Rabu, Juli 8MAU INSTITUTE
Shadow

Hikmah

PEWARISAN NILAI SANG MENTOR

PEWARISAN NILAI SANG MENTOR

Hikmah, Uncategorized
PEWARISAN NILAI SANG MENTOR// Sosoknya tak banyak mengobral kata, kalau pun bicara datar. Al-Faqir mengenalnya, sejak di LPDI Jakarta [1992-1994]. Dialah H. Amin Djamaluddin (Direktur LPPI). Kisah paling menarik, ketika beliau dipanggil Allaahu yarhamh Pak M. Natsir sehubungan tulisannya di Harian Pelita. "Saudara yang bernama Amin?", tanya Bapak. Iya pak, jawab Amin. "Apakah benar ini tulisan saudara?", tanya bapak lagi. Benar pak, jawabnya. "Saudara tahu orang yang saudara kritik?", tanyanya mengejar. Saya tidak tahu pak, jawabnya tenang. Baru Pak Natsir menjelaskan: "Tulisan yang saudara kritik, adalah tulisan seorang tokoh pengagum orientalis, dan saudara mampu mengkritisinya. Apa yang bisa saya bantu?". Itulah sosok mentor yang hebat, bapak sangat apresiatif ketika melihat anak muda b...
AGAMA DAN IDEOLOGI

AGAMA DAN IDEOLOGI

Hikmah, Uncategorized
AGAMA DAN IDEOLOGI// Seorang guru besar pernah memaparkan uraian singkatnya. Menurutnya, ada dua perkara yang sangat mempengaruhi manusia; yaitu agama dan ideologi. Keduanya memberikan janji dan tujuan, serta gambaran yang utuh dan ideal. Kesamaan dalam mencapai idealisme inilah, yang mendorong adanya kepuasan batin dan keyakinan tinggi bagi penganut atau pemeluknya. Terkadang orang memperlakukan ideologi sebagai agama, dikarenakan ideogi yang dianutnya diyakini mampu memberikan "jalan ideal" bagi hidupnya. Demikian sebaliknya, agama tak semata-mata diyakini sebagai proses spiritual, melainkan dapat mengantarkan kepada gambaran utuh yang ideal itu. Sebagai seorang Muslim layak bertanya, "Adakah yang lebih paripurna selain Islam dalam mengatur hidup dan kehidupan?". Jawabannya sangat jelas,...
MENJADI MUWAHHID

MENJADI MUWAHHID

Hikmah, Tarbiyah
MENJADI MUWAHHID// Bagi pembaca Al-Qur'an, siapa yang tak kenal Luqmanul Hakim? Sosok bijak yang bukan Nabi, bukan pula Rasul. Para mufassir tak mendetailkan ketepatan asal muasalnya, sekalipun ada yang menyebut dari Sudan. Yang jelas, Ibnu Katsir memaparkan perawakannya; hitam, pendek, keriting, tak mancung, dan bibir tebal. Namanya populer seperti para Nabi dan keluarganya semisal Alu 'Imran. Allah 'azza wa jalla memberikan keutamaan berupa hikmah, yakni "ilmu di atas ilmu" di mana segala nasihatnya menjadi anutan. Sangatlah wajar, namanya diabadikan dalam kitab suci dengan nama "Surat Luqman". Karakteristik nasihatnya yang paling utama adalah "ketauhidan", Yaa bunayya laa tusyrik billaah innas syirka lazhulmun 'azhiim; "Wahai ananda, janganlah engkau menyekutukan Allah! Sesungguhnya per...
KERJA KERAS SAJA TAK CUKUP

KERJA KERAS SAJA TAK CUKUP

Hikmah, Uncategorized
KERJA KERAS SAJA TAK CUKUP// Anak-anak ideologis Allaahuyarhamh Dr. Mohammad Natsir bercerita; "Bapak itu, kalau bertanya pekerjaan kepada para stafnya, selalu ada kalimat susulan. Bagaimana pekerjaanmu sudah selesai? Kalau jawabnya, belum pak! Bapak pun mengejar dengan kalimat lain. Kalau begitu, sampai di mana belum selesainya?". Itulah gambaran, betapa beliau sosok yang sangat menghargai nilai kerja keras seseorang. Tak ada yang beliau anggap kecil dari upaya seseorang, semua pekerjaan, terutama da'wah ilallaah, mengandung aneka kebaikan. Namun, "kerja keras" saja tak cukup apabila tak ditopang dengan penyangga-penyangganya. Agar pekerjaan lebih efektif, efisien, juga tak sekedar peras tenaga, maka "kerja cerdas" wajib dilakukan. Agar pekerjaan yang sudah optimal dengan mengerahkan tena...
NAMANYA TERAMAT MULIA TUK DIBINCANG MANUSIA HINA

