Rabu, Juli 8MAU INSTITUTE
Shadow

Hikmah

NGAJI TAFSIR BERSAMA USTADZAH HJ. AMINAH DAHLAN

NGAJI TAFSIR BERSAMA USTADZAH HJ. AMINAH DAHLAN

Da'wah, Hikmah, Uncategorized
NGAJI TAFSIR BERSAMA USTADZAH HJ. AMINAH DAHLAN// Guru wanita yang mempengaruhi hidupku, selain mamah dan isteri adalah Ustadzah Aminah Dahlan, seorang wanita 'Arab-Sunda dari keluarga Dahlan. Bersuamikan K.H. Sjihabuddin, pria Sleman Yogyakarta. Banyak wejangan dari keduanya, di antaranya pengajaran Tafsir yang merujuk pada Shafwatut Tafaasir dan Rawaa'iul Bayaan Syaikh Mohammad 'Ali as-Shabuni. Jujur, ngaji sama "ibu" lebih banyak dinasehatinya ketimbang ngaderes-nya. Serasa ngak nambah bahasan dan diulang-ulang, namun itulah yang diingat terus. Ketika menjelaskan la'ibun wa lahwun, dengan nada khasnya, beliau bertutur: "Kita ini hidup seperti bermain-main saja; ke pasar beli labuh pasti yang besar-besar, setelah sampai rumah malah dipotong-potong jadi kecil lagi. Kalau beli wortel yang ...
“MULUNGAN ELMU” TI KANG DEDDY

“MULUNGAN ELMU” TI KANG DEDDY

Hikmah, Uncategorized
"MULUNGAN ELMU" TI KANG DEDDY// Saat Haflah Imtihan 2010, PPI 81 mengundang seseorang yang tak asing bagi kaum Muslimin Jawa Barat, khususnya Kota Kembang tahun 1980an. Sejak SD, ayahku telah bercerita: "Kalau jadi jagoan kayak Deddy Rahman, bapaknya ulama besar. Singa itu, sekarang akan ceramah". Pria tegap, gagah, dan berwibawa. Itulah Ustadz Deddy Rahman (putra KH. E. Abdurrahman). Waktu itu ditaqdirkan dapat ber-muwajahah dengannya, ustadz pun memulai cerita: "Dulu saya sering dicari pihak berwajib, gara-gara suka bikin gaduh. Setelah sadar masih dicari juga. Bedanya, dulu diburu karena badung, sekarang karena dakwah saya katanya keras". Berikutnya, ustadz pun bertutur: "Rumasa baheula bedegong ka kolot, maraneh mah bersyukur jadi santri". Maksudnya: "Saya mengaku, dulu ngak patuh sama...
JADILAH ALUMNI YANG ‘ALLIMNII

JADILAH ALUMNI YANG ‘ALLIMNII

AKHBAR NEWS!, Hikmah
JADILAH ALUMNI YANG 'ALLIMNII// Semilir angin iringi pagi, hantarkan tekad jiwa-jiwa pembelajar menuju perhelatan akbar wisuda … Wisuda bukanlah tujuan, wisuda bukanlah segalanya, dan wisuda bukanlah akhir segalanya. Wisuda merupakan proses akhir kegiatan akademik yang ditandai dengan pelantikan pengukuhan sebuah jenjang. Dengan berakhirnya strata 1, maka para mahasiswa kini menjadi alumni. Suasana sakral ini, mengingatkan kita akan nasihat emas K.H. E. Abdurrahman terkait makna hakikat alumni. Menurutnya, "Menjadi alumni, hakikatnya adalah harus selalu 'allimnii". Artinya, para lulusan selalu merasa haus belajar. 'Allimnii, maknanya adalah "Ajarilah aku!!!". Semua civitas akademika STAIPI Jakarta, menghaturkan selamat dan sukses atas keberhasilannya. "Perbaharuilah bahtera kalian, karena ...
MENGENAL “KEBENARAN”

MENGENAL “KEBENARAN”

Hikmah, Uncategorized
MENGENAL "KEBENARAN"// Kata "benar" dalam Al-Qur'an ditulis dengan "al-haqq", artinya ketetapan, kewajiban, bagian tertentu, atau kebalikan "al-baathil". Dikatakan "hakikatnya" (fil haqiiqah), maknanya "kebenaran sesungguhnya". Al-Jarjani menarasikannya dengan: Ats-tsaabitu al-ladzii laa yusawwighu inkaarahu, "ketetapan yang tidak membenarkan penolakan" (Lihat: At-Ta'riifaat, hlm. 89). Dalam pemetaannya, ada kebenaran atas dasar keyakinan, kepercayaan, atau credo. Itulah kebenaran religius. Yang bersandar pada rumusan-rumusan, metode, dan kesimpulan. Itulah kebenaran ilmiah. Dan yang bersandar pada pencarian apa, bagaimana, dan seperti apa hasilnya. Itulah kebenaran filosofis. Sebagaimana dijelaskan para ulama, semisal Al-Ghazaly, Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayyim, dan lainnya; Ketika mengurai ha...
TIGA PENGALAMAN BELAJAR BERSAMA PROF. AHMAD TAFSIR

