berarti "wanita pelaku maksiat" atau Haazin, yang maknanya "si malang" sebagaimana diceritakan Ibnu Umar dan Ibnul Musayyib radhiyallaahu 'anhumaa dalam riwayat Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim. Tentu saja, termasuk nama-nama makanan [semisal "bakso setan", "seblak jahanam", dan lain-lain], bahkan nama tempat atau fasilitas lainnya [seperti nama kampung atau nama bukit...
MEREKA MENABUH GENDERANG PERANG DAN MERUSAK SUMBER KESEJUKAN HATI KITA

MEREKA MENABUH GENDERANG PERANG DAN MERUSAK SUMBER KESEJUKAN HATI KITA

Aqidah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Merendahkan, melecehkan, dan menghinakan berbagai simbol agama [syi'aarud diin] merupakan bentuk penentangan yang nyata terhadap Dzat Yang Maha Pencipta. Terlebih syi'ar suci berupa kalamNya seperti halnya Mushhaful Qur'aan yang wajib dirawat dan dipelihara. Ada banyak bentuk penodaan yang dilakukan; mulai dari merusak fisik mushhaf, menyamakan ayatNya dengan qaul manusia, melantunkan ayatNya dengan alunan permainan hiburan, membaca ayatNya bukan pada tempatnya [termasuk di gereja, klenteng, atau tempat pemujaan lainnya], membacanya di tempat-tempat kotor dan terlarang, atau memposisikan tulisan ayatNya pada tempat yang tidak layak [di toilet, di bawah telapak sandal/sepatu, dan lain-lain], juga menafsirkan Al-Qur'an dengan sekehendak nafsu tanpa pi...

DA’I ITU “TIDAK MURAH” TAPI BERKAH DAN MERIAH

Uncategorized
Sungguh pemandangan menarik; elok dan mengharukan ketika masyarakat pesisir Pulau Kangge Desa Marisa Kecamatan Pantar Barat Laut Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur melepas da'i kesayangannya. Ananda Hakim Nurul Iman [24 tahun], alumni PPI 81 Cibatu-Garut (Kafilah Du'aat Persatuan Islam) yang baru selesai menunaikan tugasnya sebagai da'i pengabdian di pulau tersebut akan dipindah tugaskan atau melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi sebagai bekal intelektualnya. Sebuah kenyataan yang memanjakan dan menghibur hati, betapa kecintaan masyarakat setempat begitu sayang dan terpaut hatinya. "Berlabuh di hati ummat", itulah kata kunci yang sering dituturkan sang Maestro Dakwah Allaahu yarhamh Dr. Mohammad Natsir dalam hal pentingnya "merebut hati" masyarakat ketika menyambut seruan d...

POTRET KALEIDOSKOP

Materi Kajian, Uncategorized
POTRET KALEIDOSKOP // Dalam hitungan abad disebut quruun, bilangan tahun menggunakan kata sanah, sedangkan bilangan bulan disebut syahr, putaran sepekan dengan sebutan usbuu', hitungan hari itulah ayyaam, dan hitungan waktu dikenal dengan saa'ah. Siklus tersebut akan terus berjalan seperti itu memotret hari demi hari sebagai "rekam jejak", yang para ulama menarasikannya dengan sunnatul mudaawalah, yakni "sunnahnya perguliran waktu". Dengan berpijak pada Kalam Allah 'azza wa jalla Wa tilka al-ayyaamu nudaawiluhaa baina an-naasi; "Demikian Allah gulirkan hari demi hari di antara manusia" dan hadits nabiNya yang suci Anna az-zamaana qad istadaara; "Sesungguhnya zaman terus berputar", maka Allaahu yarhamh Dr. Moh. Natsir kerapkali menasihati kepada anak-anak ideologisnya, sebagaimana sering di...
ZAMAN GORO-GORO

ZAMAN GORO-GORO

Aqidah, Uncategorized
ZAMAN GORO-GORO // Di kala jagat raya gonjang-ganjing penuh keburukan, itu pertanda Batara Kolo murka; Di tengah-tengah kesemrawutan tersebut [Kolo Bendhu], diharapkan segera hadirnya sosok juru selamat, itulah "Satrio Piningit" yang ditunggu-tunggu. Demikian, keyakinan ini dipercaya oleh mereka yang mendasarkan pandangannya pada kebatinan. Dalam menafsir zaman, sudah tentu bagi seorang Muslim memiliki bimbingan tersendiri, terutama 'aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaa'ah yang mengajarkan akan adanya sosok pemimpin adil, meluruskan ummat manusia dari penyimpangan. Dia adalah Al-Mahdi yang dijelaskan secara rinci dalam hadits-hadits shahih dan kitab-kitab mu'tabar para ulama. Karena sifatnya masih ghaib dan bagian dari tanda besar akhir zaman yang masih terhijab, maka tidak patut kita menerka dan...

AKHIR SANAH PPI-81

Uncategorized
AKHIR SANAH PPI-81 // Merupakan agenda tahunan; sebelum santri akhir menerima ijazah dan menjadi alumni, terlebih dahulu mereka mengikuti program pematangan berupa Tawtsiiqul Himmah dan pengabdian masyarakat yang disebut Khidmah Jam'iyyah. Semua itu ditunaikan, agar mereka lebih siap mengarungi tantangan dan pembelajaran pada jenjang pendidikan berikutnya. Gerak fikir [riyaadhatul adzhaan], gerak fisik [riyaadhatul abdaan], dan gerak jiwa [riyaadhatun nufuus] adalah pijakan penting yang tidak boleh diabaikan dalam pendidikan. Demikian Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menuturkan. Dalam bahasa sederhana, tiga hal penting tersebut diharapkan bisa menumbuhkan kader-kader yang memiliki karakteristik cageur [sehat fisik dan psikis], bageur [sehat moral dan beradab], bener [sehat mental dan spiritua...

