Selasa, Juli 21MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

TIKUNGAN-TIKUNGAN TAJAM ITU MASIH MENYISAKAN KEKHAWATIRAN

TIKUNGAN-TIKUNGAN TAJAM ITU MASIH MENYISAKAN KEKHAWATIRAN

Uncategorized
TIKUNGAN-TIKUNGAN TAJAM ITU MASIH MENYISAKAN KEKHAWATIRAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Pasca digulirkannya Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP) yang meramaikan jagat media. Bagi para pelaku sejarah, tokoh masyarakat, akademisi dan para ulama sangat merasakan adanya bau dan aroma tak sedap dalam pasal demi pasal yang ada di dalamnya. Minimalnya, ada beberapa butir ayat yang apabila ditelisik lebih dalam dapat mereduksi Pancasila itu sendiri, di samping "melumpuhkan" sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa apabila meminjam istilah Majelis Ulama Indonesia. Sekedar untuk dicermati, pasal demi pasal yang dimaksud, di antaranya sebagai berikut: 1. Pada Pasal 5 ayat (1) disebutkan: Sendi pokok Pancasila adalah keadilan sosial. Ayat tersebut tentu saja, sangat ...
PANCASILA YANG SAYA PELAJARI KOQ BERBEDA DENGAN YANG DI RUU-HIP? (Keheranan Seorang Santri)

PANCASILA YANG SAYA PELAJARI KOQ BERBEDA DENGAN YANG DI RUU-HIP? (Keheranan Seorang Santri)

Tsaqofah, Uncategorized
PANCASILA YANG SAYA PELAJARI KOQ BERBEDA DENGAN YANG DI RUU-HIP? (Keheranan Seorang Santri) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Mungkin kita sudah mendengar dan membaca di media masa atau elektronik, jagad bumi pertiwi berketuhanan Yang Maha Esa ini berguncang dahsyat ketika Rancangan Undang-undang Republik Indonesia Tentang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP) sebagai bahan rapat Baleg 22 April 2020 digulirkan. Sebagai santri yang pernah belajar Pancasila tentunya, RUU-HIP ini sangat membingungkan. Di samping sangat membahayakan keutuhan bangsa, juga sangat menodai agama dan tidak berpijak pada keadilan sejarah. Di mana apa yang dirumuskan di dalamnya banyak keganjilan dan mengundang kecurigaan. Karena itu, sangat tidak sesuai dengan apa yang dipelajari dan dibaca selama ini. Keganji...
KEMBALI KE FITHRI BUKAN KE LAIN HATI (Kiat Menjaga Jiwa di Hari Bahagia)

KEMBALI KE FITHRI BUKAN KE LAIN HATI (Kiat Menjaga Jiwa di Hari Bahagia)

Hikmah, Uncategorized
KEMBALI KE FITHRI BUKAN KE LAIN HATI (Kiat Menjaga Jiwa di Hari Bahagia) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara sekian nikmat yang dianugerahkan kepada manusia adalah nikmat diberikannya harapan fithrah untuk kembali pada diri. Walau selain manusia pun mendapatkannya, namun yang diterima manusia jauh lebih besar dan lebih berarti dibanding yang diberikan kepada makhluk lainnya. Terlebih dalam suasana fithri seperti ini, sekalipun perayaannya tidak semeriah hari raya biasanya. Memang benar, kaum Muslimin kalau menyebut hari lebaran setelah shaum ramadhan, dengan sebutan 'iedul fithri. Tapi kalau ditanya, perasaan apa yang dirasa jiwa di hari tersebut? Maka jawabannya adalah "serasa kembali lagi ke fithrah". Dengan demikian terjawab sudah, bahwa antara fithri dengan fithrah itu se...
RISÂLAH ‘IEDUL FITHRI VIRTUAL 1441 H. Tema Khutbah: “KEMBALI KE FITHRAH; MENAFSIR PANDEMI MENALAR ZAMAN”

RISÂLAH ‘IEDUL FITHRI VIRTUAL 1441 H. Tema Khutbah: “KEMBALI KE FITHRAH; MENAFSIR PANDEMI MENALAR ZAMAN”