TIGA PENGALAMAN BELAJAR BERSAMA PROF. AHMAD TAFSIR

Hikmah, Uncategorized
TIGA PENGALAMAN BELAJAR BERSAMA PROF. AHMAD TAFSIR// Pertama; Dalam sebuah workshop, beliau menuturkan: "Maksimalkan membaca itu sampai S2, kalau S3 waktunya menuangkan apa yang dipikir. Karena setelah itu, tak ada lagi S4, S5, dan seterusnya." Kedua; Dalam seminar kelas, beliau cerita terkait cucunya: "Kakek, lihat dech kek nilaiku bagus, tapi ada merahnya" (sambil menunjuk buku nilai yang ada beberapa angka 5-nya). Sang kakek menjawab sambil memeluk sayang: "Iya yah, bagus ada nilai berwarnanya. Ngak apa-apa, dulu juga kakek pernah ponten 5, sekarang kakek jadi profesor." Ketiga; Masih dalam seminar kelas, beliau menasehati: "Guru itu murabbi (pembimbing), mursyid (pemandu). Ada juga yang berlebihan, harus mendekati "sifat ketuhanan" (saking harus sempurnanya). Makanya di Jepang, Guru it...
BELAJAR TANGGUH DARI SANTRI THALIBAN

BELAJAR TANGGUH DARI SANTRI THALIBAN

Hikmah, Uncategorized
BELAJAR TANGGUH DARI SANTRI THALIBAN … Tak bermaksud berlebihan terhadap mereka, namun setidaknya seorang Muslim patut bersyukur, di mana Afghanistan sebagai negeri Muslim yang sekian lama dijajah dua negara "super power" [menurut manusia], bisa berlepas dari keduanya. Negeri multietnik dan etnolinguistik, di mana Islam datang ke gurun ini [642 M] dibawa Muslim Arab. Dengan asam garam pengalaman menghadapi imperialis, kini mereka tengah "berbenah" menata rumahnya sendiri, walaupun bukan hal mustahil musuh-musuhnya tengah mengendap-endap untuk merusaknya. Tugas kita adalah; bukan mencurigai, acuh, bahkan nyinyir. Melainkan memohon pada Rabbul 'Aalamiin dengan do'a-do'a terbaik, agar mereka bisa bersatu padu, menghilangkan konflik internal, selamat dari tipu daya musuhnya, dan berdaulat. Tah...
AGAR KEBAIKAN TETAP ABADI

AGAR KEBAIKAN TETAP ABADI

Hikmah, Uncategorized
AGAR KEBAIKAN TETAP ABADI … Tak ada manusia yang luput dari keburukan, kecuali yang dijaga (ma'shuum) Allah 'azza wa jalla. Karena itulah misi al-amru bil ma'ruuf wan nahyu 'anil munkar, menjadi sunnatullah para Nabi dan RasulNya. Selain itu, Islam mengajarkan konsep khair, dan hasan. Yang pertama bersifat konkret, bisa terlihat langsung dengan mata inderawi. Sementara yang kedua bersifat abstrak, tak dapat langsung bisa diindera. "Berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan" (fastabiquu al-khairaat), maka beragam kebaikan semisal shalat, shadaqah, zakat, dan ibadah lain yang serupa, bisa terlihat gerak dan bendanya. Adapun baik budi pekerti (husnul khuluq), berbaik sangka (husnuz zhann), atau akhir kehidupan yang baik (husnul khaatimah), merupakan ragam kebaikan yang bukan hanya terlihat sifat ...
TARBIYAH DZAATIYYAH DI PAGI JUM’AH …

