Sabtu, Mei 23MAU INSTITUTE
Shadow

Uncategorized

KIAT SELAMAT DI HARI-HARI YANG PENUH KETEGANGAN

KIAT SELAMAT DI HARI-HARI YANG PENUH KETEGANGAN

Uncategorized
KIAT SELAMAT DI HARI-HARI YANG PENUH KETEGANGAN (Saripati Kutaibat Ad-Dhawaabithul Munjiyat fiel Ayyaamil Muhlikat) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Di antara tali ikatan iman yang menjanjikan kebaikan dunia dan akhirat adalah saling menasihati dalam kebenaran dan keshabaran sebagaimana ditunjukkan QS. Al-'Ashr/ 103: 1 - 3. Muhammad bin Shalih al-Harby menuturkan dalam prolog bukunya ini: "Saling menasihati dapat berfungsi sebagai berikut; memberi pengetahuan bagi yang tidak tahu, mengingatkan orang yang lupa dan lalai, memotivasi orang yang tahu agar berbuat dan berkelanjutan dalam perbuatannya, juga menjadi ajang pembinaan bagi ummat agar selamat dari jeratan-jeratan fitnah, (terutama) yang telah dirancangkan pihak musuh demi hancurnya ummat." Fadhielatus Syaikh Shalih...
KEMBALI KEPADA AQIDAH TAUHID

KEMBALI KEPADA AQIDAH TAUHID

Aqidah, Uncategorized
KEMBALI KEPADA AQIDAH TAUHID Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Allah 'azza wa jalla berfirman dalam kalamNya: ... يَقَوْمِ اعْبُدُوا اللهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُه ُ... "Wahai kaumku, sembahlah Allah! Sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selainNya." (QS. Al-A'raaf/ 7: 59, 65, 73, 85) Seruan tersebut disampaikan oleh Nabi Nuh, Nabi Hud, Nabi Shalih, Nabi Syu'aib dan para Nabi 'alaihimussalaam lainnya kepada kaumnya masing-masing. Demikian pula Rasulullaah shalallaahu 'alaihi wa sallam; 13 tahun lamanya menyeru kaumnya di Makkah, mengajak bertauhid dan meluruskan aqiedah mereka. Hal ini dilakukan semata-mata karena tauhid merupakan asas utama dalam menegakkan agama (iqaamatud dien). Sungguh para penyeru da'wah (du'aat) hendaknya mengutamakan "da'wah Tauhid" dan membenahi keyakinan k...
KRITIK ULAMA MU’TABAR TERHADAP TEOLOGI AHLUL KITAAB (Ibnu Qayyim al-Jauziyyah Tentang Agama-agama)

KRITIK ULAMA MU’TABAR TERHADAP TEOLOGI AHLUL KITAAB (Ibnu Qayyim al-Jauziyyah Tentang Agama-agama)

Uncategorized
KRITIK ULAMA MU'TABAR TERHADAP TEOLOGI AHLUL KITAAB (Ibnu Qayyim al-Jauziyyah Tentang Agama-agama Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Muhammad bin Abi Bakr bin Ayyub bin Sa'ad bin Hariz al-Zar'iy ad-Dimasqi Abi Abdillah Syamduddin lebih dikenal dengan nama Ibnu Qayyim al-Jauziyyah putra seorang 'alim yang menjadi dewan kurator (al-Qayyim) Madrasah Damsyiq di Jauziyyah. Karena itu ia lebih dikenal dengan sebutan Ibnu Qayyim al-Jauziyyah. Beliau lahir di desa Zar'i (propinsi Huran) tanggal 7 Shafar 691 H./ 1292 M. dan wafat pada malam Kamis, 23 Rajab 751 H./1350 M. Kepiawaiannya dalam hal ilmu tidak diragukan lagi. Menurut Syaikh Bakar bin Abdillah Abu Zaid dalam karyanya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah; Hayaatuhu, Atsaaruhu, Mawaariduhu, lbnu Qayyim telah menulis buku sebanyak 96 buku. Di antarany...
KIAT PRAKTIS MEMELIHARA KETEGUHAN BERAGAMA

KIAT PRAKTIS MEMELIHARA KETEGUHAN BERAGAMA

Uncategorized
KIAT PRAKTIS MEMELIHARA KETEGUHAN BERAGAMA Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Zaman Fitnah adalah zaman yang penuh dengan ujian, malapetaka, huru-hara, kegaduhan, hingga serangan dahsyat pemikiran. Bertubi-tubinya deraan yang menghantam, bisa mengakibatkan terjadinya banyak kegundahan dan keraguan, termasuk meragukan cara pandang beragama. Suasana yang tidak dapat dipungkiri, zaman pancaroba terkadang bukan hanya membiaskan akal sehat, namun dapat mengikis dinding-dinding keyakinan. Merobohkan bangunan nalar, dan bahkan menghempas jauh dari nurani tersembunyi sekalipun. Mana pandangan biasa dan mana hasil ijtihad, begitu sulit dipilih dan dipilah, dicerna dan ditangkap maknanya, terlebih bagi mereka yang mengabaikan ilmu. Maka dengan berpegang pada ilmu itulah menjadi salah satu kia...
BISIKAN HATI SERPIHAN KASIH SANG MENTARI (Catatan ke-3)