NAMANYA TERAMAT MULIA TUK DIBINCANG MANUSIA HINA

Hikmah, Tarbiyah
NAMANYA TERAMAT MULIA TUK DIBINCANG MANUSIA HINA// Jauh sebelum Al-Qur'an turun, nama manusia termulia sudah tercantum dalam kitab-kitab sebelumnya. QS. As-Shaff/61:6 mewartakan, Nabiyullaah 'Isa 'alahis salaam menyebutkan akan lahirnya Nabi akhir zaman bernama "Ahmad". Sejumlah Ahli Tafsir menuturkan, nama tersebut merupakan satu di antara nama Sang Rasul sebagaimana ditegaskan hadits Al-Bukhari dan Muslim dari shahabat Muhammad bin Jubair bin Muth'im radhiyallaahu 'anh. Al-Ashbahani menjelaskan, kata "Ahmad" merupakan isim tafdhil untuk menyebut lebih dari sekadar Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam. Artinya, beliau dilebihkan dalam beberapa hal dari para Nabi sebelunya. Bukanlah sesuatu yang rahasia, para ilmuwan Timur dan Barat di segala masa mengakuinya secara ilmiah. Demikian pul...
MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG

MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG// Bukan karena berderetnya gelar, atau menggunungnya kedudukan dan jabatan. Sekalipun semua itu penting, namun bukanlah tujuan utama. Karena terkadang, hiasan-hiasan tersebut kerapkali menyandera diri, bahkan sering menutupi kebenaran yang sesungguhnya. Untuk itulah para ulama sering mengingatkan, agar kita tidak terpelanting dan terpeleset karenanya. Al-Hafizh Ibnu Qayyim rahimahullaah menuturkan: "Setiap kali ilmu seorang hamba itu melimpah ruah, maka semakin lapang dan luas pula dadanya. Dan ini tidak berlaku bagi semua ilmu, melainkan ilmu yang diwariskan Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam, yakni ilmu yang bermanfaat. Pemiliknya adalah manusia yang paling lapang dadanya, paling tidak sempit hatinya, paling baik budi pekertinya, dan paling bersih h...
KATA KUNCINYA “BERKHIDMAT” UNTUK UMMAT

KATA KUNCINYA “BERKHIDMAT” UNTUK UMMAT

Hikmah, Uncategorized
KATA KUNCINYA "BERKHIDMAT" UNTUK UMMAT// Memori santri IKA PPI 76 babak pertama, bertemakan "Pendidikan, Dakwah, dan Pengabdian". Tak banyak yang bisa diungkap, selain memantik ingatan bentangan kenangan keteladanan yang teramat mendalam. Sebagai kawah candera dimuka, para ahli mengakui, bahwa pesantren merupakan lembaga ideal dalam melahirkan insan adabi yang dibangun di atas kemandirian. Relasi guru-murid yang menjunjung tinggi hikmah, diharapkan melahirkan para alumni yang berjiwa 'allimnii (selalu haus akan bimbingan ilmu) sebagaimana diasaskan para pendahulu. Responsif dalam membaca setiap perubahan, menjadi ciri utama generasi penakluk peradaban. Selalu mengambil faidah ilmu di setiap keadaan, menjadi dorongan kuat untuk senantiasa siap berenang di samudera kemanfaatan. Benar kata Us...
SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA “PEMUDA”

SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA “PEMUDA”

Hikmah, Kebangsaan, Uncategorized
SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA "PEMUDA"// Terlepas perdebatan belakangan ini, yang jelas tanggal 28 Oktober sudah ditetapkan sebagai hari sumpah pemuda. Sebagai Muslim, tentu menyadari bahwa pemuda adalah sebuah fase harapan, sekaligus puncak ideal dalam menumbuhkan tanggung jawab beragama. Sebagai pituin orang Indonesia, sudah pasti rasa menjadi seorang pribumi sangat melekat dalam jiwa raga. Demikian pula sebagai Pemuda atau pernah muda, tak dapat dilepaskan dari semangat hidup merdeka dan tinggi cita-cita. Teringat selagi menjadi SC training kepemudaan, ada materi Dauwrus Syabaab Fii Hamli Risaalatid Da'wah; "Peran Pemuda dalam Mengemban Risalah Dakwah", Sang mentor menjelaskan, peran pemuda itu tidak lepas dari empat hal: memperbaharui mentalitas ummat (tajdiidu ma'nawiyyatil u...
MENAKAR KEIKHLASAN