TARBIYAH DZAATIYYAH DI PAGI JUM’AH …

Hikmah, Uncategorized
TARBIYAH DZAATIYYAH DI PAGI JUM'AH … Tak selamanya hidup ini ada dalam kesuksesan, terkadang kita menerawang dari kejauhan akan keberhasilan orang lain. Dengan kedamaian dan kesejahteraan mereka, lalu muncul kesimpulan teramat dalam bahwa mereka benar-benar ada pada zona keshalehan paripurna. Namun ironinya, kita hanya bisa menjadi penonton dari kesuksesan orang lain, tanpa berikhtiar meneladaninya. Ibarat menemukan oase di tengah gurun gersang, ketika bisikan nasehat berhembus semilir angin menembus raga. "Saudaraku yang dicintai karena Allah … Ingat, mereka yang terlihat bahagia dan shaleh menurutmu, bisa jadi mereka itu orang-orang yang sedang berusaha menghapus dosa-dosa dan kesalahannya sepertimu di masa lalu yang kita tidak tahu … Melakukan introspeksi, mendekatkan diri pada Ilahi, m...
AHLUL MUSHIBAH YANG SUKSES; MENGUBAH DUKA MENJADI AMAL NYATA

AHLUL MUSHIBAH YANG SUKSES; MENGUBAH DUKA MENJADI AMAL NYATA

Hikmah, Uncategorized
AHLUL MUSHIBAH YANG SUKSES; MENGUBAH DUKA MENJADI AMAL NYATAOleh:Teten Romly Qomaruddien Di antara manusia, ada yang diuji Allah 'azza wa jalla dengan perkara yang baik-baik (bil khair); tak pernah kekurangan harta, kedudukan cukup terhormat, relasi sangat mendukung, dan kebaikan-kebaikan lainnya. Ada pula yang diuji dengan perkara yang buruk-buruk (bis syarr); kurangnya harta benda, tak memiliki status kehormatan, sulitnya mendapatkan peluang, dan kekurangan-kekurangan lainnya. Keduanya merupakan kehendak yang Maha pencipta, sekalipun jalannya berbeda; ada yang bersifat langsung dikarenakan Allah benar-benar ingin menguji (mushiibah), atau ujian itu datang karena akibat ulah manusia (balaa'). Selain itu, ada pula peristiwa dahsyat yang dialami tanpa memandang beriman atau tidak ...
MENJADI ORANG BAIK YES, MERASA PALING SUCI NO …

MENJADI ORANG BAIK YES, MERASA PALING SUCI NO …

Hikmah, Uncategorized
MENJADI ORANG BAIK YES, MERASA PALING SUCI NO … Sebesar atau sekecil apa pun amalan seseorang, ia akan melihat hasilnya. Kata kuncinya, berlindung kepada Allah ' azza wa jalla, sekalipun dalam keadaan sulit. Syaikh 'Abdul 'Aziz Thuraifi mengingatkan: "Manusia paling lalai, yaitu yang tak mau berlindung pada Allah di kala sulit. Manusia paling sadar, yaitu yang tetap berlindung kepadaNya sekalipun berlimpah kenikmatan. Musibah demi musibah yang menimpa, akan membangkitkan hati selama hatinya hidup dan tidak tersandera kemegahan". Betapa rahasianya kesucian, kita tak mampu menilai satu sama lain, bahkan Al-Qur'an yang agung melarang kita "merasa paling suci" (QS. An-Najm/ 53:32). Al-Munawi menasehatkan: "Hendaknya tidak dibiasakan merendahkan orang lain, karena bisa jadi orang tersebut lebih...
Kajian Online MT HURUUN ‘IEN

Kajian Online MT HURUUN ‘IEN

Hikmah, Uncategorized
‎ بسم الله الرّحمن الرّحيم ╔📜════════════╗Kajian Online MT HURUUN ‘IEN╚═════🍃💐✒️ 🗓 Senin, 28 Muharram 1443 H | 6 September 2021🕙 10.00 - selesai🎙 Ustadz Teten Romly Qomaruddien📚 "Ahlul Mushibah yang Sukses; Mengubah Duka Menjadi Amal Nyata" (Lihat: madrasahabi-umi.com) Join Zoom Meetinghttps://zoom.us/j/91007129110?pwd=RUZqOHBkSk1xVzF6MVZ0dGtscHBUUT09Meeting ID: 910 0712 9110Passcode: amal ‎بارك الله فيكنّ 🗳 Salurkan infaq terbaik anda ke :Bank MuamalatNo. Rek : 4580003928a/n : Ivantina Agusta
LANGIT MERBABU TAK LAGI KELABU; BELAJAR HIJRAH DARI KELUARGA PAK SUTIKNO