SALAM TA’ZHIM DARI MADRASAHABI-UMI [MAU] INSTITUTE

Uncategorized
SALAM TA'ZHIM DARI MADRASAHABI-UMI [MAU] INSTITUTE // Di antara sekian permasalahan generasi ummat, adalah bagaimana merawat mereka untuk tetap istiqamah dalam berpegang teguh terhadap ajaran agamanya. Di satu sisi, idealisme dan jiwa kreatif mereka wajib terjaga. Di sisi lain, bahaya yang tengah mengancam tidak bisa dibiarkan. Terlebih kaum "muda-mudi" yang semakin berhak mendapatkan perhatian … Fenomena kekinian seperti halnya childfree [menikah tanpa niat punya keturunan], trend kawin beda agama yang banyak disuarakan kembali, dan lain-lain menjadi salahsatunya. Mengingatkan mereka tentang beberapa hal; fungsi mengapa pria dan wanita dicipta, kepada siapa mereka harus menjadikan idola, kemuliaan seorang "ibu", pentingnya belajar fiqih wanita, dan tantangan dunia modern terhadap wanita, ...
FITNAH TERBESAR ABAD INI

FITNAH TERBESAR ABAD INI

Jadwal Kajian, Uncategorized
FITNAH TERBESAR ABAD INI // Dalam Lisaanul 'Arab, Ibnu Manzhur menyebutkan makna fitnah itu "syaiun makruuhatun", yakni sesuatu yang tidak disenangi. Ketika Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam menuturkan bahwa Allah 'azza wa jalla tidak akan segan-segan menurunkan fitnah [dalam makna adzab] ke muka bumi, apabila penduduknya mempertontonkan kekejian dan kemunkaran secara demonstratif. Ummul Mu'minin 'Aisyah radhiyallaahu 'anhaa menyanggahnya; Bukankah penduduk bumi masih banyak orang-orang shalih? Rasul pun menjawab: "Bagi mereka yang tidak berbuat munkar berubah menjadi rahmat". [HR. Ahmad]. Lalu, mengapa sebagian penduduk bumi yang baik-baik turut serta menanggung getahnya? Dijawab As-Syaukani dan As-Shabuni: "Orang zhalim diadzab karena perbuatan zhalimnya, sedangkan orang yang sh...
STUDI AGAMA-AGAMA DALAM PANDANGAN ULAMA MU’TABAR

STUDI AGAMA-AGAMA DALAM PANDANGAN ULAMA MU’TABAR

Jadwal Kajian, Uncategorized
STUDI AGAMA-AGAMA DALAM PANDANGAN ULAMA MU'TABAR // Syaikh 'Utsaimin pernah ditanya tentang hukum seorang Muslim penuntut ilmu mempelajari ajaran agama-agama di luar Islam, beliau memperbolehkannya dengan alasan kepentingan menegakkan hujjah agama, selama pokok-pokok piranti ilmu tafaqquh fid diin sudah "terkuasai" dengan maksimal. Pandangan serupa, tercermin pula pada pendapat para ulama sebelumnya; Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Al-Jawaabush Shahiih Liman Baddala Diinal Masiih, Al-Haafizh Ibnu Qayyim dalam Hidaayatul Hayaaraa Fii Ajwibatil Yahuudi wan Nashaaraa, dan Imam Abu Hamid Al-Ghazali dalam Ar-Raddul Jamiil Fii Uluuhiyyati 'Isa. Sama halnya dengan mendalami filsafat dan ideologi-ideologi lain yang rentan syubhat dan rawan bencana pemikiran. Itulah yang pernah diperingatkan Gr...
LIQAA ‘AABIR; LIMA MENIT BERSAMA SANG KYAI

LIQAA ‘AABIR; LIMA MENIT BERSAMA SANG KYAI

Tokoh, Uncategorized
LIQAA 'AABIR; LIMA MENIT BERSAMA SANG KYAI // Di lingkungan MUI; khususnya DKI Jakarta dan PBNU, siapa yang tidak mengenal sosok ulama muda familiar dengan syair dan qashidah-nya yang memukau. Sang Kyai ini, tidak lain adalah K.H. Zulfa Musthofa yang sangat menguasai ilmu 'aruudh dan qawaaid fatwa. Tafaqquh fid diin-nya tidak diragukan lagi, di mana sanad keilmuannya bersambung kepada sejumlah masyaayikh di Nusantara. Tanpa direncanakan sebelumnya, Al-Faqir dipertemukan kembali di Bandara King 'Abdul 'Aziz Jeddah KSA setelah sebelumnya berjumpa dalam dua perhelatan ilmiah. Yang pertama di Hotel Santika TMII tentang Istinbaathul Ahkaam, yang kedua di Aula Masjid Istiqlal tentang "Kemanusiaan dan Ke-Islaman" dengan pembicara tamu Al-Habib 'Ali Zainal 'Abidin al-Jufri [Tokoh berfaham Syaafi'i...
error: Content is protected !!