MENAKAR KEIKHLASAN

Hikmah, Uncategorized
MENAKAR KEIKHLASAN// Di antara sekian maqam kehidupan yang paling berat, adalah keikhlasan. Apa pun aktivitasnya, kuncinya ada pada keikhlasan. Ikhlas sering dimaknai dengan analogi al-'asalul khaalish, yaitu madu murni. Keikhlasan itu memang sulit dipegang, diraba, apalagi diterawang. Ia hanya bisa dirasa oleh hati yang bersih, ditangkap oleh rasa yang dalam, dan ditunjukkan dengan sikap perbuatan. Ikhlas bukanlah ranah diskusi yang membutuhkan logika dan retorika. Melainkan hanya bisa dibaca dengan indera batin yang bernama luthfun, yaitu kedalaman hati paling lembut. Karenanya, jangan katakan pada saudaramu: "Kamu harus ikhlas yaah!", namun katakanlah: "Semoga Allah 'azza wa jalla mengikhlaskan hatimu!". Betapa misterinya sebuah keikhlasan, shahabat 'Abdullah bin Mas'ud radhiyallaahu 'a...
LILLAAH, FILLAAH, ‘ALALLAAH, lLALLAAH, DAN MINALLAAH

LILLAAH, FILLAAH, ‘ALALLAAH, lLALLAAH, DAN MINALLAAH

Hikmah, Uncategorized
LILLAAH, FILLAAH, 'ALALLAAH, lLALLAAH, DAN MINALLAAH // Bukan hal yang mudah, ketika kita harus menerima kenyataan. Termasuk dalam mengukir prestasi dedikasi, atau menerpa amal nyata. Kerapkali keikhlasan benar-benar diuji, dan harga diri dipertaruhkan. Berjuang dengan ketidak ikhlasan itu sia-sia, namun membuat orang yang tadinya ikhlas menjadi tidak ikhlas adalah perbuatan dosa. Ibarat kata pepatah: "Kepakkan sayap citamu setinggi yang engkau mampu, terbanglah dengan tenang tanpa merendahkan, dan majulah melaju jauh tanpa harus menyikut!!!". Sungguh, berjiwa lapang, dan peribadi ikhlas itu mahal nilainya. Berbaik-baik di hadapan (mujaamalah), atau senyuman lebar di muka saja tidaklah cukup, apabila bukan hati yang bersih yang berbicara. Benar kata sang Guru: "Wajib karena Allah, yakin di...
NGAGUAR PANGALAMAN K.H. USMAN SHALEHUDDIN; “JANGAN REMEHKAN DO’A GURU!!!”

NGAGUAR PANGALAMAN K.H. USMAN SHALEHUDDIN; “JANGAN REMEHKAN DO’A GURU!!!”

Hikmah, Uncategorized
NGAGUAR PANGALAMAN K.H. USMAN SHALEHUDDIN; "JANGAN REMEHKAN DO'A GURU!!!"// Masih terngiang dalam ingatan, lintasan pengalaman dari "pengajian" Ustadz Usman. Di antaranya, beliau membuka cerita sambil menitikkan air mata. "Suatu saat, tak kurang 10 santri senior diajak menemani K.H. E. Abdurrahman untuk memenuhi "undangan pangaosan". Seperti biasa, tentu saja para santri senang, di samping dapat ilmu, "bakal milu dahar". Sepulang pengajian tersebar berita cukup heboh, karena hampir semua yang ikut mengalami sakit perut yang serius hingga harus dirawat di Rumah Sakit, dan dinyatakan keracunan (entah apa penyebab utamanya, yang jelas setelah menyantap makanan yang disuguhkan malamnya). Tak lama kemudian, K.H. E. Abdurrahman datang menengok satu persatu murid-murid yang disayanginya. Sambil d...
SAAT RINDU TAK BISA DIBENDUNG