BISIKAN HATI SERPIHAN KASIH SANG MENTARI (Catatan ke-3)

Uncategorized
BISIKAN HATI SERPIHAN KASIH SANG MENTARI (Catatan ke-3) Jentikkan lentera itu ... sahabat Goresanku adalah riuh nadiku dalam ujud tak kentara Terkadang persahabatan butuh pengorbanan ... butuh pengertian ... butuh kesan yang mendalam Goresanku adalah untaian kata yang asah mata hati agar tak lagi berkarat Kuingin hidup lebih bermakna tak hanya menunaikan apa yang sudah tertulis ... Ada rasa warnai labirin hidup yang penuh liku Jentikkan lentera itu ... bahwa hidup butuh kehidupan Ada sahabat yang faham akan harapan ... Ada sahabat pilin indahnya piranti ... Bahwa kasih sayang bukanlah hal yang ma'ashi ... jika dihidupkan ruh tazkiyah di dalamnya ... Ada sahabat jinjing tali batin ... bahwa semua butuhkan perjuangan untuk dapat memahami ... tidak takut ada cela di semua sela ...
AL-‘IBRATUL ‘UZHMA; MENIMBA KECERDASAN PROPHETIC DARI PENCERAHAN NABI AKHIR ZAMAN

AL-‘IBRATUL ‘UZHMA; MENIMBA KECERDASAN PROPHETIC DARI PENCERAHAN NABI AKHIR ZAMAN

Uncategorized
AL-'IBRATUL 'UZHMA; MENIMBA KECERDASAN PROPHETIC DARI PENCERAHAN NABI AKHIR ZAMAN Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Secara umum, Al-Qur'an telah membentangkan betapa Rasulullaah shalallaahu 'alaihi wa sallam seorang manusia yang memiliki keagungan akhlaq (khuluqin 'azhiem) yang dengannya itulah mengantarkan dirinya memiliki keteladanan yang paripurna (uswatun hasanah). Allah 'azza wa jalla berfirman: وانك لعلى خلق عظيم "Dan sesungguhnya engkau [Muhammad] memiliki akhlaq yang agung" (QS. Al-Qalam/ 68: 4) لقد كان لكم في رسول الله اسوة حسنة ... "Sesungguhnya pada diri Rasulullaah ada suri tauladan yang baik bagimu ... " (QS.Al-Ahzaab/ 33: 21) Banyak tafsir dalam memaknai suri tauladan Rasulullaah, baik dari sisi pedoman hidup (minhaajan, manhajan), kesungguhan dalam men...
AKU INGIN MENJADI ANSHAAR JUGA

AKU INGIN MENJADI ANSHAAR JUGA

Uncategorized
AKU INGIN MENJADI ANSHAAR JUGA Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Menjadi penolong agama Allah, merupakan cita-cita semua orang beriman; mulai zaman para Nabi terdahulu, hingga Nabi akhir zaman. Mulai dari para shahabat, taabi'ien, hingga manusia-manusia pilihan yang hidup setelah mereka. Mereka disebut Hawaariyyuun, terkadang disebut juga Ashhaabun, atau mereka pun terkadang dipanggil Anshaar. Ketiga-tiganya saling terkait, hal ini menggambarkan betapa mereka itu orang-orang bersih dan terpilih (akhlasha wa ikhtayara), di samping berjiwa penolong (naashir) dan menjunjung tinggi pertemanan (shaahib). (Lihat: Ibrahim Musthafa dkk., Al-Mu'jamul Wasieth, tp. thn: hlm. 205). Dalam QS. As-Shaff/ 61: 14 Allah 'azza wa jalla berfirman: "Wahai orang-orang beriman, jadilah kalian penolon...
KELAHIRAN NABI AKHIR ZAMAN; TINJAUAN AL-QUR’AN, BIBLE DAN SEJARAH