AKHBAR NEWS!, Da'wah, Uncategorized
RISÂLAH 'IEDUL FITHRI VIRTUAL 1441 H. Tema Khutbah: "KEMBALI KE FITHRAH; MENAFSIR PANDEMI MENALAR ZAMAN" Oleh: Teten Romly Qomaruddien إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا ... من يهد الله فهو المهتدى ومن يضلل فأولئك هم الخاسرون ... أشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمدا عبده ورسوله ... نصلى ونسلم على رسول الكريم وعلى أله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين ... وبعد Ma'âsyiral Muslimîn A'azzakumullâh Kembali alunan takbir, tahlil dan tahmid menghiasi bumi dan menggema menambah hiasan jagat raya, seolah tidak peduli apa yang tengah terjadi dan tidak terpengaruh dengan riuhnya berbagai kemusykilan yang ada. Suaranya menggelagar menembus tingginya langit dan tajam menghunjam menembus kedalaman dasar bumi. الله أكبر الله أكبر لا إله إل...
RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ’AH

RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ’AH

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ'AH Oleh: Teten Romly Qomaruddien   Membicarakan ajaran agama, maka sudah pasti akan masuk pada bahasan 'aqîdah sebagai landasan pokok keyakinan (ashlun, ushûl) dan masuk bahasan syarî'ah sebagai praktek ritual (far'un, furû'). Sinergi keduanya merupakan keniscayaan, sedangkan keberpisahan keduanya merupakan kemustahilan. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menegaskan: إعلم أن الإيمان والإسلام يجتمع فيهما الدين كله "Ketahuilah! Sesungguhnya Islam dan Iman itu keduanya bersatu padu." (Lihat: Kitâbul Imân, hlm. 3) Lalu, Imam Muhammad 'Ali As-Syaukâni merincikan terkait kesinambungan ini dengan menukil ayat QS. As-Syûra/ 42: 13 berikut ini: "Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkanNya ke...
SETENGAH BULAN MULIA “DI RUMAH AJA” (Menilik Serba-serbi Ramadhan Era Pandemi)

SETENGAH BULAN MULIA “DI RUMAH AJA” (Menilik Serba-serbi Ramadhan Era Pandemi)

Hikmah, Uncategorized
SETENGAH BULAN MULIA "DI RUMAH AJA" (Menilik Serba-serbi Ramadhan Musim Pandemi) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sekalipun melalui masa-masa yang tidak biasa, kaum Muslimin tetap masih setia dan ceria menikmati anugerah bulan mulia; masjid-masjid tetap mengumandangkan adzan walaupun yang shalat berjamaah terbatas, suara tilawah pun masih terdengar dari masjid-masjid, mushalla perkotaan dan langgar-langgar pedesaan. Rumah-rumah kaum Muslimin jadi lebih rame, di mana para ayah bergiliran jadi imam shalat dengan si kakak dengan segala keterbatasan dan serba-serbinya yang cukup unik namun menggembirakan. Tadarrus dan taklim ramadhan yang biasa digelar di majlis-majlis dan mimbar-mimbar mulia berubah posisi dan tempat menjadi dari rumah masing-masing. Dengan serta merta semua dibikin si...
MACAN ANNAS INI TELAH WAFAT

MACAN ANNAS INI TELAH WAFAT

AKHBAR NEWS!
MACAN ANNAS INI TELAH WAFAT ... Siapa yang tak kenal beliau? Al-Habîb Achmad Zein Alkaff, namanya cukup populer sejak beliau menulis buku Export Revolusi Syiah ke Indonesia yang diterbitkan Pustaka Al-Bayyinat (Lembaga Habáib yang fokus penelitian tentang Syi'ah). Sebagai rasa cinta terhadap agama dan kemuliaannya, tertoreh pesan di halaman 3 buku tersebut: "Buku ini kupersembahkan kehadapan Nabi Muhammad shallallâhu 'alaihi wa sallam ... Pemimpinku para shahabat, Panutanku para ahlul bait, Pembimbingku ayah bundaku ... Demi menjaga kesucian agamaku Islam, Keselamatan negeriku Indonesia, Persatuan bangsaku ... Mengingatkan Presiden Republik Indonesia, Menteri Agama RI, Aparat Keamanan TNI dan Polisi, Para ulama dan Tokoh Masyarakat Ummat Islam". Adapun Kenanganku bersama beliau, ketika sam...
AKTIVIS PIAWAI YANG PENGALAMAN DAKWAH BIL KITAABAH ITU TELAH DIPANGGIL ALLAH JALLA JALÂLUH

