Selasa, Juli 7MAU INSTITUTE
Shadow

Hikmah

HIKMAH TEOLOGIS TASU’A-‘ASYURA

HIKMAH TEOLOGIS TASU’A-‘ASYURA

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
HIKMAH TEOLOGIS TASU'A-'ASYURA// Telah dimaklumi bahwa hari ke-9 dan ke-10 bulan Muharram ini di dalamnya ada kemuliaan; Allah 'azza wa jalla akan menghapuskan kesalahan satu tahun yang sudah berlalu bagi hamba yang menunaikan shaum pada keduanya [sebagaimana hadits riwayat Muslim dari Abu Qatadah]. Yang menarik, beriringannya dua hari tersebut, hari kesembilannya merupakan cita-cita sang Rasul [Sunnah hammiyyah] yang sebelumnya beliau hanya menunaikan hari ke-10 saja. Dengan diingatkannya oleh para shahabat [sehubungan ada kesamaan dengan Yahudi], membuat beliau berniat menambahkannya di tahun depan [terlepas ada riwayat lemah/ dhaif yang membolehkan hari ke-11]. Hikmah bagi kita sebagai umatnya, betapa prinsip teologis itu penting dan wajib ditegakkan. Karenanya, sangat terlarang meniru-...
“TAMAN SORGA DUNIA” ITU HALAQAH ILMU

“TAMAN SORGA DUNIA” ITU HALAQAH ILMU

Da'wah, Hikmah, Uncategorized
"TAMAN SORGA DUNIA" ITU HALAQAH ILMU// Bagi rekan-rekan Kramat Raya 45, terlebih alumni Lembaga Pendidikan Da'wah Islam Jakarta [LPDI], sosok pria asal Sapekan Sumenep Madura bernama H. Heri Mulyadi Acok [lahir 1965] ini telah akrab di telinga. Berbekal pendidikan; mulai PPI Abu Hurairah Sapekan [1979], Ponpes Darul Falah Bogor [1985], LPDI [1988], hingga Strata 1 di Jakarta. Suami dari Ibu Darilah [seorang perawat RS], kini dikaruniai 5 orang anak. Pria yang bertugas sebagai TU LPDI dan melayani pembuatan tazkiyah calon mahasiswa luar negeri ini, hari ini [18/7] tampil memukau di Mimbar Kuliah Zhuhur Al-Furqan. Fasih, renyah, menyentuh, bernash, dan "menggedor qalbu". Dalam paparannya terkait "Keutamaan Majlis Ilmu dan Pentingnya Saling Menghargai", terbetik narasi: "Masjid sebagai rumah ...
MENYUSUN KEMBALI PUZZLE KEMULIAAN YANG MULAI TERSERAK

MENYUSUN KEMBALI PUZZLE KEMULIAAN YANG MULAI TERSERAK

Da'wah, Hikmah, persatuan umat, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Menyebut kata "puzzle", mengingatkan kita pada media kreatif pengajaran yang biasa digunakan di Taman Bermain atau Taman Kanak-kanak. Bentuknya bisa beragam; Mulai dari gambar manusia, kendaraan, rumah, hewan, hingga peralatan keseharian yang sudah dipotong-potong menjadi serpihan-serpihan dan ditebar secara acak. Setelah itu, dirangkai kembali dan disusun menjadi gambar yang utuh sesuai aslinya. Dalam kehidupan pun, tidak ubahnya seperti bermain puzzle; Ada banyak kebaikan dan kemuliaan yang berserak di hadapan kita, yang terkadang tidak beraturan. Ketika kebaikan dan kemuliaan itu dibiarkan apa adanya, maka akan nampak terlihat kurang nyaman dirasakan. Namun sebaliknya apabila kebaikan dan kemuliaan itu kembali dirangkai penuh pemeliharaan, maka y...
BERCERMIN PADA KACA YANG RETAK

