Rabu, Oktober 21MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Admin

TERPAPAR AKAL LIAR TERHEMPAS TANPA BIMBINGAN WAHYU

TERPAPAR AKAL LIAR TERHEMPAS TANPA BIMBINGAN WAHYU

Aqidah, Manhaj
TERPAPAR AKAL LIAR TERHEMPAS TANPA BIMBINGAN WAHYU Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ada banyak hal yang menjadi sebab, mengapa akal bisa menyimpang dan hati bisa berpaling. Siapa pun orangnya dapat terpapar akal fikirannya (termasuk kita) apabila akal dibiarkan liar. Bukan sekedar dapat merusak orang lain, melainkan dirinya pun bisa hancur dan binasa karenanya. Sebagaimana disimpulkan para ulama Rabbani yang mu'tabar, bahwa "Pandangan yang benar dipengaruhi cara berfikir yang lurus dan berfikir yang lurus dipengaruhi akal yang sehat dan selamat, demikian pula pandangan yang salah dipengaruhi cara berfikir yang keliru dan cara berfikir yang keliru dipengaruhi oleh akal yang rusak". Karena itulah, liarnya berfikir dan binalnya intelektual bisa saja terjadi pada siapa pun apabila akalnya dib...
HUBUNGAN ILMU, AGAMA DAN FILSAFAT

HUBUNGAN ILMU, AGAMA DAN FILSAFAT

Aqidah, Manhaj
HUBUNGAN ILMU, AGAMA DAN FILSAFAT Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ada yang mengatakan bahwa antara ilmu, filsafat, dan agama memiliki hubungan. Namun demikian, tidak menafikan terhadap pandangan bahwa satu sama lain merupakan "sesuatu" yang terpisah; di mana ilmu lebih bersifat empiris, filsafat lebih bersifat ide, dan agama lebih bersifat keyakinan. Menurut Muhammad Iqbal dalam Recontruction of Religious Thought in Islam sebagaimana dikutip Asif Iqbal Khan (2002), “Agama bukan hanya usaha untuk mencapai kesempurnaan, bukan pula moralitas yang tersentuh emosi. Bagi Iqbal, "Agama dalam bentuk yang lebih modern, letaknya lebih tinggi dibandingkan puisi. Agama bergerak dari individu ke masyarakat. Dalam geraknya menuju pada realitas penting yang berlawanan dengan keterbatasan manusia. A...
FIQIH BITHAANAH (Memilih dan Memilah Keberpihakan)

FIQIH BITHAANAH (Memilih dan Memilah Keberpihakan)

Kebangsaan
FIQIH BITHAANAH (Memilih dan Memilah Keberpihakan) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara istilah Al-Qur'an untuk menyebut "kawan dekat" adalah dengan menggunakan kata bithaanah. Lalu, seperti apa pandangan ulama Islam dalam memaknainya? Mengetahui hal ini menjadi sangat penting, dikarenakan dalam kondisi-kondisi tertentu ummat merasa butuh dan merasa teredukasi betapa memilih pertemanan, kekerabatan dan keberpihakan itu akan sangat berdampak pada kehidupan seseorang. Bersandar pada ayat Allah 'azza wa jalla yang menyebutkan: “… Janganlah kalian menjadikan selain orang-orang yang beriman sebagai bithaanah ...”(QS. Alu 'Imran/ 3: 118) para ulama menguraikan asal maknanya sebagai berikut: "Bithaanah menurut bahasa memiliki banyak pengertian; di antaranya samar, tersembunyi, mengetah...
MEMAKNAI “MADZHAB” AKAL SEHAT (Menafsir Fikir Menajam Rasa)

MEMAKNAI “MADZHAB” AKAL SEHAT (Menafsir Fikir Menajam Rasa)

Uncategorized
MEMAKNAI "MADZHAB" AKAL SEHAT (Menafsir Fikir Menajam Rasa) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Istilah "akal sehat", kini mendapatkan momentumnya. Betapa sontak dan terkejutnya, apabila seseorang (termasuk kita) atau pun kelompok tertentu apabila dikatakan memiliki "akal tidak sehat". Tentu semua orang akan berupaya membela diri dan menunjukkan kalau dirinya masih memiliki akal sehat itu. Tanpa membeda-bedakan satu sama lain, Allah 'azza wa jalla memberikan anugerah besar untuk manusia, di antaranya berupa diberikannya akal. Makna Wa laqad karramnaa banii aadama; "Dan Kami muliakan Bani Adam ..." yang termaktub dalam QS. Al-Isra/ 17: 70 termasuk di dalamnya "anugerah akal". (Lihat: Ibnu Qayyim dalam Ighaatsatul Lahfaan Min Mashaaid as-syaithaan) Dengan adanya akal, manusia mampu meng...
‘UZLAH YANG MENGGERAKKAN; PESAN PERJUANGAN SEORANG BAPAK