KELAHIRAN NABI AKHIR ZAMAN; TINJAUAN AL-QUR’AN, BIBLE DAN SEJARAH

Uncategorized
KELAHIRAN NABI AKHIR ZAMAN; TINJAUAN AL-QUR'AN, BIBLE DAN SEJARAH Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Tepatnya tahun 1418 H., 22 tahun yang lalu, Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia Jakarta Raya bersama Ikatan Keluarga Masjid Indonesia (IKMI) Jakarta menyelenggarakan Seminar Sehari terkait Sejarah Kelahiran Rasulullaah shalallaahu 'alaihi wa sallam. Adapun para pemateri yang dihadirkan, tiga da'i senior Dewan Da'wah yang piawai di bidangnya; Rifyal Ka'bah, MA. (Pakar Studi Islam, waktu itu belum Prof. Dr.), KH. Drs. Ramly Nawai (Kristolog, Dosen senior IAI Al-Ghuraba Jakarta) dan KH. Drs. Moh. Nabhan Husein (Dosen senior LPDI Jakarta, Pendiri Majlis Tafsir Indonesia). Kini ketiganya, telah berpulang ke rahmatullaah. Semoga Allah 'azza wa jalla menempatkan mereka pada maqaaman mahmuudan-...
KELAHIRAN NABI HINGGA PERINGATAN (Sebuah Renungan Sejarah)

KELAHIRAN NABI HINGGA PERINGATAN (Sebuah Renungan Sejarah)

Uncategorized
KELAHIRAN NABI HINGGA PERINGATAN (Sebuah Renungan Sejarah) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Berbicara kelahiran Nabi, sejujurnya para penulis sejarah masih berselisih mengenai tanggal pastinya. Namun menurut riwayat yang masyhur, Nabi Muhammad shalallaahu 'alaihi wa sallam dilahirkan pada hari Senin, 12 Rabi'ul Awwal di tahun Gajah. Itulah yang lebih populer di kalangan kaum Muslimin, bagaimana pun ini adalah sebuah tanggal yang diperkirakan yang menjadi konsensus (ijma', kesepakatan) di kalangan ummat dan bukan sebuah kepastian. Sekali pun demikian, kesepakatan ini tetap dihargai. Akan tetapi, para ahli sierah tidak menemukan bahwasanya Nabi memperingati hari kelahirannya, demikian juga para shahabat, tabi'ien, tabi'ut taabi'ien dan generasi setelah mereka dari para Imam petunjuk...
RUUHUL JIHAAD; ‘IBRAH MENUMBUHKAN GHAIRAH AKTIVIS SHAHABAT RASUL

RUUHUL JIHAAD; ‘IBRAH MENUMBUHKAN GHAIRAH AKTIVIS SHAHABAT RASUL

Uncategorized
RUUHUL JIHAAD; 'IBRAH MENUMBUHKAN GHAIRAH AKTIVIS SHAHABAT RASUL Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Kita mulai dengan penggalan qisshah aktivis mujaahid shahaabat 'Abdurrahman bin 'Auf radhiyallaahu 'anh yang menuturkan ceritanya, menurutnya: “Aku pernah berada di suatu barisan dalam perang Badar, tiba-tiba dari samping kanan dan samping kiri ada dua anak muda. Aku merasa tidak begitu nyaman dari keduanya, tiba-tiba salah satu dari keduanya berbisik padaku dengan merahasiakannya dari orang lain. Wahai paman, perlihatkanlah padaku yang mana Abu Jahal itu? Saya pun (kata 'Abdurrahman) spontan menjawab: Wahai anak saudaraku, apa yang akan engkau lakukan kepadanya? Ia menjawab: Saya telah berjanji kepada Allah, jika saya melihatnya, maka saya akan membunuhnya atau saya mati untuk itu. Dem...
MENCARI ULAMA’ PEWARIS NABI

MENCARI ULAMA’ PEWARIS NABI

Uncategorized
MENCARI ULAMA’ PEWARIS NABI Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. “Seluruh manusia laksana orang-orang mabuk, kecuali orang-orang yang berilmu (ulama’). Dan orang-orang berilmu pun laksana orang-orang bingung, kecuali mereka yang mengamalkan ilmunya.” Itulah salah satu untaian hikmah yang dialunkan Sahl bin Abdillah at-Tusturi, seakan mengingatkan kita hari ini atau para penuntut ilmu hari ini agar lebih mawas diri dan kembali menimbang-nimbang sejauhmana ilmu yang sudah diperoleh dapat mewujudkan amal perbuatan, karena pertautan ilmu dan amal merupakan satu ikatan yang satu sama lainnya tidak dapat dipisahkan, apakah ilmu yang didapat sudah sesuai dengan amal?. Tentu saja, jawabannya bukanlah harus dijawab dengan "sudah" atau "belum", melainkan untuk direnungkan dan akhirnya dapat men...
FAHAM INKAARUS SUNNAH DALAM SOROTAN