BERCERMIN PADA KACA YANG RETAK

Hikmah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Ada pribahasa klasik yang mengemuka di kalangan cerdik pandai, yakni "buruk muka cermin dibelah”. Frasa tersebut dialamatkan bagi mereka yang "gampangan" menyalahkan orang lain tanpa menyadari kesalahannya sendiri. Sungguh benar, cermin yang dibelah hanya akan menjadi kaca yang retak. Serpihannya bisa melukai diri dan membawa petaka bagi orang lain; Kalaulah bercermin, jangankan yang dirasakan kurang akan semakin nampak kekurangannya, yang baik sekalipun akan menjadi kurang baik karenanya. Kalau ingin mengetahui seperti apakah kita? Maka "bercerminlah!", itulah salah satu jawabnya. Bercermin merupakan suatu kondisi di mana orang ingin melihat dirinya sendiri; Akan menjadi apa dan seperti bagaimana, tergantung prilaku orang tersebut dalam bercermin. ...
KEMACETAN YANG “DIRINDUKAN”

KEMACETAN YANG “DIRINDUKAN”

Breaking News, Hikmah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Luar biasa sesak dan padatnya jalanan hari ini; jalan protokol dengan kendaraan yang mengular panjang, nyaris tidak bergerak terjebak kemacetan total. Apalah artinya semua itu, apabila kerinduan untuk mudik dan keinginan berlebaran di kampung halaman telah menjadi kesimpulan yang sulit ditepis dan dihilangkan. Tidak ada hukum yang pasti secara syar'i dalam menilai perilaku sosial seperti ini, melainkan hanya bisa memaklumi secara 'aadi dan 'urfi, yakni pendekatan adat istiadat dan kebiasaan masyarakat yang sudah menjadi hukum bersama selama tidak ditemukan adanya pelanggaran. Berjalan dan mengalir secara alami, sehingga berubah menjadi kearifan lokal [local wisdom]. Namun, dilihat dari sisi sosiologi dan psikologi betapa perjumpaan dan perte...
MALAM MURAAQABAH SAAT TEPAT UNTUK BERMUNAJAT

MALAM MURAAQABAH SAAT TEPAT UNTUK BERMUNAJAT

Hikmah, sajak islam, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Karena sifatnya yang teramat istimewa, maka Allah 'azza wa jalla merahasiakannya. Karena begitu sangat rahasianya, maka Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam menganjurkan untuk memburunya. Karena perburuannya begitu sangat berharga, maka Allah dan rasulNya menentukan waktu khususnya. Itulah i'tikaf al-'asyrul awaakhir, yang malam kemuliaan [lailatu qadar] atau malam yang lebih baik dari seribu bulan [khairun min alfi syahrin] ada di dalamnya. Turunnya para malaikat yang bertabur keberkahan, sudah pasti menjadi hiasan sepanjang malamnya. Maka sangatlah tepat, apabila anjuran untuk bisa menghidupkan malam-malam kemuliannya [ihyaa lailatil qadar] menjadi perkara amalan yang tidak boleh disia-siakan. Apabila seseorang menunaikannya karena nadzar...
NGABUBURIT BENAR-BENAR NGABUBURIT

NGABUBURIT BENAR-BENAR NGABUBURIT

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
NGABUBURIT BENAR-BENAR NGABUBURIT // Setelah mengikuti Reboan di Kramat Raya 45, pamit duluan karena ada tugas di salahsatu mesjid legendaris Kebayoran Lama. Sekalipun berangkat lebih awal, kondisi perjalanan tetap tidak bisa diprediksi. Namun sudahlah, masih banyak yang bisa disyukuri, di antaranya bisa "ngabuburit" sambil keliling Trans Jakarta dari halte ke halte. Masjid As-Syukur yang menjadi tujuan, masih sangat jauh jarak tempuhnya. Di tengah kemacetan, suara adzan Maghrib berkumandang memecah langit Batavia yang mendung berselimutkan awan. Satu persatu penumpang Muslim merogoh tasnya; ada yang sekadar mengambil air mineral, atau mengambil permen sebagai ta'jil. Alhamdulillaah, rasa syukur pun bertambah, ketika melihat mereka yang berbuka shaum. Benar sabda Rasulullaah shallallaahu '...
DIKSI DAN NARASI RAMADHAN MEMANG ‘AJIB