‘UZLAH YANG MENGGERAKKAN; PESAN PERJUANGAN SEORANG BAPAK

Uncategorized
'UZLAH YANG MENGGERAKKAN; PESAN PERJUANGAN SEORANG BAPAK Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ketika mendengar atau membaca kata 'uzlah, sangatlah wajar apabila yang ada dalam pikiran adalah "menyepi" di tempat sunyi atau "meniadakan diri" dari keramaian, "menjauh" dari hiruk pikuk kesibukkan dan kehingar bingaran. Praktek semacam ini, mirip-mirip dengan mereka yang terbiasa dengan kehidupan skeptis yang menganggap urusan dunia itu hanyalah beban belaka yang tidak memiliki makna apa-apa, bahkan dinilainya sesuatu yang hina sehina-hinanya. Gerak lampah semisal ini, banyak dipraktekkan oleh mereka yang meyakini bahwa haqiqat adalah maqam tertinggi dalam pencarian "bebeneran". Kondisi semacam ini dapat kita baca dalam riwayat-riwayat hidup para shufi dan penganut ajaran suluk thariqah yang b...
AKAL SEHAT, AKAL MERDEKA DAN AKAL SELAMAT (Menafsir Fikir Menajam Rasa

AKAL SEHAT, AKAL MERDEKA DAN AKAL SELAMAT (Menafsir Fikir Menajam Rasa

Uncategorized
AKAL SEHAT, AKAL MERDEKA DAN AKAL SELAMAT (Menafsir Fikir Menajam Rasa) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Istilah "akal sehat", kini mendapatkan momentumnya. Betapa sontak dan terkejutnya, apabila seseorang (termasuk kita) atau pun kelompok tertentu dikatakan memiliki "akal tidak sehat". Tentu semua orang akan berupaya membela diri dan menunjukkan kalau dirinya masih memiliki akal sehat itu. Tanpa membeda-bedakan satu sama lain, Allah 'azza wa jalla memberikan anugerah besar untuk manusia, di antaranya berupa diberikannya akal. Makna Wa laqad karramnaa banii aadama; "Dan Kami muliakan Bani Adam ..." yang termaktub dalam QS. Al-Isra/ 17: 70 termasuk di dalamnya "anugerah akal". Dengan adanya akal, manusia mampu mengemban beban dan tanggung jawab di atas pundaknya, dengan akal pula ma...
RISALAH MERINTIS DA’WAH MELANJUTKAN

RISALAH MERINTIS DA’WAH MELANJUTKAN

AKHBAR NEWS!
RISALAH MERINTIS DA'WAH MELANJUTKAN; Agar risalah tetap berjalan dan da'wah tetap berlanjut, maka lahirnya anak-anak ideologis menjadi keharusan. Menurut Wildan Hassan, M.Pd.I (Lingkar Studi Capita Selecta), menggerakkan "ruh intiqadhi", yakni membangkitkan semangat belajar generasi akhir zaman dapat melahirkan generasi milenial yang kritis. Artawijaya (Penulis buku tentang Masyumi), menambahkan bahwa kini krisis keteladanan melanda tokoh-tokoh zaman ini; kesederhanaan dalam hidup dan teguh dalam prinsip perjuangan sudah mulai hilang. Sedangkan Tatang Muttaqin, Ph.D (Peneliti Groningen Research Centre & Direktorat PT Bappenas), mengingatkan bahwa "mewarisi semangat Natsir" harus lebih dihidupkan dari sekedar menikmati hasil yang dilahirkan. Diskusi dengan Moderator Dwi B...
BAINA HIKMATIL KIBAAR WA HAMAASATIS SYABAAB

BAINA HIKMATIL KIBAAR WA HAMAASATIS SYABAAB

AKHBAR NEWS!
BAINA HIKMATIL KIBAAR WA HAMAASATIS SYABAAB; Itulah kalimat pembuka pengarah halaqah yang mengisyaratkan betapa pentingnya kaum muda (syabaab) memupuk semangat juang dan menimba pengalaman dari sikap bijaknya generasi yang lebih senior (kibaar, syuyuukh). Mengawali halaqah Madrasah Ghazwul Fikri di awal tahun 2019 ini, MGF memulainya dengan "pewarisan nilai" dari wawasan intelektual seorang khaadimul ummah Allaahu yarham Mohammad Natsir. Dengan menghadirkan para pemateri milenial, kita sangat mengharapkan temuan mutiara berharga, berupa pandangan-pandangan Natsir yang menyegarkan ala generasi milenial. Hal ini dirasakan sangat penting kehadirannya untuk menjadi oase yang menyejukkan di tengah-tengah dahaga akan peradaban hanif yang hilang. Gharasas saabiquuna fa-akalnaa ... Afa...
SELAMAT BERJUANG AL-MADINAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL

SELAMAT BERJUANG AL-MADINAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL

AKHBAR NEWS!
SELAMAT BERJUANG AL-MADINAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL; Pemandangannya indah, di tepi bukit Gunung Talang Solok, Sumatra Barat, H. Ghufrani dan kawan-kawan memulai jihad tarbiyah-nya. Setelah meluluskan satu angkatan (SMP Putra), bersama perwakilan Gubernur Sumbar, Walikota dan Bupati Solok, Kemenag Solok dan UPTD. Bersama Bapak H. Edy Setiawan (pengurus Dewan Da'wah Pusat), al-faqir berkesempatan turut serta menyampaikan orasi pembukaan dan dorongan terkait pilar kejayaan bangsa; adilnya para umara, faqihnya para ulama, dermawannya para aghniya dan beraninya para ksatria. Di samping itu, termasuk pilar kemakmuran negeri adalah do'anya fuqara dan masakin. Di tanah seluas 7 hektare ini, kini telah berdiri 1 unit 3 lantai ruang belajar, 1 unit asrama putra, 1 unit asrama putri (dala...
PENGUATAN LITERASI KEISLAMAN DAN KEBANGSAAN DIGELAR

PENGUATAN LITERASI KEISLAMAN DAN KEBANGSAAN DIGELAR

AKHBAR NEWS!
PENGUATAN LITERASI KEISLAMAN DAN KEBANGSAAN DIGELAR; Bertempat di Yayasan Bung Karno Jakarta Pusat, MUI Pusat menyelenggarakan acara tersebut. Dr. H. Anwar Abbas (Sekjen) menyampaikan: "Kita kembalikan literasi kita kepada haq, bukan hoax". Menurutnya, belakangan ini pandangan "sekular fundamentalis" wajib diwaspadai, di mana mereka berupaya menjauhkan tokoh-tokoh pendiri bangsa terkesan jauh dari nilai religius. Ini dibenarkan Dr. Rusydi Husein (Yayasan Bung Karno) dengan data-data sejarah yang dibacanya. Adapun Dr. Ar-Razi Hasyim (Peneliti Darus Sunnah), memaparkan bahwa literatur sejarah hendaknya lebih selektif seperti halnya ilmu hadits. Dalam kesempatan ini, al-faqir mengajukan beberapa hal; dalam menyingkap literasi ini, harus universal dan integral. Bagaimana kaitan para pendir...
KEMENANGAN DAN KEKALAHAN; ‘IBRAH PENGALAMAN BADAR-UHUD

KEMENANGAN DAN KEKALAHAN; ‘IBRAH PENGALAMAN BADAR-UHUD

Uncategorized
KEMENANGAN DAN KEKALAHAN; 'IBRAH PENGALAMAN BADAR-UHUD Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Sebagai kitab suci, Al-Qur'anul Kariem merekam dengan jelas, bagaimana Allah 'azza wa jalla mengisyaratkan penggalan peristiwa peperangan yang terjadi di lembah Badar dan bukit Uhud. Semua ini menjadi renungan perjalanan dari peristiwa panjang sejarah (sierah) yang mesti menjadi pelajaran berharga bagi siapa pun yang mampu menggunakan akal sehatnya (nazhar). Kemenangan dengan segala indikatornya dan kekalahan dengan segala indikatornya, itulah yang patut jadi renungan bagaimana Allah tunjukkan ke-Maha besaranNya. Adapun menang atau pun kalah, keduanya merupakan perkara lazim dalam sebuah pertempuran. (Lihat QS. Alu 'Imran/ 3: 137) Diawali dengan menjelaskan, bahwa berkaca pada sejarah itu adala...
DARI MADRASAH GHAZWUL FIKRI UNTUK UMMAT (Kaleidoskop Kajian Pemikiran dan Peradaban 2017-2018)

DARI MADRASAH GHAZWUL FIKRI UNTUK UMMAT (Kaleidoskop Kajian Pemikiran dan Peradaban 2017-2018)

