SELAMATKAN AKAL DENGAN BERFIKIR BENAR DAN LURUSKAN SIKAP DENGAN KEBERSIHAN JIWA
Oleh: Teten Romly Qomaruddien
Kesimpulan yang tepat terlahir dari berpikir yang benar, berpikir yang benar terlahir dari akal yang selamat. Sebaliknya, kesimpulan yang keliru terlahir dari berpikir yang salah, dan berpikir yang salah terlahir dari akal yang rusak. Selamat dan rusaknya akal, sangat ditentukan oleh sejauhmana ketundukan keduanya terhadap wahyu Allah 'azza wa jalla.
Demikian pula terkait sikap yang lurus, sangat dipengaruhi oleh kendali jiwa yang seimbang dan tenang. Dan kendali jiwa yang seimbang dan tenang, sangat dipengaruhi oleh kebersihan jiwa dan keimanan. Kalaupun terjadi, kegoncangan dan kelabilan jiwa terkadang masih dialami oleh mereka yang mungkin secara lahir terlihat sangat memelihara moralitas dan nilai-nilai agama, justru hal itu menunjukkan bahwa sif...