AKTIVIS PIAWAI YANG PENGALAMAN DAKWAH BIL KITAABAH ITU TELAH DIPANGGIL ALLAH JALLA JALÂLUH

AKHBAR NEWS!, Breaking News, Uncategorized
AKTIVIS PIAWAI YANG PENGALAMAN DAKWAH BIL KITAABAH ITU TELAH DIPANGGIL ALLAH JALLA JALÂLUH Siapa yang tidak kenal sosok sederhana dan murah senyum itu? Beliau selalu menyapa orang yang ditemuinya ketika berpapasan, bahkan pada orang yang usianya di bawah jauh sekalipun, termasuk pada generasi kami. "Assalaamu 'alaikum ... Gimana antum sehat, di mana sekarang, anak-anak juga sehat yah ... Gimana menurut antum, perkembangan ummat sekarang?" Itulah kalimat yang kerapkali diri ini terima dari lisannya sembari memancarkan jiwa optimisme yang penuh dengan ketulusan. Sesekali beliau menarik tangan agar duduk lebih rapat, yang ternyata tarikan itu sekedar agar pesan beliau bisa didengar lebih dekat. Dengan nada sedikit gemetar namun jelas, beliau berungkali menuturkan nasihatnya: "Ham...
DA’WAH HARUS TETAP MELANGKAH WALAU DI TENGAH MUSHIBAH

DA’WAH HARUS TETAP MELANGKAH WALAU DI TENGAH MUSHIBAH

Da'wah, Uncategorized
DA'WAH HARUS TETAP MELANGKAH WALAU DI TENGAH MUSHIBAH Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara sekian nasihat Pak Natsir (sebutan akrab dan familiar Allâhu yarhamh Mohammad Natsir) terkait zaman, beliau seringkali mengingatkan dengan ayat berikut ini: إِن يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ ٱلْقَوْمَ قَرْحٌ مِّثْلُهُۥ ۚ وَتِلْكَ ٱلْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ ٱلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَيَتَّخِذَ مِنكُمْ شُهَدَآءَ ۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ "Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itu pun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang ...
PENGAJIAN KASTURI MEMASUKI PEKAN KETIGA

PENGAJIAN KASTURI MEMASUKI PEKAN KETIGA

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
PENGAJIAN KASTURI MEMASUKI PEKAN KETIGA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Tidak ada rotan, cari rotan yang lain ... Itulah pepatah gubahan dari "Tiada rotan akar pun jadi". Semangat itulah yang membuat beberapa aktivis ibu-ibu menggabungkan diri dalam momentum yang mereka sebut "Kajian Santai untuk Persistri" se-Jabodetabek dan Jawa Barat untuk menjalani hari-hari mereka selama Al-Baqâ fil Bait Khairun atau yang dikenal dengan Stay at Home, alias di rumah saja. "Wabah wajib dicegah, ilmu wajib bertambah ... Hidup harus berkah, walau di tengah mushibah ... Sekalipun kita lelah, namun tetap harus lillah ... Jangan mengeluh apalagi mengalah, agar semua kita dapat mardhatillah ..." Momentum berdurasi satu setengah jam ini mengambil waktu sore hari, tepatnya bakda ashar hingga jelang m...
MISTERI TIDUR DI BALIK ISTILAH AL-QUR’ÂNUL KARÎM

MISTERI TIDUR DI BALIK ISTILAH AL-QUR’ÂNUL KARÎM

Hikmah, Uncategorized
MISTERI TIDUR DI BALIK ISTILAH AL-QUR'ÂNUL KARÎM By MadrasahAbi-Umi.Com Ada banyak istilah "Tidur" yang dituliskan dalam Al-Qur'ânul Karîm. Sekalipun secara umum bermakna sama, namun penempatan kata dalam kalimat-kalimatnya berbeda. Adapun ayat-ayat dimaksud, adalah sebagai berikut: ●》 Sinah = Ngantuk ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia...
SAYYIDAH ‘AISYAH RADHIYALLÂHU ‘ANHÂ … KAUM MILENIAL MEMBINCANGMU