DIKSI DAN NARASI RAMADHAN MEMANG ‘AJIB

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Tidak ada diksi dan narasi yang apabila dikaitkan dengan bulan mulia Ramadhan, melainkan akan terasa elok, indah nan mempesona. Mulai pemaknaan, kandungan hikmah, hingga filosofis kehidupan. Setiapkali Ramadhan datang menyapa, tidak bosan-bosannya para cerdik pandai membincangnya. Banyak 'ibaarat, tamtsiil, dan pujian para ahli ilmu akan kedudukannya yang teramat istimewa; ada yang mengibaratkan sebagai bulan "panen raya", ada yang mengumpamakannya seperti Nabiyullaah Yusuf 'alaihis salaam di tengah dua belas anak-anak Nabiyullaah Ya'qub 'alahis salaam, serta kiasan-kiasan lainnya. Semua itu menunjukkan, betapa kehadiran bulan yang satu ini bukanlah "rutinitas biasa" yang hampa makna, melainkan sarat dengan beragam keistimewaan yang tidak terduga...
KETIKA SANG PRIMADONA TIBA

KETIKA SANG PRIMADONA TIBA

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Sudah menjadi kebiasaan orang-orang mulia kalangan generasi emas [yakni salafus shaalih], apabila tiba bulan Ramadhan mereka menyambutnya jauh sebelum bulan tersebut datang menyapa. Ada yang bersiap diri sejak tiga bulan sebelum, dua bulan sebelum, atau satu bulan sebelumnya. Sebagaimana dipetik Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullaah dalam Lathaaiful Ma'aarif yang menuturkan ungkapan Abu Bakar al-Warraq al-Balkhy [ulama kelahiran Turmudz Uzbekistan, wafat 893 M.] yang mengumpamakan "tiga bulan berturut-turut" [tsalaats mutawaaliyaat]; yakni Rajab, Sya'ban, dan Ramadhan laksana pohon. شهر رجب شهر للزرع، وشعبان شهر السقي للزرع، ورمضان شهر حصاد الزرع "Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam pohon, bulan Sya'ban untuk menyiram pohon, dan bulan Ra...

JANGAN BERHENTI MENGIKLANKAN KEBAIKAN

Da'wah, Hikmah, Uncategorized
JANGAN BERHENTI MENGIKLANKAN KEBAIKAN // Setengah jam menunggu bis jurusan Tasik di pintu Tol Bekasi Timur, sudut mata ini pun tertuju pada billboard yang terpampang dengan gagahnya. Dengan iklan yang sama, yakni pasta gigi yang telah puluhan tahun sejak diri ini usia Sekolah Dasar. Artinya, Pepsodent yang sudah sangat terkenal sekalipun, masih continue memasarkan produk terbarunya. Bagaimana dengan al amru bil ma'ruuf wan nahyu 'anil munkar kita? Akankah kita lelah menggayuh sampan dakwah?? … Pesan ini mengingatkan al-faqir ketika menyampaikan orasi penutupan pada acara "Pendidikan Kader Muballigh" Masjid Raya Al-Azhar Jakarta Timur. Sebuah untaian kata menarik yang tertulis jelas di spanduk, memacu semangat agar tidak ada kata berhenti untuk berdakwah. "Selama kemungkaran itu masih ada, ...

ANEH, HARI GINI “NGGAK DOYAN” NGAJI ? (Renungan Sepanjang Jalan Tol)

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Diiringi semilir angin pagi, gerimis rintik hujan yang membasahi bumi, ditambah lagi antrian kendaraan padat merayap yang selalu menghiasi jalanan setiap hari. Sembari tadabbur dan tafakkur, diri ini pun terhentak dengan pemberitaan media yang tengah membincang seorang tokoh publik dikarenakan pernyataannya terkait keterlibatan kaum ibu yang semakin ramai dalam pengajian-pengajian. Terlepas apakah itu terpeleset lidah atau disengaja, yang jelas menggugah hati ini menerawang panjang nasihat para orang tua dahulu yang justru sebaliknya; selalu mengingatkan anak cucu, generasi kemudian, dan handaitolan untuk mengingat tujuan hidup, menjadi orang benar dan pintar, juga lebih dekat dengan ahli agama dan ahli taubat. Sambil mengelus dada dan menghibur ...