FAHAM INKAARUS SUNNAH DALAM SOROTAN

Uncategorized
FAHAM INKAARUS SUNNAH DALAM SOROTAN Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Seputar Istilah Inkaarus Sunnah Meyakini sunnah Rasulullaah shalallaahu 'alaihi wa sallam sebagai sumber hukum kedua setelah al-Qur`an, bukanlah sesuatu yang harus diperdebatkan lagi. Di samping banyak ayat yang menunjukkan dan mengisyaratkan wajibnya mengambil sunnah Rasulullaah (Lihat: QS. Al-Hasyr/ 59: 7), mentaati Rasulullaah berarti mentaati Allah (QS. An-Nisaa`/ 4: 80, QS. Alu Imraan/ 3: 32, QS. An-Nisaa`/ 4: 59), menjadikan Rasulullaah sebagai hakim (QS. An-Nisaa`/ 4 : 65, QS. An-Nisaa`/ 4 : 105), ingkar terhadap Rasulullaah berarti ingkar terhadap Allah (QS. An-Nisaa`/ 4 : 150 - 151) dan menjadikan Rasulullaah sebagai penjelas (mubayyin) (Lihat: QS. An-Nahl/ 16 : 44). Juga hadits Rasulullaah shalallaahu '...
SNOUCK HURGRONJE; ORIENTALIS BERJUBAH SANTRI

SNOUCK HURGRONJE; ORIENTALIS BERJUBAH SANTRI

Uncategorized
SNOUCK HURGRONJE; ORIENTALIS BERJUBAH SANTRI Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. “Agar ummat Islam dapat diredam kekuatannya, maka ia harus dibiarkan mengerjakan ibadah agamanya. Dalam bidang mu'amalah, kalau perlu mereka dibantu. Namun janganlah membiarkan kegiatan-kegiatan yang dapat membangkitkan politik Islam. Pergolakan (agitasi) politik Islam yang harus ditumpas dengan kekerasan senjata, sehingga diperoleh ketenangan, pemerintah harus memajukan pendidikan, perekonomian, kesejahteraan dan sebagainya agar kaum pribumi mempercayai maksud Belanda dan akhirnya rela diperintah oleh orang-orang kafir. Hal ini merupakan langkah awwal menuju tercapainya "Politik Asosiasi", yaitu penyatuan antara negeri Belanda dengan Hindia Belanda. Agar cita-cita mewujudkan asosiasi ini lekas tercapai, ma...
PEMIKIRAN ORIENTALISME DALAM SOROTAN

PEMIKIRAN ORIENTALISME DALAM SOROTAN

Uncategorized
PEMIKIRAN ORIENTALISME DALAM SOROTAN Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Orientalisme, sebuah kata asing namun sudah popular, bahkan digandrungi oleh sebahagian kalangan secara berlebihan sehingga mendudukannya sebagai primadona dalam metodologi pemikiran. Untuk mengetahui apa dan bagaimana sepak terjang mereka, secara singkat tulisan ini akan memaparkan seputar latar belakang dan motivasi kemunculannya serta sikap kaum Muslimin yang seharusnya dalam menyikapinya. Latar Belakang Kemunculannya Sesuai dengan kandungan istilah yang digunakannya, orientalisme mengandung arti sebuah aliran yang mempelajari masalah-masalah ketimuran (orient: timur; dan isme: aliran). Dalam bahasa Edward W. Said adalah "Suatu cara untuk memahami dunia timur." (Edward W. Said, Orientalisme, 1985: hlm. ...
KEBENARAN DAN “AKAL MERDEKA” (Menyelami Pandangan Seorang Pak Natsir tentang ‘Aqal)

KEBENARAN DAN “AKAL MERDEKA” (Menyelami Pandangan Seorang Pak Natsir tentang ‘Aqal)

Uncategorized
KEBENARAN DAN "AKAL MERDEKA" (Menyelami Pandangan Seorang Pak Natsir tentang 'Aqal) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Apa itu Kebenaran? Sebagian orang mengatakan, kebenaran itu relatif, tergantung siapa yang mengatakannya, yang lain menyebutkan tergantung bisa dibuktikan atau tidak. Sementara lainnya, menegaskan kebenaran itu muthlaq adanya. Apabila dikaji dari sisi etimologi, benar itu sendiri disebut dalam Al-Quran dengan kata al-haq, yang menurut para ahli kamus semisal Ibnu Manzhur dalam kitabnya Lisaanul 'Arab, Ibrahim Unais dan kawan-kawan dalam kitabnya Mu'jamul Wasieth memiliki makna yang beragam; ketetapan, kewajiban, penjelasan, bagian tertentu atau kebalikan dari perkara batil. Al-Jarjani dalam kitabnya At-Ta'riefaat mendefinisikannya dengan "As-tsaabitu laa yasuughu...
error: Content is protected !!