SAYYIDAH ‘AISYAH RADHIYALLÂHU ‘ANHÂ … KAUM MILENIAL MEMBINCANGMU

Hikmah, Uncategorized
SAYYIDAH 'AISYAH RADHIYALLÂHU 'ANHÂ ... KAUM MILENIAL MEMBINCANGMU Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di tengah pandemi yang mewabah, tiba-tiba dunia infotainment dihebohkan dengan melejitnya lirik lagu besutan vokalis negeri jiran Malaysia, Mr. Bie. Lagu "Aisyah Istri Rasulullah" yang dinyanyikan oleh grup musik Projector Band ini berhasil menjadi populer di belantara Youtube tanah air. Sejumlah penyanyi negeri ini ramai-ramai meng-cover lagu itu dan hampir semuanya menjadi trending di kalangan kaum milenial. Syakir Daulay misalnya, berhasil meng-cover lagu ini mencapai 24,6 juta hingga hari Senin kemarin (6/4). Annisa Rahman juga ikut meng-covernya dan sukses ditonton sekitar 21,4 juta. Tak ketinggalan, grup Sabyan Gambus juga meng-cover lagu ini dan berhasil ditonton sekitar 21,6 j...
INNÂ LILLÂHI WA INNÂ ILAIHI RÂJI’ÛN; KYAI AHLI TAFSIR ITU MENINGGALKAN KITA

INNÂ LILLÂHI WA INNÂ ILAIHI RÂJI’ÛN; KYAI AHLI TAFSIR ITU MENINGGALKAN KITA

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
INNÂ LILLÂHI WA INNÂ ILAIHI RÂJI'ÛN; KYAI AHLI TAFSIR ITU MENINGGALKAN KITA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di dunia dakwah dan tarbiyah tanah air, siapa yang tidak mengenal sosok memukau beliau; di samping tutur katanya lembut, namun tidak kehilangan sikap tegasnya. Beliaulah Ustâdzunal Fâdhil KH. Dr. Ahzami Sami'un Jazuli, MA. yang sejak pagi tadi diumumkan bahwa beliau dipanggil ke haribaanNya pada jam 06.30 WIB di kediamannya Komplek Pondok Pesantren YAPIDH Kampung Pedurenan, Jatiluhur, Jatiasih, Bekasi Kota Jawa Barat. Pria asal Pati Jawa Tengah ini (lahir 24 Juni 1962), memiliki ciri khas kalau sedang mengajar Tafsir. Setiap hempasan napas, lantunan Kalam Allah 'azza wa jalla yang keluar bertubi-tubi dari lisannya menggiring para pendengar (jamaah, santri dan mahasiswa) dib...
BENIH-BENIH CINTA ITU BERSEMI DI MUSIM PANDEMI (Menakar Mashlahat di Tengah Mafsadat)

BENIH-BENIH CINTA ITU BERSEMI DI MUSIM PANDEMI (Menakar Mashlahat di Tengah Mafsadat)

Hikmah, Uncategorized
BENIH-BENIH CINTA ITU BERSEMI DI MUSIM PANDEMI (Menakar Mashlahat di Tengah Mafsadat) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Tidak ada yang sia-sia bagi Allah 'azza wa jalla dalam menjalankan kehendakNya. Dia satu-satunya Dzat yang Maha berkuasa atas segala yang diinginkanNya. Tidak ada yang dapat menyamainya, sekalipun makhluq paling kuat di jagat raya menurut penglihatan manusia. Dialah fa'âlun limâ yurîd/ فعال لما يريد "Maha berkehendak atas segala sesuatu yang dimaukanNya". Demikian Allah sendiri yang menuturkan dalam QS. Al-Burûj/ 85: 16. Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di (ahli Tafsir abad 14) memaparkan pandangannya: "Allah 'azza wa jalla Maha berkehendak atas apa yang diinginkan, dan tidak ada yang mampu melemahkan dan menggagalkan rencanaNya". Hal ini sangat sesuai dengan ...
MEMAKSIMALKAN MADRASAH KELUARGA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona)

MEMAKSIMALKAN MADRASAH KELUARGA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona)

Parenting, Tarbiyah, Uncategorized
MEMAKSIMALKAN MADRASAH KELUARGA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Membincangkan peran ayah dan peran ibu, tentu sangatlah mulia. Namun akan lebih mulia apabila peran keduanya dilihat dari sisi yang lebih menonjolkan sentuhan pemeliharaan keturunan (hifzhun nasab) dalam bahasa fiqih, atau pelestarian generasi (naqlul ajyâl) dalam bahasa sosial, yang keduanya dikaitkan dengan pemeliharaan agama (hifzhud dîn). Karena dengan agamalah semuanya menjadi bernilai dan memiliki kedudukkan yang amat terhormat. "Indung nu ngandung jeung bapa nu ngayuga, indung tunggul rahayu jeung bapa tangkalna darajat". Seorang ibu, dialah sosok wanita yang mengandung kita, dan bapak karena sosok dialah yang menyebabkan kita menjadi ada -atas idzin Allah 'azza wa jalla-. I...
error: Content is protected !!