SAAT RINDU TAK BISA DIBENDUNG

Hikmah, Uncategorized
SAAT RINDU TAK BISA DIBENDUNG … Kriiing, kriiing … Handphone pun berbunyi nyaring berkali-kali, "Ustadz, kapan kembali mengajar? Kawan-kawan dah rindu berkumpul, belajar bersama seperti dulu". Demikian pesan by phone seorang jamaah mengingatkan dengan penuh antusias. Memang benar, ada banyak ragam keuntungan ketika kita berada di tengah majelis ilmu; bisa berjumpa langsung dengan kawan-kawan sehingga shilaturrahim benar-benar dapat dirasakan, menuntut ilmu bersama, diskusi bareng, dan bertanya langsung ke Guru. Lebih dari itu langkah mereka tercatat sebagai sabiilillaah, dan perkumpulannya dinaungi malaikat rahmat. Betapa dahsyatnya keutamaan bermajelis dengan orang-orang shalih, menurut Ibnu Qayyim memiliki enam dampak perubahan; dari ragu menjadi yakin, riya' menjadi ikhlas, lalai menjad...
HUMOR INTELEK K.H. ACENG ZAKARIA

HUMOR INTELEK K.H. ACENG ZAKARIA

Hikmah, Uncategorized
HUMOR INTELEK K.H. ACENG ZAKARIA … Siapa pun yang membaca buku ini, akan ternasehati dan terhibur. Ada 73 anekdot menggelitik, dan membuat "nyerengeh" (tertawa kecil) penuh makna. Itulah buku terbaru dari seorang Kyai mumpuni, Ustadz sepuh yang luhung ilmu. Tak bermaksud berlebihan, sudah 103 buku, dan 209 masalah hukum Islam beliau putuskan. Bahkan da'i muda Dr. Firanda Andirja (sebelum studi ke Madinah) sangat mengagumi metode pengajaran Nahwiyah-nya karena mudah dicerna. Demikian pula para kyai dan asatidz lintas ormas dan halaqah berbondong-bondong mempelajarinya. Kini "Kyai sepuh" yang sekaligus Ketua Umum Persatuan Islam ini, sekalipun sudah berusia, masih bergairah menyodorkan tulisan-tulisan hangatnya. "Panggeuing Jeung Pepeling; Kempelan Anekdot Sunda" [terj.: Nasihat dan Peringat...
KISAH MESIN TIK DAN EMPAT KITAB RUJUKAN

KISAH MESIN TIK DAN EMPAT KITAB RUJUKAN

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
KISAH MESIN TIK DAN EMPAT KITAB RUJUKAN// 23 tahun telah berlalu, waktu itu selain terus bershilaturrahim ke tokoh-tokoh "Kabul" [sebutan Kampung Bulu Tambun Bekasi] hingga satu tahun [1998-1999]. Pengajian anak-anak, pemuda/i, dan pengajian masyarakat mulai dijajaki. Itulah modal awal lahirnya pendidikan TK/RA, MDA, Dasar, dan Menengah Dewan Da'wah. Ketika mau mengawali aktivitas publik, qaddarallaah belum ada alat apa-apa, akhirnya Ustadz Syuhada Bahri menghadiahkan mesin Tik bekas. Agenda pun berjalan, walau kondisi jamaah masjid baru hitungan jari. Untuk lebih terarahnya pembinaan, selalu ada "pengawalan ilmiah" berupa literasi pokok. Atas saran Ustadz Muzayyin Abdul Wahab, dimulailah dengan tafsir Surat Yasin, Surat Luqman dalam Tafsir Ibnu Katsir, fiqih dan haditsnya dengan Syarah Bu...
TAHU DAN KENALMU CERMINAN WAJAH DAN WIJHAHMU

TAHU DAN KENALMU CERMINAN WAJAH DAN WIJHAHMU

Hikmah, Uncategorized
TAHU DAN KENALMU CERMINAN WAJAH DAN WIJHAHMU … Ketika kita mengetahui seseorang atau sesuatu sekedar fisiknya, berarti kita baru tahu sebatas wajah, atau rupa dan bendanya. Apabila kita mengenal sifat dan karakternya, berarti kita telah mengenal wijhah, atau sosok dengan segala variannya. Mengetahui belum tentu mengenal, tapi mengenal sudah tentu mengetahui. Inilah mengapa sebahagian cerdik pandai membedakan antara "ilmu" dan "ma'rifah" sekalipun keduanya saling beririsan. Ilmu hanya sebatas tahu apa adanya, sedangkan ma'rifah melebihi dari sekedar tahu biasa (alias tau bingit istilah milenial). Karenanya, dalam menghadapi persoalan apa pun, kita dituntut untuk lebih mengenal, bukan sekedar mengetahui. Bukankah kesuksesan atau kegagalan seorang panglima perang, terkadang disebabkan karena ...
error: Content is protected !!