AGAR KACANG TIDAK MUDAH LUPA PADA KULITNYA

Hikmah, persatuan umat, Tsaqofah
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Dalam setiap kehidupan manusia tidak lepas dari "jalan cerita" masing-masing yang mungkin pernah dialaminya; Ada yang merasa kebahagian yang diraihnya seolah-olah tidak ada hubungan dengan orang lain, ada yang semula tidak turut serta berperas keringat tiba-tiba muncul jadi penguasa, ada yang sama sekali tidak ikut berjuang dalam waktu sekejap tampil menjadi pahlawan. Bahkan, ada pula yang dirinya merasa terusik ketika orang lain sukses atau bisa mengunggulinya sehingga harus berusaha keras untuk menyikut dan meminggirkannya. Adanya matahari kembar, merupakan sesuatu yang sangat tidak diinginkannya. Bukankah setiap taqdir itu ada masanya? Pepatah Arab mengingatkan: يسخر الله لك كل شيىء بوقته "Segala sesuatu akan ditetapkan Allah 'azza wa jalla p...

ILMU DAN MAHABBATULLAAH

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
Oleh : Mahasantri MAU Institute Narasi ini digoreskan untuk siapapun yang bergelar ahsanul khaaliqiin, untuk mereka yang pada pundaknya penuh dengan amanah dakwah, untuk mereka yang menggenggam tugas sebagai penyampai risalah, untuk mereka yang siklus detik demi detiknya bersahabat dengan ilmu sebagai "washilah khidmat", yang setia menjadi pemburu ilmu dalam setiap putaran waktu, bahkan kalimat ini juga ditujukan termasuk untuk siapapun yang belum terbangun dari tidur panjang bahwa ilmu adalah pijar yang sinar dan nyalanya tidak akan pernah pudar. Pada paragraf singkat yang tersaji ini, kita tidak akan berbicara tentang ilmu secara definitif, karena tentu jutaan pena sudah jauh lebih dahulu menuliskan perihal itu, begitu pun jutaan maktabah-maktabah ilmiah sudah sesak dengan kar...

BANGKITLAH OTTOMANKU ..!!!

Breaking News, Hikmah, Uncategorized
Ottoman Empire, itulah simbol kejayaan dan kegagahan yang pernah ada sepanjang sejarah. Sekalipun negeri ini pernah mengalami hantaman badai sekularisme pada zaman Kemal Pasha Ataturk, namun tak berarti penduduknya berdiam diri untuk tak bangkit dan keluar dari kubangan rusaknya ideologi tersebut. Sejak zaman para pendahulunya, negeri ini telah banyak menorehkan tinta emas sejarah yang tak mudah dihapus begitu saja. Dalam bilangan waktu yang terukur, hentakan zaman yang menggentarkan jagat, negeri ini pun tampil menjadi singa peradaban di benua Eropa Modern. Berbagai isu global nampak sepi apabila tak melibatkannya, beragam persoalan dunia menjadi tak sempurna apabila mereka bungkam tak berkata. Sebagai bangsa yang sedang memiliki 'izzah dan marwah daulah, kini mereka tengah diuj...

MEMANDANG HUJAN DARI MENARA DA’WAH KRAMAT RAYA 45

Hikmah, Uncategorized
Terkadang harus ada hujan deras di tengah kehidupan kita ... Bukan untuk menghidupkan kenangan yang minim guna ... Pada setiap aroma tanah basah yang berhasil meredam segala gundah, barangkali rintiknya mampu menahan langka ketika lelah tapi dipaksa situasi untuk terus menjelajah perjuangan da'wah ... Ahh hujan, deras tulusnya telah membuat banyak kaki menepi ... Benar, sesekali kita butuh sepi, jelas bukan untuk membebaskan halusinasi ... Sunyi sering kali mempersilahkan diri untuk merenungi kembali, jauhnya langkah yang sudah dilalui. Untuk apa kita ada disini? Kemana pergi setelah ini? Masih kuatkah kita bergulat dengan kesulitan yang mungkin menanti? Jangan lupa, lalainya diri dari perenungan panjang mungkin jadi salah satu alasan banyak orang yang hilang arah, tak tahu tu...
error: Content is protected !!