LANGIT MERBABU TAK LAGI KELABU; BELAJAR HIJRAH DARI KELUARGA PAK SUTIKNO

Hikmah, Uncategorized
LANGIT MERBABU TAK LAGI KELABU; BELAJAR HIJRAH DARI KELUARGA PAK SUTIKNO … Tepat bakda ashar hari ke-1 Muharram 1443 H., handphone bergetar, rupanya da'i-da'i muda lereng Merbabu minta pandangan seputar pengikraran dua kalimah syahadat bagi pasangan beda agama. Bapak Sutikno yang telah duluan masuk Islam, memperlihatkan rasa gembiranya, merasa lega karena isteri dan puterinya mengikuti jejaknya. Tepat awal bulan Hijriyyah ini, mereka mengucapkan syahaadatain tanpa ada paksaan pihak mana pun. Seketika langit pun tak lagi kelabu, disaksikan pengurus PW. Persatuan Islam Jawa Tengah, suasana pun berubah menjadi haru biru, kini hamba-hamba itu kembali hijrah ke pangkuan Tauhied. Intensif-nya gerak dakwah di lembah ini terus melaju, Dusun Samirono menjadi saksi, betapa dakwah itu membutuhkan keg...
BERATNYA MENJADI AL-KHALAFUS SHAALIH …

BERATNYA MENJADI AL-KHALAFUS SHAALIH …

Hikmah, Uncategorized
BERATNYA MENJADI AL-KHALAFUS SHAALIH … Generasi terdahulu, secara bahasa disebut salaf. Karenanya para Nabi dan Rasul sebelum, adalah salaf bagi Nabi akhir zaman. Demikian pula shahaabat, yang hidup di masa Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam, merupakan salaf bagi generasi berikutnya (taabi'in, taabi'ut taabi'iin). Ketiganya ditegaskan Rasulullah sebagai "sebaik-baiknya manusia" (khairun naas) dan "sebaik-baiknya generasi" (khairul quruun). Para ulama menyebutnya "tiga generasi utama" (al-quruunus tsalaatsah al-mufadhdhalah), singkatnya mereka disebut as-salafus shaalih. Adapun generasi setelah mereka, berdasarkan riwayat yang dipetik As-Syaukani, disebut a'jabukum iimaanan 'indallaah, yakni generasi yang menakjubkan keimanannya di sisi Allah 'azza wa jalla (itu pun kalau beriman se...
TAWAAZUN ANTARA AMAL DAN HARA

TAWAAZUN ANTARA AMAL DAN HARA

Hikmah, Uncategorized
TAWAAZUN ANTARA AMAL DAN HARAP … Seberapa pun kadar amal seseorang, maka Allah 'azza wa jalla akan membalasnya. Namun bagaimana jadinya, apabila amal yang telah dilakukan membuat dirinya lupa dan khilaf? Lupa kalau yang membuat seseorang masuk ke jannahNya, adalah rahmat Allah. Khilaf karena terlampau yakin, bahwa amalannya sudah terasa sangat cukup hingga ia melalaikannya. Padahal, amalan hendaknya tetap dijalankan dalam kesinambungan. Sementara berharap ridha dan kasih sayangNya (rajaa'), wajib terus dipelihara. Syaikh Ibnu Baz rahimahullaah dalam Nuurun 'alaa ad-Darbi, ketika mengurai hadits "Tidaklah seseorang masuk sorga dengan amalan, melainkan karena rahmat Allah" (HR. Bukhari-Muslim dari 'Aisyah radhiyallaahu 'anh). Menurutnya, kalaupun dengan amalan, maksudnya adalah amalan yang d...
MASIH ADA TITIK TERANG DI UJUNG GELAP

MASIH ADA TITIK TERANG DI UJUNG GELAP

Hikmah, Uncategorized
MASIH ADA TITIK TERANG DI UJUNG GELAP … Tak selalu semua keberuntungan tertumpu pada seseorang, sama halnya dengan tak selalu semua kegagalan tertimpa pada seseorang. Bagi seorang Muslim, meyakini qadha-qadar itu pokok keimanan. Bertahan hidup, bahkan mencari penghidupan yang lebih baik adalah sebuah pilihan. Itulah bukti keadilan Allah 'azza wa jalla, agar manusia tetap seimbang menjalani kehidupan. Betapa banyak orang menyuarakan pentingnya "managemen keberuntungan", tetapi terkadang lupa mengantisipasi akan pentingnya "managemen kegagalan". Semua itu menunjukkan, bahwa ikhtiar maksimal itu wajib, namun ketika menemukan sandungan kekecewaan segeralah bersandar pada Dzat yang Maha kuat. Benar kata Ibnu Zaid sebagaimana dipetik At-Thabary: Annal mu'mina yarjuu farajallaahi wal kaafiru yaqn...
error: Content is protected !!