Uncategorized
DARI MADRASAH GHAZWUL FIKRI UNTUK UMMAT (Kaleidoskop Kajian Pemikiran dan Peradaban 2017-2018) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Di antara missi utama da'wah yang Allaahu yarham Dr. Mohammad Natsir tanamkan sebagai tiang pancang pondasi keummatan adalah: pembinaan ummat yang sungguh-sungguh dan berkelanjutan (binaa-an), juga membentengi ummat dengan melakukan penangkalan dari berbagai penyimpangan ajaran dan pemahaman (difaa-an). Di samping itu, Ke-Islaman dan Ke-Indonesiaan menjadi ciri yang sangat menonjol dari gerakan da'wahnya. Hal ini tercermin begitu jelas dalam lima sifat yang sering dikumandangkan para generasi pelanjutnya sebagai gerakan "politik da'wah". Dengan berpijak pada ungkapan: "Dulu berda'wah melalui jalur politik, sekarang bepolitik melalui jalur da'wah", bersama...
KIAT SELAMAT DI HARI-HARI YANG PENUH KETEGANGAN

KIAT SELAMAT DI HARI-HARI YANG PENUH KETEGANGAN

Uncategorized
KIAT SELAMAT DI HARI-HARI YANG PENUH KETEGANGAN (Saripati Kutaibat Ad-Dhawaabithul Munjiyat fiel Ayyaamil Muhlikat) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Di antara tali ikatan iman yang menjanjikan kebaikan dunia dan akhirat adalah saling menasihati dalam kebenaran dan keshabaran sebagaimana ditunjukkan QS. Al-'Ashr/ 103: 1 - 3. Muhammad bin Shalih al-Harby menuturkan dalam prolog bukunya ini: "Saling menasihati dapat berfungsi sebagai berikut; memberi pengetahuan bagi yang tidak tahu, mengingatkan orang yang lupa dan lalai, memotivasi orang yang tahu agar berbuat dan berkelanjutan dalam perbuatannya, juga menjadi ajang pembinaan bagi ummat agar selamat dari jeratan-jeratan fitnah, (terutama) yang telah dirancangkan pihak musuh demi hancurnya ummat." Fadhielatus Syaikh Shalih...
CINTAILAH NEGERIMU DENGAN SEMANGAT MEMEGANG AMANAH ALLAH

CINTAILAH NEGERIMU DENGAN SEMANGAT MEMEGANG AMANAH ALLAH

Hikmah
CINTAILAH NEGERIMU DENGAN SEMANGAT MEMEGANG AMANAH ALLAH Negeri idaman, adalah negeri barakah. Negeri yang penuh kebaikan dan limpahan kasih sayang dan ampunan Allah jalla jalaaluh... Bukan sekedar karena kemakmurannya semata, melainkan penduduknya yang menghiasi diri dengan iman ... Bila tiang tiang pancang 'aqidah tetap tertanam dalam jiwa, nafas juang selalu bergelora dan menyala ... Selama itu pula, keberkahan tak akan sirna dan kemenangan kan pasti datang ... Wahai sahabat, berjuang dan berkhidmat itulah pegangan, berdoa dan berbuat itulah hiasan. Untuk melepas penat, yuk kita bersenandung untuk menang ... Semoga senandung ini dapatlah kiranya meringankan kelelahan dan menambah 'izzah dan ghirah kita ... Allaahumma a'izzal Islaama wal muslimien ... Aamiin بلادي بلادي...
PENDIDIKAN POLITIK SANTRI

PENDIDIKAN POLITIK SANTRI

AKHBAR NEWS!
PENDIDIKAN POLITIK SANTRI Menyongsong Pemilu 2019, Pemuda PERSIS Cibatu Garut menyelenggarakan Seminar Politik. Hadir pemateri Dr. H. Muslim Mufti (Ketua Dewan Tafkir PERSIS), H. Dedi Jamaluddin, MM. (Praktisi Politik HMI) dan Moh. Reza (Caleg Daerah). Sebagai Keynote Speaker, Mudier PPI 81 memberikan beberapa kata kunci; "Antara 'aqiedah, ibadah dan siyaasah, juga da'wah dan siyaasah merupakan paket yang tak dapat dipisahkan", lalu Mudier pun memetik perkataan Allaahu yarham Dr. Moh. Natsir: "Politik kita sangat ditentukan oleh da'wah kita". Muslim mengingatkan, "Keterlibatan kader dalam kendaraan parpol sangat baik, bila siap menjadi aktor". Menurutnya, ini sudah dicontohkan oleh tokoh-tokoh pendahulu semisal KH. Moh. Isa Anshari yang menyebutkan: "Berpolitik bisa jadi fardhu 'ain, juga...
error: Content is protected !!